Tugboat Equator 10 Bocor di Laut Jawa, KM Kelimutu Bantu Evakuasi 8 Awak Kapal

By Indonesia Maritime News 18 Jan 2026, 17:01:20 WIB News
Tugboat Equator 10 Bocor di Laut Jawa, KM Kelimutu Bantu Evakuasi 8 Awak Kapal

Keterangan Gambar : KM Kelimutu milik PELNI berhasil mengevakuasi delapan awak kapal Tugboat (TB) Equator 10 yang kapalnya mengalami kebocoran di perairan Jawa Timur. Foto: PELNI



Indonesiamaritimenews.com (IMN), SURABAYA: KM Kelimutu milik PELNI berhasil mengevakuasi delapan awak kapal Tugboat (TB) Equator 10 yang kapalnya mengalami kebocoran di perairan Jawa Timur.

KM Kelimitu adalah satu dari 26 kapal penumpang milik PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero). Insiden terjadi saat KM Kelimutu pada Sabtu (17/1/2026) malam sedang melaksanakan pelayaran reguler dari Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya menuju Pelabuhan Batulicin.

Pada pukul 18.45 WITA, KM Kelimutu menerima panggilan darurat melalui Radio VHF Channel 16 dari TB Equator 10 yang melaporkan kebocoran pada kamar mesin. Nakhoda KM Kelimutu, Capt. Meiardi Baruna Negara segera memerintahkan olah gerak untuk mendekati lokasi kejadian.

Baca Lainnya :

Tim darurat kapal yang dipimpin oleh Mualim I langsung terjun melakukan proses evakuasi. Seluruh awak kapal bekerja secara terkoordinasi antara departemen dek, mesin dan seluruh bagian kapal untuk memastikan keselamatan awak TB Equator 10.

Capt. Meiardi Baruna Negara menyampaikan bahwa proses evakuasi berjalan lancar berkat kerja sama tim yang solid. “Alhamdulillah, delapan awak berhasil dievakuasi dengan selamat tanpa hambatan pada pukul 21.42 WITA. Keselamatan jiwa manusia selalu menjadi prioritas utama kami di laut,” ujar Capt. Meiardi.

Setelah evakuasi selesai, KM Kelimutu melanjutkan pelayaran menuju Pelabuhan Batulicin. Awak TB Equator 10 telah dijemput oleh agen dan pihak KSOP pada saat kapal sandar di Pelabuhan Batulicin.

Kedatangan Kapal Tertunda

Kepala Cabang PELNI Batulicin Anita Lestari menyampaikan apresiasi atas respons cepat dan profesionalisme awak KM Kelimutu.

“Akibat proses evakuasi tersebut, kedatangan kapal di Batulicin tertunda dari jadwal yang seharusnya pukul 10.00 WITA menjadi pukul 10.50 WITA. Kemudian kapal yang seharusnya berangkat pukul 11.00 WITA tertunda 1 jam menjadi pukul 12.00 WITA. Kami sudah memberi penjelasan kepada para penumpang atas keterlambatan tersebut dan alhamdulillah mereka mengerti,” terang Anita.

Dalam setiap situasi, termasuk keadaan darurat di laut, keselamatan jiwa manusia selalu menjadi prioritas utama PELNI. Melalui kesiapsiagaan armada serta pelatihan rutin awak kapal, PELNI berkomitmen menjalankan tugas secara profesional dan bertanggung jawab.

Sebagai informasi, KM Kelimutu adalah salah satu kapal penumpang milik PELNI dengan kapasitas 1.000 pax, yang melayani rute Tg. Priok - Tg. Pandan - Pontianak - Semarang - Kumai - Surabaya - Batulicin (PP). (Arry/Mar)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook