Percepat Penanganan Bencana di Sumatera, KRI Makassar-590 Angkut Alat Berat dari Kalimantan

By Indonesia Maritime News 07 Jan 2026, 01:18:10 WIB News
Percepat Penanganan Bencana di Sumatera, KRI Makassar-590 Angkut Alat Berat dari Kalimantan

Keterangan Gambar : KRI Makassar-590 tiba di Jetty III Pelabuhan Pelindo Kotabaru, Desa Stagen, Kecamatan Pulau Laut Utara, Kabupaten Kotabaru, Kalsel, guna melaksanakan embarkasi bantuan alat berat, Selasa (6/1/2026). Foto: Dispenal



Indonesiamaritimenews.com (IMN), KOTA BARU: KRI Makassar-590 tiba di Jetty III Pelabuhan Pelindo Kotabaru, Desa Stagen, Kecamatan Pulau Laut Utara, Kabupaten Kotabaru, Kalsel, guna melaksanakan embarkasi bantuan alat berat, Selasa (6/1/2026). 

Dalam siaran resmi Dispenal disebutkan, bantuan alat tersebut alam rangka Operasi Dukungan Penanganan Darurat Bencana Alam di wilayah Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Komandan Lanal Kotabaru Letkol Laut (P) M. Harun Al Rasyid saat menyambut kedatangan kapal tersebut, menyampaikan bahwa KRI Makassar-590 merupakan kapal perang kedua yang sandar di Kotabaru guna mendukung percepatan pemulihan pascabencana banjir di Aceh.

Baca Lainnya :

“TNI AL akan terus hadir untuk memberikan manfaat nyata dalam mendukung tugas-tugas kemanusiaan, khususnya bagi masyarakat yang terdampak bencana,” tegasnya.

Sementara itu, Komandan KRI Makassar-590 Letkol Laut (P) Farid Ardiansyah menjelaskan bahwa kapal perang jenis Landing Platform Dock (LPD) tersebut sandar di Lanal Kotabaru untuk melaksanakan embarkasi bantuan alat berat berupa excavator dan dump truck dari PT Jhonlin Group. Bantuan tersebut akan dikirimkan ke wilayah terdampak banjir di Aceh guna mempercepat pemulihan infrastruktur dan lingkungan.

Pada kesempatan terpisah, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali menegaskan bahwa kehadiran TNI AL dalam penanganan bencana alam merupakan bagian dari komitmen TNI AL dalam melaksanakan tugas Operasi Militer Selain Perang (OMSP). 

TNI AL senantiasa siap dan hadir untuk membantu pemerintah serta masyarakat dalam setiap kondisi darurat, khususnya pada saat terjadi bencana alam. Pemanfaatan KRI sebagai sarana dukungan logistik dan distribusi bantuan diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan wilayah terdampak. (Arry/Mar)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook