- Presiden Prabowo Pamit dari Ketua Umum IPSI: Seorang Pendekar adalah Sampai Nafas Terakhir
- Hasil Survei Kepuasan Publik: ASDP Sukses Kelola Mudik Lebaran 2026
- ASDP Perkuat Layanan dan Konektivitas Tarakan–Sebawang, Berikut Daftar Tarif Setelah Penyesuaian
- Upaya Penyelundupan Ballpress Jaringan Lintas Negara Dibongkar TNI AL di Tarakan
- Munas IKANAS 2026 Berjalan Alot, H. Saipullah Nasution Terpilih Kembali Ketua Umum
- Retail Modern Menggurita, 60 Juta Usaha Kecil Terancam Gulung Tikar
- Keren! Pesawat Presiden Prabowo Dikawal Empat F-16 dan Dua T50 Golden Eagle
- Dorong Implementasi Ocean Accounting, Indonesia Prakarsai Bogor Action Plan
- Tren Kunjungan Kapal dan Arus Petikemas Sebelum & Pasca Lebaran di Lingkungn IPC TPK, Pola Distribusi Logistik Berubah
- Ketegangan Geopolitik dan Ancaman El Nino, KKP Pastikan Stok Ikan Aman
Sah! Akhmad Munir Pimpin PWI Pusat 2025-2030, Atal Ketua DK

Keterangan Gambar : Akhmad Munir (kiri) dan Atal S. Depari. Foto: ist
Indonesiamaritimenews.com (IMN), CIKARANG: Akhmad Munir, terpilih sebagai Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat periode 2025–2030. Direktur Utama LKBN ANTARA itu meraup 52 suara, sedangkan lawannya Hendry Ch Bangun mendapat 35 suara.
Pemilihan berlangsung pada Kongres PWI 2025 di Balai Pelatihan dan Pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (BPPTIK) Komdigi, Cikarang, Jawa Barat, Sabtu (30/8/2025) malam.
Dalam kongres yang sama, Atal S. Depari terpilih sebagai Ketua Dewan Kehormatan (DK) PWI Pusat setelah unggul tipis dengan 44 suara mengalahkan rivalnya, Sihoni HT yang mendapat 42 suara.
Baca Lainnya :
- Kadispenal Hadiri Anugerah Jurnalistik MHT PWI Jaya 2025, Apresiasi ke Pemenang0
- Bakti Sosial TNI AL di Sukabumi: Pengobatan Gratis, Makan Bergizi, Warga Gembira0
- Duet Akhmad Munir dan Atal Depari, Caketum dan Calon Ketua DK PWI Pusat 2025-20300
- Pelni dan Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran KM Dorolonda Saat Docking di Tanjung Priok0
- Jasad Korban Terakhir Kecelakaan Kapal Fastboat Bali Dolphin Cruise 2 di Sanur Ditemukan 0
Usai penghitungan suara, suasana kongres langsung riuh dengan sorak gembira para anggota PWI yang hadir. Akhmad Munir bersama Atal Depari kemudian dikalungkan selendang sutera khas Bugis sebagai simbol kemenangan. Kemenangan Munir sekaligus menandai babak baru kepemimpinan PWI, organisasi wartawan tertua di Indonesia.
Setelah itu Munir memimpin rapat pleno ketiga Kongres Persatuan dan menetapkan tiga formatur untuk membentuk kepengurusan PWI Pusat periode 2025–2030. Ketiga formatur itu adalah: Fathurrahman mewakili wilayah Sumatera, Lutfil Hakim mewakili Pulau Jawa, serta Sarjono mewakili wilayah Sulawesi. Mereka akan bekerja selama 30 hari untuk membentuk kepengurusan.
Apresiasi Komdigi
Dalam sambutannya, Munir dan Atal kompak menyampaikan apresiasi kepada Dewan Pers dan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) yang hadir dan memberi dukungan penuh terhadap jalannya kongres.
“Kami berterima kasih kepada Dewan Pers dan Komdigi yang sejak awal bersama PWI menjaga semangat kebersamaan. Kehadiran mereka menjadi dorongan moral sekaligus pengingat bahwa pers punya tanggung jawab besar bagi bangsa,” ujar Munir.
Munir menegaskan komitmennya menjadikan PWI sebagai organisasi pers yang solid dan modern. "Kita akan bersama-sama memperkuat peran PWI dalam melindungi kebebasan pers sekaligus meningkatkan profesionalisme dan kesejahteraan wartawan,” kata Munir.
Marwah Organisasi
Ketua DK (Dewan Kehormaran) terpilih, Atal S Depari menambahkan, kolaborasi erat antara organisasi pers, Dewan Pers, dan pemerintah adalah kunci menjaga kualitas demokrasi.
"Kami sangat menghargai dukungan dari Komdigi dan Dewan Pers. Dengan sinergi ini, PWI bisa terus menjaga marwah pers dan meningkatkan integritas wartawan,” kata Atal.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga marwah organisasi dan tegaknya kode etik jurnalistik. “Dewan Kehormatan PWI adalah benteng moral. Kita harus memastikan wartawan tetap bekerja sesuai etika dan prinsip demokrasi,” ujarnya.
Dengan kepemimpinan baru ini, Munir dan Atal yakin PWI akan berperan strategis sebagai wadah profesional wartawan sekaligus pilar penting demokrasi Indonesia.
Hadir dalam acara tersebut tersebut Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi) Nezar Patria, Dirjen Komunikasi Publik dan Media Komdigi Fifi Aleyda Yahya, Ketua Dewan Pers Komaruddin Hidayat, Wakil Ketua Dewan Pers Totok Suryanto yang juga anggota Steering Committee Kongres, serta anggota Dewan Pers Dahlan Dahi. (Bow/Oryza)











