- Dorong UMKM dan Ekonomi Berkelanjutan, Ketum PWI Pusat: Modal Ventura Harus Diperkuat
- Menembus Lokasi Terisolasi di NTT, Lanal Maumere Kerahkan Rigid Buoyancy Boat
- KRI Bung Hatta-370 Salurkan 1,3 Ton Paket Bantuan untuk Korban Gempa NTT
- Rumput Laut dan Agar-agar Indonesia Bebas Tarif Tambahan Section 3 di AS
- Kampung Nelayan Merah Putih di Konawe Mulai Produktif, Kirim 8 Ton Ikan Kualitas Ekspor
- Keren! 17 Penyelam KKP, POSSI dan KABL Kibarkan Merah Putih di Bawah Laut Teluk Banten
- TNI AL Perkuat Sinergi Berantas Penyelundupan Narkoba di Perairan Kepri
- Bawa 2,6 Ton Sabu Cair, Kapal Berbendera Tanzania Dikepung Tim BNN, Bea Cukai dan Polda Kepri
- PELNI dan Pelindo Buka Posko Bersama di Tanjung Priok, Gratis Kirim Bantuan Bencana NTT
- Kemnaker Perkuat Kompetensi Pemandu Wisata Gunung di NTB
Transformasi Terminal Dongkrak Arus Peti Kemas di TPK Sorong 10% Pada Triwulan I 2026

Keterangan Gambar : Terminal Peti Kemas (TPK) Sorong sepanjang triwulan I 2026. Arus peti kemas (throughput) tercatat mencapai 16.131 TEUs, atau tumbuh 10 persen.Foto: SPTP
Indonesiamaritimenews.com (IMN), SORONG: PT Pelindo Terminal Petikemas (SPTP) mencatat kinerja positif di Terminal Peti Kemas (TPK) Sorong sepanjang triwulan I 2026. Arus peti kemas (throughput) tercatat mencapai 16.131 TEUs, atau tumbuh 10 persen dibandingkan target perusahaan hingga Maret 2026 sebesar 14.616 TEUs.
Peningkatan ini antara lain dipicu oleh momentum angkutan barang selama periode Hari Raya Idulfitri pada Februari hingga Maret, serta tambahan arus peti kemas dari perubahan pola distribusi (transhipment) kapal PT SPIL yang kini melalui Pelabuhan Sorong.
Baca Lainnya :
- Mengapa Perencanaan Pelabuhan Selalu Berjalan Tidak Sempurna ? 0
- Kolaborasi Maritim Indonesia–Jepang, KSOP Patimban dan Yokohama City Teken MoU0
- Pengaturan Gate Pass di Tanjung Priok Terkoordinasi Lintas Sektoral, Arus Barang Lancar0
- Pelabuhan Tanjung Priok Sukses Layani Arus Mudik Lebaran 2026: Aman, Nyaman, Toilet Bersih0
- Bantu Pelindo Cegah Macet di Priok, Pemprov DKI Pinjamkan Lahan Parkir Truk Kontainer 5 Hektare0
Terminal Head TPK Sorong, Welta Selfie, menyebut pertumbuhan tersebut tidak terlepas dari proses transformasi terminal. “Pelabuhan Sorong yang sebelumnya beroperasi secara konvensional kini telah berkembang menjadi terminal petikemas yang lebih modern dan terstandarisasi,” ujarnya.
Menurut Welta, "Peningkatan kapasitas sumber daya manusia menjadi salah satu fokus utama. Pembekalan dan penyegaran pengetahuan kepelabuhanan terus dilakukan untuk memastikan petugas operasional memiliki kompetensi yang memadai dalam mendukung kelancaran layanan. “Penguatan SDM penting agar siap menghadapi dinamika industri logistik yang semakin kompetitif,” katanya.
Ketua ALFI/ILFA Pelabuhan Sorong, Wawan, mengingatkan agar capaian tersebut tidak membuat manajemen berpuas diri. Ia menilai pertumbuhan throughput perlu dijaga melalui kolaborasi dengan para pemangku kepentingan, khususnya pelaku Jasa Pengurusan Transportasi (JPT).
"Sinergi dengan stakeholder menjadi kunci untuk menjaga kelancaran arus logistik di Sorong dan sekitarnya. TPK Sorong juga perlu terus memantau tren kinerja agar pertumbuhan tetap berkelanjutan," ujar Wawan.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga kualitas layanan serta keterbukaan terhadap masukan pengguna jasa sebagai bagian dari upaya perbaikan berkelanjutan.
Selain peningkatan operasional, manajemen TPK Sorong mulai mendorong inisiatif keberlanjutan. Salah satunya melalui rencana pembangunan rumah pembibitan tanaman sebagai bagian dari program pelestarian lingkungan.
Langkah tersebut diharapkan dapat mendukung transformasi TPK Sorong menjadi terminal yang tidak hanya efisien secara operasional, tetapi juga berkelanjutan dalam jangka panjang.(RIZ/Mar)











