- PELNI Rampungkan SisKomKap di 25 Kapal Penumpang, Konektivitas Pelayaran Lebih Optimal
- Disergap TNI AL, Kapal Penyelundup Balpress dan Rokok Bodong Tak Berkutik
- KNMP di NTT-NTB Mampu Dongkrak Ekonomi Daerah Rp29,2 Miliar Tiap Tahun
- Angkutan Lebaran 2026, Menhub Cek Kesiapan Armada Kapal dan Pelabuhan di Maluku Utara
- Menteri Trenggono Dorong Pengembangan Budidaya Kerang Mutiara di Pulau Bungin
- PTP Nonpetikemas Cabang Banten, Ekspor Perdana Wind Mill Tower ke Kanada
- Sertifikasi Kompetensi Digital, IPC TPK Dorong Generasi Muda Pesisir Mandiri
- Arus Logistik Meningkat, Merauke Butuh Depo Peti Kemas di Luar Pelabuhan
- Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Indonesia Timur, KKP Terjunkan 87 Surveyor
- Perkuat Layanan Petikemas Teluk Bayur, IPC TPK Tambah Reach Stacker
Singgah Perdana, PELNI Hadirkan KM Dorolonda di Pelabuhan Waren

Keterangan Gambar : KM Dorolando singgah perdana Pelabuhan Waren Papua, Selasa (25/2/2025). Foto: Pelni
Indonesiamaritimenews.com (IMN),PAPUA: PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) menyatakan, KM Dorolonda telah singgah perdana di Pelabuhan Waren pada Selasa (25/2/2025). Kunjungan ini merupakan respon terhadap permintaan Pemerintah Daerah (Pemda) Waren sejak tahun 2024 agar KM Dorolonda melayani rute tersebut.
Singgah perdana ini dihadiri oleh sejumlah pejabat dan perwakilan terkait, termasuk Vice President Operasi Angkutan Penumpang PELNI, Ari Prihatnanto dan Kepala Cabang PELNI, Serui Whendy Richard Imkotta. Hadir pula Nakhoda KM Dorolonda, Capt. ST Djarot Setyawibawa.
Baca Lainnya :
- Bidik Wisatawan Indonesia, Taiwan Sediakan Wisata Halal dan Tempat Ibadah0
- Perkuat Distribusi Logistik Nasional, Pelni Ajak Pengusaha Ekspedisi Pahami Aplikasi SITOLAUT0
- Pesona Singkil-Aceh, ASDP Ajak Naik Ferry Jelajahi Gerbang Destinasi Wisata0
- Mitigasi Wilayah Rawan Tsunami, KKP Tanam Ribuan Pohon Vegetasi di Daerah Pesisir0
- Bidik Ekspor Perikanan ke Uni Eropa, Ini Strategi KKP0
Sejumlah perwakilan dari Kementerian Perhubungan yang juga hadir yakni PPK Kapal Penumpang PSO Ditlala Ahmad Imron, Subdit Perancangan dan Program Fasilitas Pelabuhan Dit Kepelabuhanan Napoleon Nazaruddin, serta Sub Koordinator Penumpang Kelas Ekonomi dan Pelayaran Rakyat Ditlala, Andre Zulfa.
Selain itu, Kepala Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas 3 Waren Marthen Saboan juga turut serta dalam kegiatan ini. Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya PELNI dalam memperluas jaringan pelayanan di wilayah Indonesia Timur.
Direktur Usaha Angkutan Penumpang PELNI, Nuraini Dessy mengatakan meskipun kapal tidak bisa bersandar langsung di Pelabuhan Waren, namun dipastikan perjalanan perdana ini berjalan lancar dengan dukungan perahu kecil untuk mengangkut penumpang.
“Pada singgah perdana ini, ada 120 orang penumpang yang naik dari Waren ke KM Dorolonda. Namun, karena Panjang dermaga Pelabuhan Waren hanya 50 meter, sedangkan panjang kapal kami 146,5 meter sehingga kapal tidak bisa bersandar langsung. Penumpang harus menggunakan perahu kecil untuk mencapai kapal,” ujar Dessy.
Meskipun terkendala oleh fasilitas dermaga, proses embarkasi penumpang berjalan aman berkat kerja sama antara awak kapal, petugas pelabuhan dan masyarakat setempat. “Kami berharap kedepannya ada perbaikan fasilitas di Pelabuhan Waren agar operasional bisa lebih lancar. PELNI akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mendukung kelancaran layanan,” tambah Dessy.
KM Dorolonda merupakan kapal penumpang dengan panjang 146,5 meter dan lebar 23 meter serta memiliki kapasitas maksimum 2000 penumpang. Pada tahun 2025, KM Dorolonda melayani dua trayek, yaitu:
- Trayek A: Surabaya – Balikpapan – Pantoloan – Bitung – Ternate – Sorong – Manokwari – Nabire – Serui – Jayapura (PP)
- Trayek B: Surabaya – Makassar – Bau-Bau – Namlea – Ambon - Sorong – Manokwari – Nabire – Waren – Jayapura (PP).
Sementara untuk wilayah Papua, PELNI saat ini mengoperasikan lima kapal penumpang, di antaranya KM Dorolonda, KM Dobonsolo, KM Ciremai, KM Labobar dan KM Sirimau yang secara rutin melayani rute wilayah Papua guna mendukung konektivitas dan mobilitas masyarakat di kawasan tersebut.
Sebagaimana arahan Kementerian BUMN, PELNI terus memainkan peran strategis dalam menjaga konektivitas nasional dan terus menambah channel penjualan maupun pembayaran tiket untuk memudahkan akses dan pilihan masyarakat. (Arry/) Oryza)











