- Cetak Atlet Layar Berprestasi Dunia, Komitmen TNI AL Majukan Olahraga Air
- Bak Oase di Tengah Gurun, Rumah Sakit Apung KRI dr.Soeharso-990 Dinanti Korban Gempa NTT
- Kapal Rumah Sakit KRI dr. Soeharso-990 Sandar di Manggarai, Layani Warga Korban Gempa NTT
- Pray for NTT, Helikopter Wing Udara 2 Puspenerbal Antar Bantuan Logistik Menembus Daerah Terisolir
- Ambon Manise.. Serunya Lomba 17-an Prajurit dan Keluarga Kodaeral IX
- Cegah Kecelakaan Kerja Berbasis Risiko, Kemnaker Perkuat Peran Balai K3
- ASDP Salurkan Logistik ke Lokasi Gempa, KMP Ile Ipe Kembali Angkut 5 Ton Bantuan dan 74 Penumpang ke Palue NTT
- Pascagempa Flores, ASDP Perkuat Keselamatan Kapal dan Pelabuhan
- Dorong UMKM dan Ekonomi Berkelanjutan, Ketum PWI Pusat: Modal Ventura Harus Diperkuat
- Menembus Lokasi Terisolasi di NTT, Lanal Maumere Kerahkan Rigid Buoyancy Boat
Gelar Griya 1447 H Lebaran di Istana, Tukang Urut Keliling Bangga Bertemu Presiden Prabowo

Keterangan Gambar : Presiden Prabowo Subianto menyalami warga di acara gelar griya (open house) di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Sabtu (21/3/2026). Foto: BPMI Setpres
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: Ribuan masyarakat antusias dan gembira merayakan Lebaran di Istana Kepresidenan, Sabtu (21/3/2026). Presiden Prabowo Subianto sengaja menggelar acara gelar griya (open house) dan masyarakat boleh hadir.
Gelar griya dilaksanakan dalam rangka Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta. Momentum tersebut disambut antusias oleh ribuan masyarakat yang memadati halaman tengah Istana.
Suasana hangat dan penuh kebersamaan begitu terasa saat Presiden Prabowo didampingi putranya, Didit Hediprasetyo, menyapa langsung masyarakat yang hadir. Kepala Negara berkeliling, menyalami satu per satu warga, sekaligus menyampaikan ucapan selamat Idulfitri.
Baca Lainnya :
- Hari Raya Idul Fitri 2026, Presiden Prabowo: Saling Memaafkan, Pererat Persatuan0
- Tok! Pemerintah Tetapkan Idul Fitri Jatuh pada 21 Maret 2026, Muhammadiyah Lebaran Lebih Dulu0
- Ramadhan Berkah, IPC TPK Gelar Karpet Baru di 8 Masjid Sekitar Tanjung Priok0
- Pesantren Kilat di Kapal Perang TNI AL Selesai, Ratusan Pelajar Peroleh Ilmu Agama dan Perkuat Karakter0
- Dilepas Kasal, Ratusan Peserta Pesantren Kilat Ramadhan 2026 Berlayar Naik KRI Semarang-5940
Antusiasme terlihat dari raut wajah bahagia masyarakat yang untuk pertama kalinya merasakan suasana Lebaran di lingkungan Istana. Salah satunya Sinta, seorang tukang urut keliling, yang mengaku haru karena mimpinya untuk bertemu Presiden Prabowo akhirnya terwujud.
“Memang saya sudah ada impian ingin ketemu, ternyata diwujudkan. Alhamdulillah, saya bahagia. Nggak bisa saya ucapkan lagi semoga Bapak Presiden sama wakil-wakilnya panjang umur, dimudahkan rejekinya,” ucap Sinta.
Ia juga mengungkapkan rasa syukurnya dapat menginjakkan kaki di Istana Kepresidenan untuk pertama kali dalam hidupnya. Bagi Sinta, kehadirannya di Istana tidak hanya untuk merayakan Lebaran, tetapi juga untuk bertemu langsung dengan Presiden dan Wakil Presiden.
“Alhamdulillah, saya diwujudkan, mungkin Allah sayang sama saya. Bahkan saya dikasih hadiah, bersyukur banget buat diri saya,” tambahnya.
Cerita serupa juga datang dari Fitri, warga asal Padang yang kini tinggal di Kebon Kacang. Ia mengaku bangga dapat berjabat tangan langsung dengan Presiden Prabowo dalam momen istimewa tersebut.
“Ini pengalaman saya pertama datang ke istana ya. Saya rasanya ketemu sama Pak Presiden, salaman, dapat berjabat tangan langsung dengan Pak Presiden, rasanya bangga banget ya,” ungkap Fitri.
Meski datang tanpa persiapan khusus, Fitri mengaku puas dengan pengalaman yang didapatkan. Ia pun berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan di masa mendatang sebagai wujud kedekatan pemimpin dengan rakyatnya.
“Ya mudah-mudahan untuk tahun-tahun berikutnya open house kayak gini masih tetap terlaksana ya,” tandasnya.
Gelar griya Idulfitri di Istana Kepresidenan tahun ini menjadi momentum istimewa yang mempertemukan Presiden Prabowo secara langsung dengan masyarakat, sekaligus memperkuat nilai silaturahmi, kebersamaan, dan kedekatan antara pemimpin dan rakyat dalam suasana hari raya. (Bow/Mar)











