- Peduli Lingkungan Laut, Pelindo Regional 2 Banten Gelar Konservasi Terumbu Karang di Pulau Merak Besar
- Kapal KM Nurul Salsa Angkut 70 Penumpang Tenggelam, 46 Selamat, 1 Tewas, Puluhan Hilang
- POR Angkatan Laut 2026 Ditutup, Ini Juaranya Masing-masing Cabor
- 3 Hari Berturut-turut TNI AL Gagalkan Upaya Penyelundupan Obat Terlarang di Bandara Juanda
- Indonesia dan Inggris Luncurkan 3 Instrumen Teknis Ekosistem Maritim Rendah Karbon
- Kembangkan Inovasi Ekosistem Karbon Biru, KKP Gandeng Perusahaan Amerika
- Harga BBM Khusus Kapal 30-200 GT per Liter Rp15.000, KKP: Jaga Stabilitas Produksi dan Daya Saing
- Menuju 5 Abad Jakarta, Wagub Rano Karno Ajak Insan Pers Sukseskan Anugerah Jurnalistik MHT 2026
- Tok! Harga BBM Solar Kapal Nelayan 30 GT per Liter Rp15.000, Perintah Presiden Prabowo
- Pelindo Terminal Petikemas Gondol 2 Penghargaan Green and Smart Port 2026
Operasi Senyap TNI AL di Tengah Malam, Gagalkan Penyelundupan Pasir Timah 4,25 Ton Miliaran Rupiah

Keterangan Gambar : TNI Angkatan Laut bergerak senyap menuju target tempat kejadian perkara .(TKP) di Muara Air Jakung, Kecamatan Belinyu, Kabupaten Bangka, Sabtu malam (20/6/2026).Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), BANGKA BELITUNG: Gulita merangkak jauh merangkul setengah malam, di kegelapan TNI Angkatan Laut bergerak senyap menuju target tempat kejadian perkara (TKP) di Muara Air Jakung, Kecamatan Belinyu, Kabupaten Bangka, Sabtu malam (20/6/2026).
Waktu terus bergulir , TNI AL tetap melakukan pantauan melalui Satgas Aju Manggala Bhakti (AMB) Pangkalan TNI AL (Lanal) Bangka bersama Satgassus Satintelmar Pusat Intelijen TNI Angkatan Laut (Pusintelal)
Sekitar pukul 23.50 WIB berdasarkan hasil pemantauan dan operasi intelijen yang dilaksanakan secara terpadu TNI AL menyergap tumpukan pasir timah seharga miliaran rupiah yang hendak diselundupkan.
Baca Lainnya :
- Operasi Gugus Tempur Laut, KRI Imam Bonjol Amankan 10 ABK Kapal Ikan Diduga Pakai Sabu0
- Bareskrim Polri Sita Pabrik Pemurnian Emas di Sidoarjo, Diduga Tampung Hasil Tambang Ilegal0
- Bawa Sekilo Sabu di Termos dan 582 Pil Inex dari Malaysia, Nakhoda Disergap Tim Kodaeral IV dan Lanal TBK0
- 2 Kapal Disergap TNI AL, Ekspor Ilegal Minerba Mengandung LJT Digagalkan, Nilainya Fantastis0
- Modus Penyelundupan Merkuri Ilegal Rp 1,5 M Diendus TNI AL Gagal Masuk Priok 0
Petugas berhasil mengamankan sebanyak 85 kampil atau karung pasir timah yang diduga akan diselundupkan melalui jalur laut untuk diperjualbelikan secara ilegal.
Hasil penghitungan awal, barang bukti yang diamankan diperkirakan memiliki berat sekitar 4,25 ton. Dengan mengacu pada harga timah dunia saat ini, potensi kerugian negara yang berhasil dicegah diperkirakan mencapai lebih dari Rp 4 miliar. Keberhasilan ini bukti nyata komitmen TNI AL dalam menjaga sumber daya alam nasional dari berbagai bentuk tindak pidana penyelundupan.
Saat ini seluruh barang bukti telah diamankan di Markas Komando Lanal Bangka Belitung untuk pendalaman dan penyelidikan lebih lanjut. Aparat terkait juga terus melakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan yang terlibat dalam upaya penyelundupan tersebut.
Keberhasilan penggagalan penyelundupan pasir timah ilegal ini sejalan dengan arahan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali agar seluruh jajaran TNI AL meningkatkan kewaspadaan, memperkuat pengawasan wilayah perairan, serta menindak tegas segala bentuk aktivitas ilegal yang berpotensi merugikan negara dan mengganggu keamanan maritim Indonesia.(Arry/Mar)











