- Pelindo-Port of Los Angeles Teken MoU, Perkuat Kerja Sama Bisnis dan Konektivitas Maritim
- Dari Pelabuhan ke Ruang Kelas, Direktur Pelindo TPK Ajak Siswa SMAN 1 Pandeglang Berani Bermimpi
- Mengemban Layar untuk Generasi Emas, IPC TPK Berbagi Ilmu di SMAN 1 Serang
- PELNI Sabet Penghargaan Excellence in National Maritime Connectivity 2026
- Nyaris Diselundupkan, 20 Penyu Hijau Dilepasliarkan KKP di Bali
- KKP Bidik Pengakuan Sertifikat Pelaut Perikanan Indonesia di Eropa, Tingkatkan Daya Saing Global
- Danantara Cek Langsung Pusat Kendali Operasi IPC TPK, Pastikan Standardisasi Bongkar Muat
- Pastikan Keamanan Obvit Nasional, IPC TPK Jalani Asasmen BNPT
- Dashboard ACS Pelindo, Transparansi dan Kemudahan Transaksi Kepelabuhanan
- Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Perkuat Sinergi dan Sosialisasikan Transformasi Layanan
TNI AL Kirim KRI Spica-934 Latma Survei Hidrografi Terkoordinasi dengan Australia

Keterangan Gambar : TNI Angkatan Laut (TNI AL) dalam hal ini Pusat Hidro-oseanografi Angkatan Laut (Pushidrosal) mengirim KRI Spica-934 untuk mengikuti kegiatan Latihan Bersama (Latma) Survei Hidrografi Terkoordinasi (Coordinated Hydrographic Survey Exercise /CHSE dengan Angkatan Laut Australia (Royal Australian Navy/RAN).Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN),TNI Angkatan Laut (TNI AL) dalam hal ini Pusat Hidro-oseanografi Angkatan Laut (Pushidrosal) mengirim KRI Spica-934 untuk mengikuti kegiatan Latihan Bersama (Latma) Survei Hidrografi Terkoordinasi (Coordinated Hydrographic Survey Exercise /CHSE dengan Angkatan Laut Australia (Royal Australian Navy/RAN) yang digelar selama 1 bulan mulai tanggal 29 September 2023 sampai dengan 25 Oktober 2023 di perairan Laut Timor.
,Pelepasan KRI Spica-934 untuk mengikuti latihan tersebut dipimpin langsung oleh Komandan Pushidrosal Laksamana Madya TNI Nurhidayat beserta beberapa pejabat Mabes TNI AL lainnya di Dermaga Jakarta International Container Terminal (JICT) 2 Tanjung Priok Jakarta, Jumat kemarin (29/09).
KRI Spica-934 yang di komandani oleh Letkol Laut (P) Deirus Rizki Khair ini akan berlatih dengan Kapal Survei Angkatan Laut Australia di masing-masing Zona Ekonomi Ekslusive (ZEE) Indonesia-Australia dengan area yang sudah ditentukan sebelumnya yaitu di sekitar Laut Timor.
Baca Lainnya :
- 7 Perwira Tinggi TNI AL Memasuki Purna Tugas,Kasal: Teruskan Nilai Keprajuritan 0
- Laksamana Muda TNI Rubiyanto,Jabat Inspektur Jenderal TNI AL0
- Ini Daftar 17 Perwira Tinggi TNI AL Yang Naik Pangkat0
- Seminar Blue Economy TNI AL, Menteri Luhut: Ada 6 Agenda Utama Pembangunan0
- HUT TNI di Monas, Kontingen Jalasena TNI AL Siap Tampil Terbaik0
Danpushidrosal menyampaikan bahwa Kegiatan Latma Coordinated Hydrographic Survey Exercise (CHSE) Indonesia – Australia 2023, merupakan salah satu bentuk kerjasama antara Pushidrosal dan Australian Hydrographic Office (AHO) guna mencapai solusi bersama terutama terkait persoalan hidrografi dan pemetaan laut di wilayah perbatasan maritim kedua negara.
Latma yang secara umum meliputi kegiatan berupa survei hidrografi, oseanografi, meteorologi, dan geografi maritim tersebut merupakan wujud nyata TNI AL dalam menjalankan tugas pokok yang diamanahkan oleh negara dan bangsa.
Pelaksanaan Latma Coordinated Hydrographic Survey Exercise / CHSE adalah konsistensi TNI AL guna mengembangkan kemampuan SDM TNI AL yang profesional dan kompeten serta menjaga hubungan diplomatik dengan Angkatan Laut negara sahabat guna mensukseskan Program Prioritas Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali. (Riz/Oryza)











