- Pelindo Dukung Percepatan PSEL untuk Solusi Sampah Berkelanjutan, Siapkan Lahan di Bali
- Kinerja Pelindo Terminal Petikemas Tren Positif di Tengah Gejolak Global, 10 Terminal Lampaui Target
- Program Her Impact, Pelindo Group Dorong UMKM Perempuan Menuju Transformasi Digital
- Bakti PELNI untuk Sekolah Anak Jalanan, Siswa Yatim dan Panti Sosial
- Command Center Tanjung Priok Ditutup Arus Logistik Nasional Lancar
- Perkuat Budaya Integritas, Pelindo Regional 4 Gelar Program TWG Angkat Tema ISO 37001
- Tali Asih PWI Pusat untuk Keluarga Almarhum Zulmansyah Sekedang
- Tim SFQR Gagalkan Penyelundupan 5.859 Ekor Benih Bening Lobster di Cilacap
- Ekspor Jambi US$152,9 Juta, Dongkrak Pertumbuhan Arus Peti Kemas IPC TPK Jambi Tumbuh 22,5% Maret 2026
- Harapan Baru Ekosistem Laut Kepulauan Seribu Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Kick-off Konservasi Flora dan Fauna
Diguncang Gempa M 7,5 , Fasilitas Pelabuhan di Maluku Aman dan Tetap Beroperasi

Keterangan Gambar : Rumah penduduk hancur diguncang gempa M 7,5 di Maluku. Foto: dok. BNPB
Diguncang
Indonesiamaritimenews.com ( IMN),JAKARTA: Kementerian Perhubungan memastikan sarana dan prasarana serta fasilitas pelabuhan di wilayah Maluku dalam kondisi baik dan aman, pascagempa berkekuatan Magnitudo 7,5, Selasa (10/1/2023). Begitu juga Sarana Bantu Navigasi Pelayaran (SBNP) juga dalam kondisi baik.
Baca Lainnya :
- Gubernur Papua Lukas Enembe Ditangkap KPK di Rumah Makan, Ini Jejak Kasusnya0
- Penanganan Libur Nataru Berjalan Lancar, Penumpang Angkutan Laut Naik 46,73 %0
- Awali 2023, KKP Perkuat Hubungan dengan Kanada0
- Kasal Laksamana TNI Muhammad Ali Dampingi Panglima TNI Hadiri Peresmian Polda Papua 0
- Pembangunan Pelabuhan Patimban 2023, Dibutuhkan Sinergitas Semua Elemen0
Hal tersebut disampaikan Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kemenhub, Arif Toha. "Pasca kejadian gempa bumi, berdasarkan laporan yang diterima dari para kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) di wilayah Maluku, pelabuhan dan SBNP yang ada di Maluku dalam keadaan baik dan aman,” jelas Arif Toha dalam keterangan tertulis, Selasa (20/1/2023).
Arif meminta jajarannya di lokasi yang terkena gempa untuk tetap waspada dan siaga terhadap gempa susulan yang dapat terjadi sewaktu-waktu. Ia menginstruksikan untuk terus melakukan pengawasan dan pengecekan jika ditemukan adanya kerusakan pascagempa bumi.
“Saya minta kepada seluruh kepala UPT yang ada di Maluku untuk terus waspada dan siaga kedepannya, selain itu harus siap membantu jika fasilitas pelabuhan dibutuhkan untuk proses evakuasi atau penyaluran bantuan,” tegas Arif.
Dikatakan Arif, saat ini pelayanan transportasi laut juga berjalan normal. Namun para petugas harus tetap waspada dan tetap mengutamakan keselamatan pelayaran.
“Untuk pelayanan transportasi laut berjalan dengan normal, akan tetapi saya meminta kepada seluruh petugas yang bekerja agar tetap selalu waspada dan siaga serta tetap mengutamakan keselamatan dalam pelayaran,” ujar Arif.
Kepada kepala UPT di wilayah Maluku, Arif memibta untuk menginformasikan kondisi terkini secara berkala. Selain itu berkoordinasi dengan stakeholder terkait di Maluku agar dapat bergerak cepat serta mengantisipasi sesuatu hal yang tidak diinginkan.
Sebagai informasi, UPT Ditjen Perhubungan Laut di wilayah Maluku berjumlah 16 UPT dan Maluku Utara sebanyak 10 UPT.
Adapun sesuai Keputusan Menteri Perhubungan KP. 432 tahun 2017 tentang Rencana Induk Pelabuhan Nasional, total pelabuhan yang ada di wilayah Maluku sebanyak 68 pelabuhan dan wilayah Maluku Utara sebanyak 60 pelabuhan.
DAMPAK GEMPA
Seperti diketahui, gempa berkekuatan M 7,5 menguncang MalukunTenggara Barat, Selasa (10/1/2023) pukul 00.47 WIB. BMKG menyebutkan, titik gempa berlokasi di 7.25 lintang selatan dan 130.18 bujur timur.
Gempa berkedalaman 131 km. Sedangkan titik gempa terjadi pada 150 km arah barat laut Maluku Tenggara Barat. BMKG juga sempat mengeluarkan peringatan waspada tsunami.
Sementara itu data di BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) menyebutkan kerusakan bangunan tercatat terjadi di Desa Watwey Kecamatan Dawelor Dawera, Maluku Barat Daya.
"BNPB menerima laporan visual kerusakan rumah dan bangunan masyarakat akibat gempa M 7.6 (BMKG menyebut magnitudo 7,5) di Maluku Barat Daya," kata Plt. Kapusdatinkom BNPB Abdul Muhari dalam keterangan tertulis. Belum ada laporan adanya korban jiwa dalam bencana gempa bumi di Maluku. (Arry/ Oryza)











