- PELNI dan Pelindo Buka Posko Bersama di Tanjung Priok, Gratis Kirim Bantuan Bencana NTT
- Kemnaker Perkuat Kompetensi Pemandu Wisata Gunung di NTB
- Siap-Siap! Kemnaker Bakal Buka Pendaftaran MagangHub Angkatan II Batch2
- Wapres Gibran Tinjau Pelabuhan Maumere, Pantau Dampak Gempa NTT
- Lewat Jalur Udara, TNI AL Percepat Distribusi Bantuan Logistik untuk Masyarakat NTT
- KM Tidar Bawa 41 Koli Barang Bantuan untuk Korban Gempa NTT
- Meski Terdampak Gempa, Pelindo Tetap Gerak Cepat Bantu Warga Flores
- TNI AL Kerahkan 5 Kapal Perang, 2 Helikopter dan Ratusan Prajurit di Lokasi Gempa Bumi NTT
- The North Green Movement IPC TPK Dukung Rehabilitasi Mangrove Nasional
- Lagi, TNI AL Gagalkan Penyelundupan 75,7 Ton Pasir Timah di Bangka Belitung
Pelindo Dukung Percepatan PSEL untuk Solusi Sampah Berkelanjutan, Siapkan Lahan di Bali

Keterangan Gambar : Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tahap pertama pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) dihadiri Wakil Direktur Utama Pelindo, Drajat Sulistyo. Foto: Pelindo
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo turut serta dalam penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tahap pertama pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL).
Program ini merupakan inisiatif Pemerintah sebagai solusi pengelolaan sampah yang ramah lingkungan sekaligus menghasilkan energi listrik yang bersih dan berkelanjutan.
Penandatanganan kerja sama dilaksanakan di Gedung Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Jakarta, pada Selasa (21/4/2026). PKS ini merupakan bagian dari percepatan implementasi Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2025 tentang Penanganan Sampah Perkotaan melalui Pengolahan Sampah menjadi Energi Terbarukan berbasis teknologi ramah lingkungan.
Dalam program ini, Pelindo menyiapkan lahan di area Benoa, Bali, sebagai lokasi pembangunan fasilitas PSEL, bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Bali dan Pemerintah Kota Denpasar.
Wakil Direktur Utama Pelindo, Drajat Sulistyo, menyampaikan bahwa keterlibatan Pelindo dalam proyek ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung agenda keberlanjutan nasional sekaligus memperkuat peran pelabuhan sebagai ekosistem logistik yang ramah lingkungan.
“Pelindo berkomitmen untuk mendukung penuh program pemerintah dalam penanganan sampah melalui pengembangan PSEL. Kami turut menyiapkan lahan HPL Pelindo di area Benoa sebagai bentuk kontribusi nyata perusahaan dalam mendorong pengelolaan sampah yang lebih modern dan berkelanjutan,” ujar Drajat dalam keterangan tertulisnya.
Melalui kolaborasi lintas sektor antara BUMN dan pemerintah daerah, pembangunan PSEL diharapkan mampu menjadi solusi jangka panjang dalam mengurangi volume sampah perkotaan sekaligus mendukung transisi menuju energi bersih di Indonesia. (Bow/Mar)











