- Disergap TNI AL, Kapal Penyelundup Balpress dan Rokok Bodong Tak Berkutik
- KNMP di NTT-NTB Mampu Dongkrak Ekonomi Daerah Rp29,2 Miliar Tiap Tahun
- Angkutan Lebaran 2026, Menhub Cek Kesiapan Armada Kapal dan Pelabuhan di Maluku Utara
- Menteri Trenggono Dorong Pengembangan Budidaya Kerang Mutiara di Pulau Bungin
- PTP Nonpetikemas Cabang Banten, Ekspor Perdana Wind Mill Tower ke Kanada
- Sertifikasi Kompetensi Digital, IPC TPK Dorong Generasi Muda Pesisir Mandiri
- Arus Logistik Meningkat, Merauke Butuh Depo Peti Kemas di Luar Pelabuhan
- Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Indonesia Timur, KKP Terjunkan 87 Surveyor
- Perkuat Layanan Petikemas Teluk Bayur, IPC TPK Tambah Reach Stacker
- PELNI Sambut Mudik Lebaran 2026: Layanan Berkualitas, Penumpang Nyaman, Ada Sarapan Nusantara
Dari Makkah Presiden Prabowo Instruksikan Penyelamatan Korban KMP Tunu Pratama Jaya

Keterangan Gambar : Presiden Prabowo Subianto ketika tiba di Arab Saudi untuk melaksanakan kunjungan kenegaraan. Foto: BPMI Setpres
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: Presiden Prabowo Subianto yang saat ini tengah berada di Arab Saudi menginstruksikan segera dilakukan tindakan penyelamatan terhadap para korban insiden tenggelamnya KMP Tunu Pratama di Selat Bali.
Presiden tengah berada di Arab Saudi dalam rangka kunjungan kenegaraan dan menjalankan ibadah umrah, menerima laporan dari Tanah Air mengenai insiden tenggelamnya kapal penumpang KMP Tunu Pratama Jaya di perairan Selat Bali pada Rabu malam, 2 Juli 2025.
Baca Lainnya :
- Warga Pulau Enggano Bengkulu Terisolasi, KKP Kerahkan Kapal KP Orca 050
- Presiden Prabowo Turun Tangan, 4 Pulau Diputuskan Milik Provinsi Aceh0
- Ledakan Pemusnahan Amunisi di Garut, 9 Warga Sipil dan 4 Prajurit Tewas, Ini Penjelasan TNI0
- Miris... Petani Enggano Buang Pisang ke Laut, Imbas Tak Ada Kapal Berlayar ke Bengkulu0
- Kapal Kayu Bawa 200 Bal Rokok dari Vietnam Disergap Bakamla di Perairan Kepri0
Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya dalam keterangannya dari Makkah menyatakan Presiden Prabowo mendapat laporan tentang kecelakaan laut yang menimpa KMP Tunu Pratama Jaya.
“Bapak Presiden mendapat laporan dan informasi dari Tanah Air bahwa telah terjadi kecelakaan tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya di Selat Bali karena cuaca buruk, Kapal tersebut berangkat dari Pelabuhan Ketapang pada Rabu malam,” ujar Teddy Indra Wijaya dalam keterangannya dari Makkah, Kamis dini hari (3/7/2025).
Teddy menjelaskan meskipun sedang menjalankan ibadah di Tanah Suci, Presiden tetap sigap merespons perkembangan situasi di dalam negeri. Presiden langsung memberikan instruksi kepada seluruh jajaran terkait untuk mengutamakan penyelamatan para korban.
“Dari Tanah Suci, Beliau langsung memerintahkan kepada jajaran Basarnas dan badan terkait untuk segera melakukan tanggap darurat penyelamatan para Penumpang dan Crew secepat mungkin,” tandas Teddy.
Seperti diketahui, KMP Tunu Pratama Jaya yang mengangkut 53 penumpang, 12 kru dan 22 kendaraan, tenggelam di Selat Bali sekitar 23.30 WIB. KMP Tunu Pratama Jaya saat itu tengah berlayar dari pelabuhan ketapang menuju Pelabuhan Gilimanuk. Kapal tersebit diduga mengalami kebocoran mesin akibat dihantam gelombang dan ombak besar. (Arry/Oryza)











