- Cetak Atlet Layar Berprestasi Dunia, Komitmen TNI AL Majukan Olahraga Air
- Bak Oase di Tengah Gurun, Rumah Sakit Apung KRI dr.Soeharso-990 Dinanti Korban Gempa NTT
- Kapal Rumah Sakit KRI dr. Soeharso-990 Sandar di Manggarai, Layani Warga Korban Gempa NTT
- Pray for NTT, Helikopter Wing Udara 2 Puspenerbal Antar Bantuan Logistik Menembus Daerah Terisolir
- Ambon Manise.. Serunya Lomba 17-an Prajurit dan Keluarga Kodaeral IX
- Cegah Kecelakaan Kerja Berbasis Risiko, Kemnaker Perkuat Peran Balai K3
- ASDP Salurkan Logistik ke Lokasi Gempa, KMP Ile Ipe Kembali Angkut 5 Ton Bantuan dan 74 Penumpang ke Palue NTT
- Pascagempa Flores, ASDP Perkuat Keselamatan Kapal dan Pelabuhan
- Dorong UMKM dan Ekonomi Berkelanjutan, Ketum PWI Pusat: Modal Ventura Harus Diperkuat
- Menembus Lokasi Terisolasi di NTT, Lanal Maumere Kerahkan Rigid Buoyancy Boat
Pesantren Kilat di Kapal Perang TNI AL Selesai, Ratusan Pelajar Peroleh Ilmu Agama dan Perkuat Karakter

Keterangan Gambar : Kepala Dinas Pembinaan Mental Angkatan Laut (Kadisbintalal) Laksamana Pertama TNI Harun Arrasyid secara resmi menutup kegiatan Pesantren Kilat Ramadan Tahun 1447 H/2026 M di atas KRI Semarang-594 yang sandar di Dermaga Kolinlamil, Jumat (13/3/2026). Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: Pesantren Kilat Ramadhan yang digelar oleh TNI AL di atas kapal perang KRI Semarang-594 resmi ditutup. Selama dalam pelayaran ratusan peserta selain menimba ilmu agama juga melakukan aksi sosial.
Kepala Dinas Pembinaan Mental Angkatan Laut (Kadisbintalal) Laksamana Pertama TNI Harun Arrasyid secara resmi menutup kegiatan Pesantren Kilat Ramadan Tahun 1447 H/2026 M di atas KRI Semarang-594 yang sandar di Dermaga Kolinlamil, Jumat (13/3/2026).
Baca Lainnya :
- Dilepas Kasal, Ratusan Peserta Pesantren Kilat Ramadhan 2026 Berlayar Naik KRI Semarang-5940
- Presiden Prabowo Ajak Jadikan Al Quran Sebagai Sumber Persatuan dan Kedamaian Bangsa0
- Zakat Pekerja IPC TPK Jangkau Mustahik di Palestina0
- Buka Bersama Prajurit Marinir, Kasal Berpesan Amalkan Al Quran Sebagai Kompas Hidup0
- 3.350 Paket Sembako Pelindo Regional 2 Tanjung Priok untuk Pekerja & Masyarakat Sekitar Pelabuhan0
Pesantren Kilat Ramadhan ini menghadirkan pengalaman pembelajaran keagamaan yang berbeda dengan memanfaatkan kapal perang TNI AL sebagai sarana edukasi maritim. Selain mendapatkan materi keagamaan selama bulan suci Ramadhan, para peserta juga diperkenalkan lebih dekat dengan kehidupan prajurit TNI AL serta peran strategis kapal perang dalam menjaga kedaulatan laut Indonesia.
Dalam amanatnya, Kadisbintalal menyampaikan melalui kegiatan ini, para peserta tidak hanya sekadar belajar agama, tetapi telah merasakan langsung indahnya nilai-nilai yang menjadi fondasi karakter bangsa, di antaranya kemuliaan akhlak, kebersamaan dan kesederhanaan serta jiwa kemanusiaan. Sebelumnya para peserta juga melaksanakan bakti sosial kepada masyarakat sekitar.
“Jadilah generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga tangguh secara fisik dan mental, memiliki iman yang kuat serta kecintaan yang tak tergoyahkan kepada NKRI. Ingatlah, masa depan bangsa ini ada di pundak anak-anak sekalian yang memiliki akhlak mulia,” tegas Laksma TNI Harun Arrasyid.
Selama kegiatan dua hari pelayaran, para peserta telah mengikuti berbagai rangkaian aktivitas seperti kajian keagamaan, pembinaan karakter, ibadah bersama, serta pengenalan lingkungan kapal perang. Dalam rangkaian kegiatan tersebut, KRI Semarang-594 juga melaksanakan pelayaran menuju Pulau Untung Jawa, sehingga para peserta dapat merasakan langsung pengalaman berlayar menggunakan kapal perang TNI AL.
TNI AL menyatakan akan berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat, khususnya dalam momentum Ramadhan. Hal ini selaras dengan penekanan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali bahwa TNI AL tidak hanya berperan menjaga kedaulatan laut, tetapi juga turut membangun karakter generasi muda yang religius, berwawasan kebangsaan, serta memiliki semangat kemaritiman yang kuat.
Membangun Generasi Muda Berakhlak
Sebelumnya peserta pesantren kilat ini dilepas oleh Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali di Dermaga Kolinlamil, Jakarta Utara, Rabu (11/3/2026).
Mengusung tema “Membangun Generasi Muda Berakhlak Mulia dan Cinta NKRI”, kegiatan berlangsung pada 11 hingga 13 Maret 2026 iikuti oleh ratusan peserta dari berbagai sekolah dan lembaga pendidikan di wilayah Jabodetabek.
Adapun materi yang disampaikan dalam kegiatan Pesantren Kilat Ramadhan ini meliputi siraman rohani dan ceramah yang disampaikan oleh para peceramah dari Kemenag, dari MUI serta TNI AL.
Materi yang disampaikan antara lain: “Keutamaan Alquran Bagi Remaja” oleh KH. Saiful Bahri dari MUI; “Tujuan Hidup Seorang Muslim” oleh Dr. H. Nurul Badruttamam Kasubdit Kemasjidan Dirjen Urais Kemenag RI, “Sholat Sebagai Kunci Kesuksesan” oleh Dr. Arif Fachruddin Arrozi.
Materi lainnya “Menjaga Diri di Era Media Sosial” disampaikan oleh Kolonel Laut (KH) Syukriadinata, S.Ag; “Wawasan Kebangsaan” oleh Kolonel Laut (KH) Khasan Syukur, S.Ag; serta “Muhasabah dan Komitmen Perubahan” oleh Dr. Darmawan dari MUI.
Selain itu, kegiatan tersebut juga akan diisi aksi sosial pemberian santunan serta bakti sosial berupa pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat di Pulau Untung Jawa, Jakarta. (Arry/Mar)











