- Kemnaker Perkuat Kompetensi Pemandu Wisata Gunung di NTB
- Siap-Siap! Kemnaker Bakal Buka Pendaftaran MagangHub Angkatan II Batch2
- Wapres Gibran Tinjau Pelabuhan Maumere, Pantau Dampak Gempa NTT
- Lewat Jalur Udara, TNI AL Percepat Distribusi Bantuan Logistik untuk Masyarakat NTT
- KM Tidar Bawa 41 Koli Barang Bantuan untuk Korban Gempa NTT
- Meski Terdampak Gempa, Pelindo Tetap Gerak Cepat Bantu Warga Flores
- TNI AL Kerahkan 5 Kapal Perang, 2 Helikopter dan Ratusan Prajurit di Lokasi Gempa Bumi NTT
- The North Green Movement IPC TPK Dukung Rehabilitasi Mangrove Nasional
- Lagi, TNI AL Gagalkan Penyelundupan 75,7 Ton Pasir Timah di Bangka Belitung
- Kapal Kendaraan Terbesar Sandar di Patimban, Uji Car Terminal Construction, Berjalan Lancar di Dermaga Paket 5
Ekspor Jambi US$152,9 Juta, Dongkrak Pertumbuhan Arus Peti Kemas IPC TPK Jambi Tumbuh 22,5% Maret 2026
.jpg)
Keterangan Gambar : Arus peti kemas di IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) Area Jambi mencatatkan pertumbuhan signifikan pada Maret 2026.Foto: IPC TPK
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: Arus peti kemas di IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) Area Jambi mencatatkan pertumbuhan signifikan pada Maret 2026, seiring meningkatnya aktivitas distribusi barang menjelang Hari Raya Idulfitri. Volume throughput tercatat naik 22,5% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Berdasarkan data operasional, arus peti kemas IPC TPK Area Jambi mencapai 2.775 TEUs pada Maret 2026, meningkat dari 2.265 TEUs pada Maret 2025. Lonjakan ini mencerminkan meningkatnya mobilitas logistik di wilayah Jambi, baik untuk kebutuhan konsumsi domestik maupun distribusi komoditas.
Baca Lainnya :
- Tren Kunjungan Kapal dan Arus Petikemas Sebelum & Pasca Lebaran di Lingkungn IPC TPK, Pola Distribusi Logistik Berubah0
- Hadapi Tantangan Industri Logistik, Pekerja TTL Ikuti Pelatihan CTO di Terminal Petikemas Berlian0
- Pasca Gempa Bumi 7,6 SR, TPK Bitung dan TPK Ternate Kembali Beroperasi0
- Pengaturan Gate Pass di Tanjung Priok Terkoordinasi Lintas Sektoral, Arus Barang Lancar0
- Jelang Puncak Arus Balik, Menhub: Pengusaha Angkutan Logistik Patuhi Ketentuan Operasional0
Penguatan kinerja ini juga sejalan dengan kondisi perdagangan luar negeri Provinsi Jambi yang tetap solid. Pada Januari 2026, nilai ekspor Jambi tercatat sebesar US$152,92 juta, jauh melampaui impor yang sebesar US$11,16 juta, sehingga mencatatkan surplus neraca perdagangan yang signifikan. Struktur ekspor Jambi yang didominasi oleh sektor industri dan komoditas unggulan seperti turunan kelapa sawit, karet, serta produk kehutanan turut mendorong tingginya aktivitas logistik di wilayah tersebut.
Manager Operasi IPC TPK Area Jambi, Wedhar Tani Aji, menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil konsistensi perusahaan dalam menjaga keandalan layanan. “Pertumbuhan ini mencerminkan upaya kami dalam memastikan operasional yang andal, mempercepat layanan bongkar muat, serta memperkuat kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan,” ujarnya, Kamis(17/4/26).
Secara operasional, peningkatan arus petikemas pada Maret didorong oleh lonjakan volume petikemas domestik. Distribusi komoditas semen mengalami peningkatan seiring dengan masifnya pembangunan infrastruktur di wilayah Jambi. Selain itu, pengiriman kebutuhan pokok seperti beras, tepung, serta makanan dan minuman juga meningkat, sejalan dengan naiknya permintaan masyarakat menjelang Lebaran.
Di sisi lain, tren impor yang didominasi oleh mesin dan peralatan industri menunjukkan adanya aktivitas produksi dan pembangunan yang tetap tumbuh. Hal ini turut berkontribusi pada meningkatnya kebutuhan layanan logistik yang efisien dan andal.
Untuk menjaga momentum tersebut, IPC TPK Area Jambi terus memperkuat kesiapan operasional melalui peningkatan kompetensi sumber daya manusia serta pemeliharaan dan optimalisasi peralatan bongkar muat. Langkah ini dilakukan guna memastikan seluruh aktivitas terminal berjalan lancar, aman, dan sesuai standar layanan.
“Kami memandang terminal petikemas Jambi bukan hanya sebagai titik bongkar muat, tetapi sebagai enabler pertumbuhan ekonomi. Dengan kesiapan layanan yang terus kami tingkatkan, kami optimistis dapat mendukung kelancaran arus logistik sekaligus memperkuat daya saing ekonomi daerah dan nasional.” tutup Wedhar.(Fat/Mar)











