- Pelindo Hadir Restorasi Terumbu Karang dan Pemberdayaan Masyarakat Pesisir di Labuan Bajo
- Moncer Trafik Petikemas IPC TPK Tembus 1,49 Juta TEUs
- Sebagai Kekuatan Sosial dan Budaya, Ketua IKANAS Erwan Rozadi Ajak Keluarga Besar Nasution Bangun Sumut
- Hanyut ke Kalbar, Kapal Ikan Malaysia Dikawal Kodaeral XII Pulang Disambut APPM di Perbatasan
- Dampak Pemadaman Listrik di Sumut, Bobby Nasution Desak PLN Beri Kompensasi
- Kadet AAL Tampil di Hari Besar Rusia 2026, Genderang Sulung Gita Jala Taruna Memukau
- KKP Bawa Kembali Produk Perikanan Budi Daya Masuk Pasar Uni Eropa
- Ketika Kekuasaan Tidak Terawasi maka Kemanusiaan akan Menjadi Korban
- Operasi Gugus Tempur Laut, KRI Imam Bonjol Amankan 10 ABK Kapal Ikan Diduga Pakai Sabu
- Bareskrim Polri Sita Pabrik Pemurnian Emas di Sidoarjo, Diduga Tampung Hasil Tambang Ilegal
Seminar Nasional dan Rakernas Dewan Komisaris BPD Se-Indonesia, Ini yang Dibahas

Keterangan Gambar : Forum Komunikasi Dewan Komisaris Bank Pembangunan Daerah Seluruh Indonesia menggelar seminar nasional dan rapat kerja nasional di Surakarta. Foto: ist
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: Forum Komunikasi Dewan Komisaris Bank Pembangunan Daerah Seluruh Indonesia (FKDK BPDSI) menyelenggarakan Seminar Nasional dan Rapat Kerja Nasional di UNS Tower, Surakarta, Kamis (5/12/2024).
Ketua Umum FKDK BPDSI, Prof. Dr. Drs. H. Barullah Akbar, MBA, mengatakan acara ini adalah even terakhir dalam menuntaskan program kerja di tahun 2024. Tujuannya adalah untuk mengoptimalkan BPD dalam merespon Market Conduct atau perilaku pelaku usaha jasa keuangan (PUSK) dimana pengawasan market conduct dilakukan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam melindungi konsumen.
Baca Lainnya :
- Kunjungi Pelabuhan Balikpapan, Delegasi Misi Bisnis Spanyol Lirik Peluang Investasi0
- Go Internatinal, 40 Pengusaha UKM Ikuti House of Handicraft Indonesia di Tokyo 0
- Maritimepreneur, Dorong UMKM Kerupuk Ikan Payus Naik Kelas0
- Tanjung Priok Bikin Presiden Zanzibar Kesengsem, Kerja Sama Maritim dengan Pelindo0
- Pelindo Jasa Maritim Gandeng PT KRMBS Kembangkan Potensi Maritim0
“Even ini juga untuk memperkuat kepemimpinan dan fungsi pengawasan dewan komisaris dalam mengawal BPD agar dapat berkontribusi terhadap pembangunan di daerah masing-masing,” ujar Barullah yang juga Komisaris Utama Bank DKI.
Menurutnya ada tiga domain atau unsur yang bisa membuat BPD berlari kencang. Ketuga unsur tersebut yakni gubernur sebagai pemilik perusahaan, Kementerian Dalam Negeri sebagai Regulator, kemudian Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
“Nah tiga unsur ini barangkali bisa menstimulir mendorong dewan komisaris maupun direksi untuk harmonisasi peraturan perundang undangan sehingga sustainability struktur organisasi yang merupakan Governance Risk Control yang paling utama di lingkungan perbankan dapat berjalan dengan lancar,” tambah Prof BA, sapaan akrabnya.
Sekinar dan rakernas ini mengusung tema “Optimasi Peran Dewan Komisaris dalam Implementasi Market Conduct Dalam Rangka Perlindungan Konsumen BPDSI dan Leadership Program bagi Dewan Komisaris BPDSI”.
Seminar dan rakernas FKDK BPDSI menghadirkan sejumlah pembicara ternama di antaranya Dr. Friderica Widyasari Dewi, SE, MBA, perwakilan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta para ahli di bidang perbankan seperti Drs. Horas Maurits Panjaitan dengan bahasan Harmonisasi Regulasi BUMD Perbankan. Pembicara lainnya, Edi Setiadi dengan bahasan Membangun Pondasi, memelihara stabilitas dan kesinambungan Kepemimpinan di BPD. (Fat/Oryza)











