- Pelindo-Port of Los Angeles Teken MoU, Perkuat Kerja Sama Bisnis dan Konektivitas Maritim
- Dari Pelabuhan ke Ruang Kelas, Direktur Pelindo TPK Ajak Siswa SMAN 1 Pandeglang Berani Bermimpi
- Mengemban Layar untuk Generasi Emas, IPC TPK Berbagi Ilmu di SMAN 1 Serang
- PELNI Sabet Penghargaan Excellence in National Maritime Connectivity 2026
- Nyaris Diselundupkan, 20 Penyu Hijau Dilepasliarkan KKP di Bali
- KKP Bidik Pengakuan Sertifikat Pelaut Perikanan Indonesia di Eropa, Tingkatkan Daya Saing Global
- Danantara Cek Langsung Pusat Kendali Operasi IPC TPK, Pastikan Standardisasi Bongkar Muat
- Pastikan Keamanan Obvit Nasional, IPC TPK Jalani Asasmen BNPT
- Dashboard ACS Pelindo, Transparansi dan Kemudahan Transaksi Kepelabuhanan
- Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Perkuat Sinergi dan Sosialisasikan Transformasi Layanan
Armada Perang TNI AL dan Singapura Tenggelamkan Kapal Musuh di Natuna

Keterangan Gambar : Armada Perang TNI AL dan Singapura Tenggelamkan Kapal Musuh di Natuna. Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: Armada TNI Angkatan Laut, dalam hal ini KRI Sultan Iskandar Muda-367 dan KRI Halasan-630, bersama dua kapal perang Republic of Singapura Navy (RSN) yaitu, RSS Vigour-92 dan RSS Interpid-69, berhasil tenggelamkan kapal musuh di Perairan Natuna, Kepulauan Riau.
Aksi heroik tersebut berlangsung pada Senin (28/8/2023) dalam Latihan Bersama (Latma) Eagle Indopura 2023. Kegiatan Penembakan Sasaran Permukaan (Gunex) Peran Tempur Bahaya Permukaan laut dilaksanakan untuk menghadapi kapal permukaan musuh yang disinyalir menggagalkan jalannya latihan bersama.
Killer Tomato yang disimulasikan sebagai kapal musuh, dijadikan sasaran tembak dengan jarak 3 mil. Satu persatu dimulai dari KRI Sultan Iskandar Muda-367, Kapal RSS Interpid-69, Kapal RSS Vigour-92, dan KRI Halasan-630 membombardir sasaran menggunakan peluru tajam Meriam 76 mm dan Meriam 57 mm hingga kapal musuh berhasil ditenggelamkan.
Baca Lainnya :
- Selesai Pendidikan Lemhanas RI, 14 Pamen TNI AL Mendapat Pesan Khusus dari Kasal0
- HUT ke-77 Jalasenastri, Ini Pesan Kasal Untuk Keharmonisan Keluarga TNI AL0
- Hadapi Era Digital, Kolinlamil Gelar Latihan Fungsional Simulasi Jaringan Komputer0
- Tantangan Tugas Komleks Prajurit Kolinlamil Dituntut Beradaptasi Teknologi0
- Ngopi Bareng Satgas MTF TNI Konga dengan Lebanese Armed Forces Navy di Kapal Perang RI0
Pada Latihan Bersama ini juga dilaksanakan deteksi sasaran bawah air menggunakan APV-RT yang di luncurkan oleh tim Arsenal TNI AL dari KRI Halasan -630, dan membuat jajaran formasi Photoex bersama dengan Heli Panther serta satu Pesawat MPA CN-235 milik Indonesia dan satu Pesawat MPA 121-SQ milik Singapura.
Kolonel Laut (P) Obsen A. Naibaho selaku Dansatgas Latma Eagle Indopura 2023 menyampaikan latihan tersebut merupakan skenario latihan peperangan laut. "Latihan ini dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan profesionalisme dan menjaga naluri tempur prajurit KRI Sultan Iskandar Muda-367 dan KRI Halasan-630 sehingga dapat menunjukkan performance terbaiknya pada latihan bersama dengan prajurit Angkatan Laut Singapura (RSN)", ujar Dansatgas.
Pelaksanaan kegiatan latihan Latihan Bersama Eagle Indopura 2023 ini selaras dengan salah satu program prioritas Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali yaitu keberhasilan suatu operasi diperlukan penataan terhadap manajemen operasi guna menentukan strategi yang tepat serta efektif untuk mencapai tugas pokok yang lebih besar dan kompleks. (Bow/Oryza)











