Tanduk Rusa, Senapan Angin dan Aneka Sajam Diselundupkan Penumpang Kapal, Disita Prajurit TNI AL di Pelabuhan Ambon

By Indonesia Maritime News 25 Mei 2026, 02:18:44 WIB Hukum
Tanduk Rusa, Senapan Angin dan Aneka Sajam Diselundupkan Penumpang Kapal, Disita Prajurit TNI AL di Pelabuhan Ambon

Keterangan Gambar : Barang bukti tanduk rusa dan aneka sejata tajam dan senapan angin yang disita petugas di Pelabuhan Yos Sudarso, Kota Ambon. Foto: Dispenal



Indonesiamaritimenews.com (IMN), AMBON: Personel Pengamanan PT Pelni dari Kodaeral IX bersama aparat terkait berhasil menggagalkan upaya penyelundupan tanduk rusa serta berbagai jenis senjata tajam (sajam) di Pelabuhan Umum Yos Sudarso, Kota Ambon, Maluku, Sabtu (23/05/2026).

Terungkapnya kasus ini berawal saat tim gabungan melakukan pemeriksaan rutin terhadap barang bawaan penumpang yang hendak menaiki KM Nggapulu.

Kapal tersebut diketahui bersandar di Ambon dengan rute pelayaran dari pelabuhan asal Ternate, Maluku Utara, menuju Bau-Bau, Sulawesi Tenggara.

Baca Lainnya :

Menurut Danton Pengamanan PT. Pelni Pelabuhan Yos Sudarso Ambon, Letda Laut (H) Ricko Aditya keberhasilan ini berawal dari kewaspadaan tinggi petugas saat melakukan pemeriksaan rutin di terminal penumpang. Saat paket bawaan melewati mesin X-Ray, petugas mendeteksi adanya kejanggalan dan langsung melakukan pemeriksaan manual secara mendalam.

Dari hasil pembongkaran paket tersebut lanjutnya, tim gabungan menemukan sejumlah barang bukti berupa enam buah tanduk rusa, dua buah senapan angin kaliber 4,5 mm, serta beragam senjata tajam berbahaya yang terdiri dari empat buah parang, satu buah samurai, tiga buah badik, dan satu buah kerambit.

"Sebagai tindakan lanjut di lapangan, seluruh barang bukti ilegal tersebut langsung disita oleh petugas. Untuk proses hukum dan penanganan lebih lanjut sesuai aturan yang berlaku," terangnya.

Barang bukti bagian satwa dilindungi tambahnya, diserahkan kepada Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Maluku, sedangkan temuan senapan angin dan senjata tajam diserahkan kepada pihak Polsek Kawasan Pelabuhan Yos Sudarso, Kota Ambon.

Kegiatan ini merupakan bentuk nyata komitmen TNI AL, khususnya Kodaeral IX, dalam menjaga ketertiban dan keamanan di wilayah pelabuhan sekaligus mendukung pelestarian lingkungan dengan mencegah perdagangan satwa liar secara ilegal.

Meskipun ditemukan upaya penyelundupan barang berbahaya, secara umum kondisi di dermaga Pelabuhan Yos Sudarso terpantau aman, tertib, dan kendali. Pengawasan ketat akan terus dilakukan oleh tim gabungan untuk menjamin kelancaran arus penumpang serta mencegah keluar-masuknya barang terlarang melalui jalur laut. (Bow/Mar)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook