- Kapal Perang dan 480 Prajurit TNI AL Kawal Arus Balik Lebaran 2026 di Pelabuhan Ketapang
- Pengaturan Gate Pass di Tanjung Priok Terkoordinasi Lintas Sektoral, Arus Barang Lancar
- Pelabuhan Tanjung Priok Sukses Layani Arus Mudik Lebaran 2026: Aman, Nyaman, Toilet Bersih
- Sudah 3 Prajurit TNI Kontingen Garuda UNIFIL Gugur Kena Serangan Militer di Lebanon
- Gempa Magnitudo 7,6 Guncang Bitung Sulut, BMKG Keluarkan Peringatan Tsunami
- Bantu Pelindo Cegah Macet di Priok, Pemprov DKI Pinjamkan Lahan Parkir Truk Kontainer 5 Hektare
- Dilepas Kasal, Wamendag, Wamen UMKM: KRI Bima Suci Bawa Taruna AAL dan Cadet ASEAN Keliling 8 Negara
- PM Takaichi: Jepang-Indonesia Siap Perkuat Ekonomi, Maritim dan
- Wakasal Pimpin Deck Reception Taruna AAL dan ASEAN Plus Cadet Sail di Geladak KRI Bima Suci
- Gala Premiere The Hostages Hero, Kisah Nyata Heroisme Prajurit TNI AL
Alhamdulillah... Akhirnya Dapat Juga Minyak Goreng Murah

Keterangan Gambar : Warga bersyukur minyak goreng sudah tersedia di swalayan Tip Top dan tak perlu berebut. (Foto: indonesiamaritimenews.com)
Indonesiamaritimenews.com (IMN)),JAKARTA: Langkanya minyak goreng di pasaran, membuat ibu rumah tangga serta pelaku usaha kuliner kelimpungan. Namun keresahan warga kini terobati dengan tersedianya minyak goreng di sebuah swalayan di kawasan Pondok Gede, Bekasi.
Pantauan indonesiamaritimenews.com sudah empat hari ini sejak Sabtu (19/2/2022) minyak goreng murah 'mejeng' di rak-rak swalayan Tip Top, Jalan Raya Jatimakmur, Pondok Melati, Pondok Gede, Kota Bekasi.
Warga pun takn perlu berebut atau antre kalau stok minyak di rak barang cukup banyak. Tertulis, harga minyak Rp14000 per liter. Satu orang pengunjung maksimal boleh membeli 2 liter. Terlihat ibu-ibu, kaum bapak bahkan juga remaja membeli minyak goreng sesuai jatah, 2 liter per orang.
Baca Lainnya :
- Integrasikan Layanan Logistik BUMN, KAI, Pelindo, dan Pos Indonesia Tandatangani MoU0
- Innalillahi... Ponpes di Karawang Terbakar, 8 Santri Penghafal Al Quran Meninggal 0
- Ketua Aptrindo DKI Dukung Training Supir Truk Sambut Digitalisasi Pelabuhan.0
- Pengrajin Stop Produksi, Tempe dan Tahu Menghilang di Pasaran 3 Hari0
- Gubernur Sumut Edy Rahmayadi: Jangan Coba-coba Bermain Di Atas Penderitaan Rakyat Saya0
"Alhamdulillah, akhirnya dapat juga minyak goreng murah," ucap satu pengunjung, Ny. Depi sambil senyum sumringah. Sudah hampir sebulan ini minyak goreng susah dicari. "Kalau pun ada, harganya selangit," timpal Syntia, Selasa (22/2/2022) pembeli lainnya.
Pengunjung lainnya, Desi mengaku ia membeli 6 liter minyak. Kok bisa ? Rupanya ia datang bertiga bersama suami dan anaknya. "Ya, saya 2 liter, suami saya 2 liter, anak saya 2 liter," ungkap Desi.
Dia menolak disebut menimbun minyak goreng atau mencari keuntungan dengan menjual lagi minyak-minyak itu. "Kami beli bukan buat dijual lagi. Kami ini jualan gorengan. Sudah hampir sebulan ini kadang jualan kadang nggak gara-gara minyak langka. Dapur nggak ngebul," tandas Desi.
Pembeli rupanya bukan cuma warga Bekasi atau warga Jakarta Timur yang dekat dengan Swalayan Tiptop. Ada juga pembeli dari Tangerang dan Jakarta Barat. Bu Ida salah satunya. "Kebetulan saya lagi ke rumah kerabat di dekat sini. Makanya begitu tau ada minyak goreng di Tip Top, saya langsung belanja. Soalnya di beberapa minimarket belum ada minyak goreng. Tip Top memang top dah," ucap Ibu Ida, warga Jakarta Barat, sambil mengacungkan jempol.
Warga berharap pemerintah bisa segera mengatasi kelangkaan minyak goreng. Jangan ada lagi antrean panjang warga yang ingin membeli minyak goreng. "Malu dilihat dunia," cetus Ibu Ida.( Fat/Mar).











