- PELNI Rampungkan SisKomKap di 25 Kapal Penumpang, Konektivitas Pelayaran Lebih Optimal
- Disergap TNI AL, Kapal Penyelundup Balpress dan Rokok Bodong Tak Berkutik
- KNMP di NTT-NTB Mampu Dongkrak Ekonomi Daerah Rp29,2 Miliar Tiap Tahun
- Angkutan Lebaran 2026, Menhub Cek Kesiapan Armada Kapal dan Pelabuhan di Maluku Utara
- Menteri Trenggono Dorong Pengembangan Budidaya Kerang Mutiara di Pulau Bungin
- PTP Nonpetikemas Cabang Banten, Ekspor Perdana Wind Mill Tower ke Kanada
- Sertifikasi Kompetensi Digital, IPC TPK Dorong Generasi Muda Pesisir Mandiri
- Arus Logistik Meningkat, Merauke Butuh Depo Peti Kemas di Luar Pelabuhan
- Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Indonesia Timur, KKP Terjunkan 87 Surveyor
- Perkuat Layanan Petikemas Teluk Bayur, IPC TPK Tambah Reach Stacker
Diguncang Gempa M 7,5 , Fasilitas Pelabuhan di Maluku Aman dan Tetap Beroperasi

Keterangan Gambar : Rumah penduduk hancur diguncang gempa M 7,5 di Maluku. Foto: dok. BNPB
Diguncang
Indonesiamaritimenews.com ( IMN),JAKARTA: Kementerian Perhubungan memastikan sarana dan prasarana serta fasilitas pelabuhan di wilayah Maluku dalam kondisi baik dan aman, pascagempa berkekuatan Magnitudo 7,5, Selasa (10/1/2023). Begitu juga Sarana Bantu Navigasi Pelayaran (SBNP) juga dalam kondisi baik.
Baca Lainnya :
- Gubernur Papua Lukas Enembe Ditangkap KPK di Rumah Makan, Ini Jejak Kasusnya0
- Penanganan Libur Nataru Berjalan Lancar, Penumpang Angkutan Laut Naik 46,73 %0
- Awali 2023, KKP Perkuat Hubungan dengan Kanada0
- Kasal Laksamana TNI Muhammad Ali Dampingi Panglima TNI Hadiri Peresmian Polda Papua 0
- Pembangunan Pelabuhan Patimban 2023, Dibutuhkan Sinergitas Semua Elemen0
Hal tersebut disampaikan Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kemenhub, Arif Toha. "Pasca kejadian gempa bumi, berdasarkan laporan yang diterima dari para kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) di wilayah Maluku, pelabuhan dan SBNP yang ada di Maluku dalam keadaan baik dan aman,” jelas Arif Toha dalam keterangan tertulis, Selasa (20/1/2023).
Arif meminta jajarannya di lokasi yang terkena gempa untuk tetap waspada dan siaga terhadap gempa susulan yang dapat terjadi sewaktu-waktu. Ia menginstruksikan untuk terus melakukan pengawasan dan pengecekan jika ditemukan adanya kerusakan pascagempa bumi.
“Saya minta kepada seluruh kepala UPT yang ada di Maluku untuk terus waspada dan siaga kedepannya, selain itu harus siap membantu jika fasilitas pelabuhan dibutuhkan untuk proses evakuasi atau penyaluran bantuan,” tegas Arif.
Dikatakan Arif, saat ini pelayanan transportasi laut juga berjalan normal. Namun para petugas harus tetap waspada dan tetap mengutamakan keselamatan pelayaran.
“Untuk pelayanan transportasi laut berjalan dengan normal, akan tetapi saya meminta kepada seluruh petugas yang bekerja agar tetap selalu waspada dan siaga serta tetap mengutamakan keselamatan dalam pelayaran,” ujar Arif.
Kepada kepala UPT di wilayah Maluku, Arif memibta untuk menginformasikan kondisi terkini secara berkala. Selain itu berkoordinasi dengan stakeholder terkait di Maluku agar dapat bergerak cepat serta mengantisipasi sesuatu hal yang tidak diinginkan.
Sebagai informasi, UPT Ditjen Perhubungan Laut di wilayah Maluku berjumlah 16 UPT dan Maluku Utara sebanyak 10 UPT.
Adapun sesuai Keputusan Menteri Perhubungan KP. 432 tahun 2017 tentang Rencana Induk Pelabuhan Nasional, total pelabuhan yang ada di wilayah Maluku sebanyak 68 pelabuhan dan wilayah Maluku Utara sebanyak 60 pelabuhan.
DAMPAK GEMPA
Seperti diketahui, gempa berkekuatan M 7,5 menguncang MalukunTenggara Barat, Selasa (10/1/2023) pukul 00.47 WIB. BMKG menyebutkan, titik gempa berlokasi di 7.25 lintang selatan dan 130.18 bujur timur.
Gempa berkedalaman 131 km. Sedangkan titik gempa terjadi pada 150 km arah barat laut Maluku Tenggara Barat. BMKG juga sempat mengeluarkan peringatan waspada tsunami.
Sementara itu data di BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) menyebutkan kerusakan bangunan tercatat terjadi di Desa Watwey Kecamatan Dawelor Dawera, Maluku Barat Daya.
"BNPB menerima laporan visual kerusakan rumah dan bangunan masyarakat akibat gempa M 7.6 (BMKG menyebut magnitudo 7,5) di Maluku Barat Daya," kata Plt. Kapusdatinkom BNPB Abdul Muhari dalam keterangan tertulis. Belum ada laporan adanya korban jiwa dalam bencana gempa bumi di Maluku. (Arry/ Oryza)











