- Dua Kapal Perang TNI AL Perkuat Keamanan Laut Timur Indonesia
- Tarif 0% Ekspor Tuna ke Jepang, KKP Siap Fasilitasi Unit Pengolah Ikan, Ini Tata Caranya
- Tugboat Equator 10 Bocor di Laut Jawa, KM Kelimutu Bantu Evakuasi 8 Awak Kapal
- Kecelakaan di Laut Arafuru, KRI Banjarmasin-592 Selamatkan 12 ABK KM Putra Kwantan
- Timba Ilmu Bahari: Taruna TNI, Akpol dan Mahasiswa Unhan Berlayar Naik KRI Radjiman Wedyodiningrat
- Hari Dharma Samudera, Tabur Bunga dan Bakti Sosial di Bangka Belitung
- Presiden Prabowo Perkuat Kemitraan Strategis Indonesia–Inggris
- IPC TPK Mantapkan Arah Strategis 2026, Ini Strateginya
- TPK Bagendang Catatkan Kinerja Solid, Arus Peti Kemas Tumbuh Positif
- Mursyid Thariqah an-Naqsyabandiyyah K.H. Muhammad Rohmat Noor Telah Pergi
Tekong Speed Boat Gagal Lempar Narkoba 770 Gram ke Laut Keburu Disergap TNI AL

Keterangan Gambar : Tim F1QR Lanal Bintan dan Tim Satgas Gabungan TNI AL meringkus tekong speed boat yang membawa sabu-sabu di Perairan Riau. Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: Komitmen TNI AL dalam memberantas peredaran narkoba di Indonesia tidak main-main. Kali ini, Tim Gabungan Fleet One Quick Response (F1QR) Pangkalan TNI AL (Lanal) Bintan dan Tim Satgas Gabungan TNI AL menggagalkan penyelundupan sabu-sabu seberat sekitar 770 gram di Perairan Selat Riau (utara Pulau Bintan), Kepulauan Riau, Kamis (27/6/2024).
Komandan Lanal (Danlanal) Bintan, Letkol Laut (P) Eko Agus Susanto mengungkapkan, ada informasi dari masyarakat soal speed boat viber mesin tempel yang diduga akan membawa narkoba jenis sabu-sabu dari Malaysia dengan tujuan Batam dan Bintan, yang akan melintas di Perairan Selat Riau.
Baca Lainnya :
- Mutasi Polri, Brigjen Suyudi Kapolda Banten, Irjen Wishnu Hermawan Kapolda Sumut0
- Lagi, Tim SFQR Gagalkan Penyelundupan Baby Lobster di Kulonprogo0
- Granmax Isi Alat Kecantikan Asal Filipina, Diburu Tim SFQR Lanal Balikpapan, Gagal Masuk Indonesia0
- Mobil Mitsubishi DisergapTim SFQR Lanal Cilacap, 16.000 Baby Lobster Ambyar, Gagal Diselundupkan0
- Gagal Penyelundupan Ribuan Baby Lobster, Pelaku Keburu Dibekuk Tim SFQR TNI AL0
“Berdasarkan informasi tersebut, saya segera memerintahkan satuan dibawah jajaran Lanal Bintan untuk melaksanakan pendalaman, penyelidikan dan penyekatan di jalur yang akan dilalui sebagai perlintasan speed boat penyelundup narkoba dari Malaysia melalui Perairan Selat Riau dengan tujuan Batam dan Bintan", ujar Letkol Laut Eko Agus.
Tim F1QR Lanal Bintan dan Tim Satgas Gabungan TNI AL kemudian melaksanakan penyekatan di beberapa titik Perairan Selat Riau dan di darat. Penyekatan bertujuan mengantisipasi apabila pelaku kegiatan ilegal mengandaskan speed boatnya di pantai dan akan melarikan diri ke daratan.
Tidak lama berselang, Tim F1QR Lanal Bintan dan Tim Satgas Gabungan TNI AL melihat ada speed boat mencurigakan melaju dari arah Malaysia melintas di Perairan Selat Riau. Tim lalu memeriksa speed boat yang dicurigai tersebut.
Tekong speed boat atau terduga pelaku mencoba membuang barang bukti yang diikat dengan batu ke laut, namun berhasil digagalkan oleh Tim Gabungan TNI AL. Hasil pemeriksaan, diduga barang tersebut adalah narkoba jenis sabu-sabu.
Tim gabungan TNI AL berhasil mengamankan seorang terduga pelaku/kurir berinisial F beserta barang bukti narkoba jenis sabu-sabu seberat sekitar 770 gram serta speed boat dengan mesin tempel 15 PK.
Selanjutnya terduga tersangka dan barang bukti dibawa ke Mako Lanal Bintan untuk dilaksanakan pemeriksaan sebelum diserahkan ke Satnarkoba Polresta Bintan guna pemeriksaan dan pendalaman lebih lanjut.
Keberhasilan dalam pengagalan penyelundupan ini merupakan implementasi dari perintah Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali kepada seluruh prajurit TNI AL untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan dan merespon cepat informasi yang diterima, dalam hal ini upaya penyelundupan narkoba di wilayah Perairan Indonesia. (Bow/Oryza)











