- PELNI Rampungkan SisKomKap di 25 Kapal Penumpang, Konektivitas Pelayaran Lebih Optimal
- Disergap TNI AL, Kapal Penyelundup Balpress dan Rokok Bodong Tak Berkutik
- KNMP di NTT-NTB Mampu Dongkrak Ekonomi Daerah Rp29,2 Miliar Tiap Tahun
- Angkutan Lebaran 2026, Menhub Cek Kesiapan Armada Kapal dan Pelabuhan di Maluku Utara
- Menteri Trenggono Dorong Pengembangan Budidaya Kerang Mutiara di Pulau Bungin
- PTP Nonpetikemas Cabang Banten, Ekspor Perdana Wind Mill Tower ke Kanada
- Sertifikasi Kompetensi Digital, IPC TPK Dorong Generasi Muda Pesisir Mandiri
- Arus Logistik Meningkat, Merauke Butuh Depo Peti Kemas di Luar Pelabuhan
- Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Indonesia Timur, KKP Terjunkan 87 Surveyor
- Perkuat Layanan Petikemas Teluk Bayur, IPC TPK Tambah Reach Stacker
Wisuda 1.227 Perwira Transportasi Kapal Niaga, Ini Pesan Menhub

Keterangan Gambar : Sebanyak 1.222 perwira pelaut kapal niaga diwisuda. Foto: dok. Kemenhub
Wisuda 1.227 Perwira
Indonesiamaritimenews.com (IMN),JAKARTA: Kementerian Perhubungan melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Perhubungan, mewisuda 1.227 perwira transportasi kapal niaga. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menjadi inspektur upacara kelulusan (Bon Voyage).
Para perwira muda itu telah mengikuti pendidikan dan pelatihan (diklat) di Politeknik Pelayaran Banten. Wisuda berlangsung di Museum Transportasi, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Minggu (29/1).
Baca Lainnya :
- Tugas KPLP Bagian Upaya Indonesia Wujudkan Poros Maritim Dunia.0
- Astaga, Bocah Main Petak Umpet di Kontainer Ketiduran Terbawa ke Malaysia0
- Hadapi Arus Mudik Lebaran 2023, Ini 3 Skenario di Pelabuhan Merak 0
- Konektivitas Transportasi Hingga Pelosok, 177 Trayek Angkutan Laut Disiapkan0
- Indonesia Ketua ASEAN, Presiden Jokowi: Akan Terus Berkontribusi Bagi Perdamaian0
Menhub Budi Karya berpesan, para perwira yang telah lulus agar mampu menjaga aspek keselamatan dan keamanan pelayaran. “Pastikan kapal memenuhi aspek keamanan, kapal berfungsi dengan baik, serta nakhoda menjalankan kapal dengan selamat, dan mampu memberikan pelayanan yang prima,” ujar Budi Karya.
Para perwira yang diwisuda juga diminta terus meningkatkan skill, kompetensi dan kemampuan adaptasi terhadap perkembangan teknologi.
“Pelaut kita harus kompeten, unggul, berintegritas, memiliki jiwa kompetitif, dan mudah beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Karena seperti pesan Bapak Presiden Jokowi bahwa kemampuan sumber daya manusia (SDM) lah yang membuat Indonesia disegani di seluruh dunia," pesan Budi Karya.
JIWA KOMPETITIF
Dia mendorong seluruh perguruan tinggi dan lembaga diklat di lingkungan Kemenhub, agar berperan aktif mendukung penyiapan SDM yang siap mengadopsi teknologi pelayaran di masa depan berkelanjutan dan ramah lingkungan. Para perwira juga harus mampu memahami dan memanfaatkan Internet of Thing, Artificial Intelligence, Big Data dan Blockchain.
"Kita harus realistis bahwa saat ini pelaut di Indonesia belum maksimal jiwa kompetitifnya. Oleh karena itu, kepada semua direktur, kepala badan, kita harus bekerja keras, menempuh pola-pola pendidikan yang spartan, yang meningkatkan kompetensi, yang menanamkan kreativitas,” tutur Budi Karya.
Menhub berharap, dengan meningkatkan kualitas SDM di sektor transportasi, mampu menjadikan Indonesia masuk dalam lima negara terbesar di dunia pada tahun 2045.
Para perwira yang telah lulus tersebut, mengikuti sejumlah diklat yang diselenggarakan di Poltekpel Banten, yaitu: pertama, diklat pembentukan kompetensi di bidang pelayaran melalui jalur Diploma III dan Non Diploma.
Pada diklat pembentukan ini, para perwira melaksanakan pendidikan teori dan praktek di kampus selama 2 (dua) tahun serta praktek berlayar selama 12 bulan di kapal niaga.
Kedua, diklat peningkatan kompetensi di bidang pelayaran yang terdiri dari diklat peningkatan II, III, IV dan V. Pada diklat peningkatan ini, para perwira melaksanakan pendidikan teori dan praktek di kampus. (Arry/Oryza)











