- Dua Kapal Perang TNI AL Perkuat Keamanan Laut Timur Indonesia
- Tarif 0% Ekspor Tuna ke Jepang, KKP Siap Fasilitasi Unit Pengolah Ikan, Ini Tata Caranya
- Tugboat Equator 10 Bocor di Laut Jawa, KM Kelimutu Bantu Evakuasi 8 Awak Kapal
- Kecelakaan di Laut Arafuru, KRI Banjarmasin-592 Selamatkan 12 ABK KM Putra Kwantan
- Timba Ilmu Bahari: Taruna TNI, Akpol dan Mahasiswa Unhan Berlayar Naik KRI Radjiman Wedyodiningrat
- Hari Dharma Samudera, Tabur Bunga dan Bakti Sosial di Bangka Belitung
- Presiden Prabowo Perkuat Kemitraan Strategis Indonesia–Inggris
- IPC TPK Mantapkan Arah Strategis 2026, Ini Strateginya
- TPK Bagendang Catatkan Kinerja Solid, Arus Peti Kemas Tumbuh Positif
- Mursyid Thariqah an-Naqsyabandiyyah K.H. Muhammad Rohmat Noor Telah Pergi
Cuaca Ekstrem dan Gelombang Tinggi, Pelabuhan Merak-Bakauheni Ditutup

Keterangan Gambar : Ilustrasi cuaca buruk di Selat Sunda. Foto: property of indonesiamaritimenews.com
Indonesiamaritimenews.com (IMN), BANTEN: Penyeberangan kapal rute Pelabuhan Merak-Pelabuhan Bakauheni dan sebaliknya, Selasa (13/12/2024) ditutup akibat cuaca buruk dan gombang tinggi. Pengguna jasa transportasi laut dati Banten ke Lampung dan sebaliknya, harus menunggu di pelabuhan.
Penutupan penyeberangan pelayaran Merak-Bakauheni tersebut diumumkan oleh Korlantas Polri lewat akun Instagram resmi @korlantaspolri.ntmc, Selasa (3/12).
Baca Lainnya :
- Helo Milenial... Yuk Makan Ikan, Penuhi Protein Tubuhmu0
- Pulau Morotai Dibangun Jadi Kawasan Pertahanan Sekaligus Perikanan0
- Antisipasi Perubahan Tata Kelola Garam, Begini Langkah KKP0
- Dongkrak Ekonomi Nelayan Naik Kelas, KKP Dorong Budidaya Tuna Berteknologi Tinggi0
- Revitalisasi Puluhan Ribu Hektar Tambak Mangkrak di Pantura, KKP Gandeng BPKP0
Pengumuman tersebut berbunyi:
"Informasi terkini, 3 Desember 2024. Dikarenakan cuaca yang kurang bersahabat, saat ini Pelabuhan Merak sementara tidak melayani penyeberangan. Diimbau bagi pengendara yang sedang berada di tol arah Merak agar keluar Tol Cilegon, upaya ini dilakukan agar tidak terjadi penumpukan arus lalu lintas. Tetap jaga keselamatan berkendara dalam kondisi cuaca ekstrem."
Setiap akhir tahun atau bulan Desember,
cuaca buruk dan gelombang tinggi kerap terjadi di Selat Sunda. Akibatnya penyeberangan ferry rute Merak-Bakauheni terganggu karena gelombang tinggi hingga mencapai lebih dari 4 meter. Belum ada diketahui sampai kapan penutupan tersebut dilakukan. (Bow/Oryza)











