- Kasal Apresiasi Prajurit Marinir, Raih Juara I Lomba Video Pendek dan Konten Kreatif
- Nataru 2025/2026 Arus Kapal dan Penumpang Meningkat, Pelindo Regional 4 Catat Kinerja Positif
- KKP Indentifikasi 30 Ribu Ha Tambak di Aceh Hancur Dihantam Banjir Bandang
- Throughput IPC Terminal Petikemas Tembus 3,6 Juta TEUs, Tumbuh 13,2%
- Buka Tahun 2026, PELNI Lepas Pelayaran Perdana Tol Laut KM Nusantara 3
- Arus Petikemas Naik 6% Teluk Lamong Bukukan 2,8 Juta TEUs Tahun 2025
- Pemprov Banten dan Panitia Matangkan Persiapan HPN 2026
- Dorong Restorasi Pesisir, TPS Bawa Harapan Baru bagi Petani Mangrove
- Jelang Retret Wartawan, PWI Pusat dan Kemenhan Gelar Rapat Khusus
- Solidaritas Sosial Akabri 1989 untuk Korban Bencana Sumatera, Salurkan Bantuan Besar-besaran
26 Negara Ikuti Mid Planning Conference TNI AL Hadapi MNEK 2023

Keterangan Gambar : Peserta MPC dari negara lain. Foto; Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN),JAKARTA: TNI Angkatan Laut (TNI AL) menggelar Mid Planning Conference (MPC), di Ballroom 2 3rd floor, Hotel Vasa, Surabaya, Kamis (9/2/2023). MPC ini diikuti oleh 26 negara.
MPC adalah salah satu tahapan dalam rangka pelaksanaan latihan berskala Internasional 4th Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK) 2023.
Kegiatan ini dibuka oleh Asops Kasal Laksda TNI Dadi Hartanto, M.Tr.Han., yang diwakili oleh Kepala Dinas Operasi dan Latihan Angkatan Laut (Kadisopslatal) Laksma TNI Eko Wahjono, S.E., M.M.
Baca Lainnya :
- HPN 2023, BNI Tandatangani MoU Komitmen Dukung Peningkatan Kompetensi Wartawan0
- Hari Pers Nasional 2023 di Medan, Presiden Jokowi Ingatkan Soal Konten Recehan0
- Mempererat Silaturahmi, PP TNI AL Anjangsana ke PP Polri0
- Yuk Kenalan dengan Amfibi Lansia KAPA K-61, Rantis Legendaris Korps Marinir TNI AL0
- Konektivitas Transportasi di Aceh Digeber, Pelabuhan Dibenahi0
Ikut mendampingi, Kapusjianmar Seskoal Laksma TNI Fauzi selaku Ketua Panitia International Maritime Security Symposium (IMSS) dan Komandan Guspurla Koarmada II Kolonel Laut (P) Edi Haryanto, S.E., selaku Dansatgas MNEK 2023.
Pelaksanaan MPC kali ini, dihadiri delegasi dari 26 negara, di mana 16 negara mengikuti kegiatan secara langsung, sedangkan 10 negara melalui Video Conference (Vicon).
Ke-26 negara tersebut yaitu Amerika Serikat, Australia, Brazil, Cambodia, Canada, China, India, Italia, Jepang, Kenya, Korea Selatan, Malaysia, Myanmar, New Zealand, Qatar, Philippina, Papua New Guinea, Singapura, Sri Lanka, Rusia, Thailand, Timor Leste, Uni Emirat Arab, UK, dan Vietnam.
SIAP HADAPI SITUASI DARURAT
Dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Kadisopslata, Asops Kasal Laksda TNI Hartanto mengatakan melalui tema “Partnership To Recover And To Rise Stronger” ini, diharapkan semua harus selalu siap menghadapi situasi darurat yang berkaitan dengan bencana alam.
”Untuk itu, dengan adanya pertemuan ini, kita harus meningkatkan interoperabilitas di antara Angkatan Laut dalam mengatasi bencana alam dan mempertahankan stabilitas keamanan maritim,” ujarnya.
Selama penyelenggaraan MNEK pada bulan Juni mendatang, selain melaksanakan latihan juga akan digelar sejumlah kegiatan. Antara lain pembangunan fasilitas umum atau Engineering Civic Action Programme (ENCAP), bakti kesehatan atau Medical Civic Action Programme (MEDCAP), parade kota, program budaya, pameran maritim, program kuliner, hingga pelaksanaan sailing pass dari kapal-kapal seluruh negara yang berpartisipasi.
Kegiatan MPC kali ini, tidak hanya sekedar ceremony. Para delegasi juga mendapatkan kesempatan untuk melaksanakan kunjungan/City Tour, di antaranya mengunjungi Monumen Tugu Pahlawan, Monumen Kapal Selam, Monumen Jalesveva Jayamahe (Monjaya), dan Monumen Nanggala. (Arry/Oryza)











