- Latma Malindo Jaya 28AB-26, Indonesia dan Malaysia Himpun Kekuatan Laut Hadapi Tantangan Maritim
- Operasi Senyap TNI AL di Tengah Malam, Gagalkan Penyelundupan Pasir Timah 4,25 Ton Miliaran Rupiah
- Kunjungi PELNI di Pelabuhan Surabaya, Komisi XI DPR RI Dukung Peremajaan Kapal
- Menunggu Keputusan Alur Pelayaran Masuk Pelabuhan Senayang, Kemenhub Sinkronkan Aspek Teknis
- Dukung Tata Ruang Laut Berkelanjutan, KKP Dorong Kolaborasi Program CSR
- Ganti Nakhoda, Ini Daftar Transformasi PELNI Dipimpin Tri Andayani
- Merapat di Surabaya, Kapal Diraja Rencong Tentera Laut Diraja Malaysia Disambut Koamada II
- Seru, Lomba Dayung Sekoci Karet Meriahkan HUT Ke-65 Kolinlamil
- Jajaran Direksi PELNI Dirombak, Dirut Dijabat Budi Setyawan Wijaya, Ini Susunan Pejabat Baru
- Baksos untuk Masyarakat Papua, TNI AL Gelar Donor Darah di Atas KRI dr.Soeharso
Latma Malindo Jaya 28AB-26, Indonesia dan Malaysia Himpun Kekuatan Laut Hadapi Tantangan Maritim

Keterangan Gambar : Latihan Bersama (Latma) Malindo Jaya 28AB/26 resmi dimulai. Upacara pembukaan dipimpin oleh Pangkoarmada II Laksda TNI I Gung Putu Alit Jaya di Lounge Majapahit Koarmada II, Surabaya, Rabu (17/6/2026). Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), SURABAYA: Latihan Bersama (Latma) Malindo Jaya 28AB/26 resmi dimulai. Upacara pembukaan dipimpin oleh Pangkoarmada II Laksda TNI I Gung Putu Alit Jaya di Lounge Majapahit Koarmada II, Surabaya, Rabu (17/6/2026).
Komandan Kodaeral V Laksda TNI Ali Triswanto, diwakili oleh Asops Dankodaeral V Kolonel Laut (P) Didik Kusyanto, menghadiri acara upacara tersebut.
Latma Malindo Jaya 28 AB/26 merupakan latihan bilateral yang secara rutin diselenggarakan antara TNI Angkatan Laut dan TLDM setiap dua tahun sekali. Kegiatan ini menjadi salah satu wujud nyata komitmen kedua Angkatan Laut dalam memperkuat hubungan persahabatan, meningkatkan profesionalisme prajurit, serta membangun interoperabilitas dalam menghadapi berbagai tantangan keamanan maritim kawasan.
Baca Lainnya :
- Merapat di Surabaya, Kapal Diraja Rencong Tentera Laut Diraja Malaysia Disambut Koamada II0
- Pimpin Wisuda dan Penutupan Ditreg Seskoal, Kasal: Siap Hadapi Tantangan Dinamika Politik Global0
- Hanyut ke Kalbar, Kapal Ikan Malaysia Dikawal Kodaeral XII Pulang Disambut APPM di Perbatasan0
- Kadet AAL Tampil di Hari Besar Rusia 2026, Genderang Sulung Gita Jala Taruna Memukau0
- KRI Bima Suci Sandar di Vladivostok Port Rusia, Atraksi Genderang Suling Jala Gita Disambut Meriah0
Tahun ini Latma Malindo Jaya mengusung tema “TNI AL Melaksanakan Latma Malindo Jaya 28 AB/26 Dengan TLDM Di Surabaya dan Perairan Laut Jawa, Indonesia Dalam Rangka Meningkatkan Kerja sama Militer dan Interoperabilitas Antara Indonesia dan Malaysia”. Latihan bersama ini dilaksanakan pada tanggal 17 hingga 20 Juni 2026 dengan dua tahapan kegiatan, yaitu Harbour Phase dan Sea Phase.
Pada Tahap Harbour Phase diisi dengan berbagai kegiatan untuk mempererat hubungan profesional maupun persahabatan antar personel kedua angkatan laut yang meliputi penyambutan kapal perang TLDM, Pre Sail Brief, Official Dinner, Upacara Pembukaan, Courtesy Call, Peletakan Karangan Bunga di Monumen Nanggala, Deck Reception, dan Sport Interaction.
Sementara itu, pada tahap Sea Phase, prajurit TNI AL dan TLDM akan melaksanakan berbagai serial latihan di laut yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan taktis dan interoperabilitas kedua Angkatan Laut. Materi latihan meliputi Officer of the Watch Maneuvering Exercise (OOW MANEX), Photo Exercise (PHOTEX), Screen Exercise (SCREENEX), Gunnery Exercise (GUNNEX), Publication Exercise (PUBEX), Vertical Replenishment (VERTREP), Replenishment at Sea Approach (RASAP), hingga Boarding Exercise (BOARDEX).
Dalam mendukung pelaksanaan Latma Malindo Jaya 28 AB/26, TNI AL akan mengerahkan beberapa unsur antara lain KRI Sultan Iskandar Muda-367 dari Satuan Kapal Eskorta Koarmada II, KRI Tombak-629 dari Satuan Kapal Cepat Koarmada II, serta Heli Bell HU-4205 dari Pusat Penerbangan Angkatan Laut.
TNI AL juga menerjunkan Tim VBSS dari Satkopaska Koarmada II. Sedangkan dari TLDM akan mengerahkan kapal perang KD Rencong dan KD Selangor, serta satu tim PASKAL (Pasukan Khas Laut), pasukan operasi khusus elit TLDM.
Keikutsertaan Kodaeral V dalam kegiatan ini mencerminkan dukungan terhadap upaya TNI Angkatan Laut dalam memperkuat diplomasi pertahanan dan kerja sama militer dengan negara sahabat. Selain sebagai sarana peningkatan kemampuan teknis dan taktis, latihan bersama ini juga menjadi momentum penting dalam membangun kepercayaan, mempererat hubungan bilateral, serta menjaga stabilitas dan keamanan maritim di kawasan.
Pelaksanaan Latma Malindo Jaya 28 AB/26 sejalan dengan penekanan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali yang menegaskan pentingnya kesiapan, profesionalisme, dan dedikasi penuh dalam setiap penugasan. Melalui latihan bersama dengan angkatan laut negara sahabat, sehingga diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat serta tercipta interoperabilitas yang optimal dalam mendukung tugas-tugas operasi maritim di masa mendatang. (Arry/Mar)











