- Kejurnas Karate Kasal Cup V-2026 Digelar, TNI AL Ajak Petarung dan Karateka Muda Daftar
- Terminal Teluk Lamong Tingkatkan Daya Saing Industri Nasional dan Global, Segini Target 2026
- PELNI Rampungkan SisKomKap di 25 Kapal Penumpang, Konektivitas Pelayaran Lebih Optimal
- Disergap TNI AL, Kapal Penyelundup Balpress dan Rokok Bodong Tak Berkutik
- KNMP di NTT-NTB Mampu Dongkrak Ekonomi Daerah Rp29,2 Miliar Tiap Tahun
- Angkutan Lebaran 2026, Menhub Cek Kesiapan Armada Kapal dan Pelabuhan di Maluku Utara
- Menteri Trenggono Dorong Pengembangan Budidaya Kerang Mutiara di Pulau Bungin
- PTP Nonpetikemas Cabang Banten, Ekspor Perdana Wind Mill Tower ke Kanada
- Sertifikasi Kompetensi Digital, IPC TPK Dorong Generasi Muda Pesisir Mandiri
- Arus Logistik Meningkat, Merauke Butuh Depo Peti Kemas di Luar Pelabuhan
Asah Kemampuan Prajurit, 2 Kapal Perang TNI dan Kapal Selam Australia Latihan di Perairan Bali

Keterangan Gambar : Dua Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) melaksanakan Latihan Passing Exercise (Passe).Foto:Dispenal )
Indonesiamaritimenews.com (IMN),BALI: Kapal Selam Australia HMAS Waller-75 di Perairan Utara Bali sampai menuju ke Alur Kepulauan Indonesia (ALKI) II.
Kedua kapal perang tersebut yakni KRI Sultan Hasanuddin (SHN)-366 yang merupakan kapal perang jenis korvet kelas SIGMA, serta KRI Alugoro (ALG)-405 yangp merupakan kapal selam dari Satuan Kapal Selam Koarmada II. Latihan bersama digelar di Perairan Utara Bali sampai menuju ke Alur Kepulauan Indonesia (ALKI) II pada Kamis (31/8/2023).
Baca Lainnya :
- Pimpin Apel Pasukan Pengamanan KTT ke-43 ASEAN, Ini Pesan Panglima TNI dan Kapolri0
- Komandan Korps Marinir Hadiri Pembukaan Latgab Super Garuda Shield 20230
- Armada Perang TNI AL dan Singapura Tenggelamkan Kapal Musuh di Natuna0
- Selesai Pendidikan Lemhanas RI, 14 Pamen TNI AL Mendapat Pesan Khusus dari Kasal0
- HUT ke-77 Jalasenastri, Ini Pesan Kasal Untuk Keharmonisan Keluarga TNI AL0
Passex merupakan latihan untuk menyambut atau mengiringi kapal perang negara sahabat yang akan masuk maupun meninggalkan Laut Teritorial Indonesia. Kegiatan Passex ini dilaksanakan dengan tujuan untuk menjalin kerja sama yang baik dan mempererat hubungan diplomasi antar angkatan laut kedua negara yang sudah ada.
Selain itu, kegiatan ini juga sebagai media komunikasi antar kedua negara serta meningkatkan profesionalitas prajurit bagi TNI AL dengan Royal Australian Navy (RAN).
HMAS Waller-75 adalah kapal selam Collins class dibangun oleh Australian Submarine Corporation (ASC Pty Ltd) yang diluncurkan pada tahun 1997 dan memperkuat Angkatan Laut Australia pada tahun 1999.
HMAS Waller-75 yang bermarkas di Fleet Base West, Perth, setelah melaksanakan latihan berkesempatan memberikan penghormatan dengan melaksanakan tabur bunga di lokasi tenggelamnya KRI Nanggala di utara pulau Bali.
Pangkoarmada II Laksda TNI Yayan Sofiyan menjelaskan bahwa Passex antara TNI AL dengan RAN adalah sebagai upaya untuk mengasah kemampuan, serta profesionalitas prajurit TNI AL dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab menjaga perairan Indonesia. Passex juga dilaksanakan dengan negara sahabat ketika kapal Angkatan Laut negara sahabat sedang memasuki perairan Indonesia.
Pada kesempatan terpisah, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali menyampaikan kepada seluruh jajaran TNI AL untuk memberikan yang terbaik dalam setiap tugas yang diamanahkan serta menjaga
diplomasi yang baik antar negara-negara sahaba terutama di wilayah Perairan Indonesia. (Arry/Oryza)











