- Pelindo Dukung Percepatan PSEL untuk Solusi Sampah Berkelanjutan, Siapkan Lahan di Bali
- Kinerja Pelindo Terminal Petikemas Tren Positif di Tengah Gejolak Global, 10 Terminal Lampaui Target
- Program Her Impact, Pelindo Group Dorong UMKM Perempuan Menuju Transformasi Digital
- Bakti PELNI untuk Sekolah Anak Jalanan, Siswa Yatim dan Panti Sosial
- Command Center Tanjung Priok Ditutup Arus Logistik Nasional Lancar
- Perkuat Budaya Integritas, Pelindo Regional 4 Gelar Program TWG Angkat Tema ISO 37001
- Tali Asih PWI Pusat untuk Keluarga Almarhum Zulmansyah Sekedang
- Tim SFQR Gagalkan Penyelundupan 5.859 Ekor Benih Bening Lobster di Cilacap
- Ekspor Jambi US$152,9 Juta, Dongkrak Pertumbuhan Arus Peti Kemas IPC TPK Jambi Tumbuh 22,5% Maret 2026
- Harapan Baru Ekosistem Laut Kepulauan Seribu Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Kick-off Konservasi Flora dan Fauna
Sambut Ramadhan dan HUT KSO TPK Koja, Donor Darah, Peserta Antusias

Keterangan Gambar : Tim Humas TPK Koja Zul Harramain dan Supriadi pada acara donor darah. Foto: Property of Indonesiamaritimenews.com
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: Menyambut Ramadhan dan HUT KSO TPK Koja, korporasi mengadakan Donor Darah tahun 2025 bekerja sama dengan PMI DKI Jakarta.
Peserta kegiatan donor darah tahun ini lebih banyak, jumlahnya miningkat dari tahun sebelumya.
Baca Lainnya :
- Pelindo Group Wilayah Kerja Makassar Sabet Penghargaan Kinerja P2K30
- STIP Sosialisasikan Pemenuhan Aspek Keselamatan Kapal, Diapresiasi KSOP Sunda Kelapa0
- Kunjungan Kapal di Tanjung Emas Meningkat, Pelindo Terminal Petikemas Tambah 2 Alat Berat0
- Target 2025, Kuatkan Layanan Terintegrasi & Mitra Strategis Bisnis, Ini Langkah PTP Non Petikemas0
- Penutupan Bulan K3 Nasional, Terminal Teluk Lamong Gelar Lomba Tanggap Darurat0
"Acara ini diadakan setiap tahun. Peserta yang berhasil diambil darahnya biasanya di bawah 80 pendonor namun tahun ini di atas 80-an," jelas Zul Harramain Humas Koja di sela-sela berbagai kegiatannya, di Lt.V Gedung Kantor KSO TPK Koja, Kamis (27/2/25) di Jakarta.
Walaupun, lanjut Zul, peserta yang mendaftar bisa mencapai sembilan puluh bahkan sampai dengan seratus orang lebih, "Namun yang berhasil diambil darahnya, Di bawah 80 pendonor namun tahun 2025 ini mencapai 81 pendonor."
"Ada beberapa hal penyebab darah tidak diambil, diataranya darah pendonor kental atau kolesterolnya tinggi," terang Zul bersama Tim Humas Harley dan Supriadi.
Pendonor sebelum diambil darahnya wajib memenuhi syarat yang telah ditetapkan pihak PMI, diantaranya tekanan darah, berat badan dan tidur yang cukup.
Peserta pendonor dari pekerja struktural dan non struktural. Kegiatan ini untuk meningkatan kesadaran pekerja dan berbagai kalangan masyarakat betapa pentingnya setetes darah bagi yang membutuhkan
Peserta antusias. Donor darah yang diikuti pekerja ini terlaksana atas kerja sama KSO TPK Koja dengan Palang merah Indonesia (PMI) DKI Jakarta yang menjadi agenda rutin. (Arry/Oryza)











