- Disergap TNI AL, Kapal Penyelundup Balpress dan Rokok Bodong Tak Berkutik
- KNMP di NTT-NTB Mampu Dongkrak Ekonomi Daerah Rp29,2 Miliar Tiap Tahun
- Angkutan Lebaran 2026, Menhub Cek Kesiapan Armada Kapal dan Pelabuhan di Maluku Utara
- Menteri Trenggono Dorong Pengembangan Budidaya Kerang Mutiara di Pulau Bungin
- PTP Nonpetikemas Cabang Banten, Ekspor Perdana Wind Mill Tower ke Kanada
- Sertifikasi Kompetensi Digital, IPC TPK Dorong Generasi Muda Pesisir Mandiri
- Arus Logistik Meningkat, Merauke Butuh Depo Peti Kemas di Luar Pelabuhan
- Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Indonesia Timur, KKP Terjunkan 87 Surveyor
- Perkuat Layanan Petikemas Teluk Bayur, IPC TPK Tambah Reach Stacker
- PELNI Sambut Mudik Lebaran 2026: Layanan Berkualitas, Penumpang Nyaman, Ada Sarapan Nusantara
Relive Shirt: Kaos Kesehatan Inovatif Jepang, Pertama di Dunia, Segera Hadir di Indonesia

Keterangan Gambar : Setelah sukses di Jepang dengan penjualan lebih dari empat juta unit sejak 2019, kini kaos inovatif Relive Shirt (Relive Wear) segera hadir di Indonesia. Kaos kesehatan ini mampu melancarkan sirkulasi darah. Foto: ist
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: Setelah sukses di Jepang dengan penjualan lebih dari empat juta unit sejak 2019, kini kaos inovatif Relive Shirt (Relive Wear) segera hadir di Indonesia.
Produk ini akan diperkenalkan secara resmi pada acara Indonesia Sports Synergy Summit pada 5–7 September 2025 di Jakarta Convention Center (JCC).
Produk ini dipasarkan di Indonesia karena negara ini menempati jumlah penduduk terbesar di kawasan Asia. Penduduk kelas menengah ke atas terus naik yang tentunya otomatis mereka membutuhkan kesehatan tubuh.
Baca Lainnya :
- Program Pelita TJSL, Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Cegah Stunting Ibu-ibu Hamil0
- TPK Bitung Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis, TKBM Sambut Gembira0
- Pemeriksaan Kesehatan Gratis 500 Pekerja Pelabuhan Makassar, Pelindo: TKBM Pahlawan Logistik0
- Bakti Kesehatan Hari Anak Nasional 2025 Bersama TNI AL, Senyum Menatap Masa Depan0
- Klinik Utama Sentra Maritim Medika, Tonggak Layanan Kesehatan Pekerja Maritim dan Masyarakat0
"Harga dan Ketersediaan di Indonesia kini sudah menjadi preoritas," kata perwakilan Relive Indonesia, Richard Susilo yang juga CEO Office Promosi Ltd., Tokyo, Japan dalam keterangannya, Jumat (5/9/2025).
Ia mengatakan, Relive Shirt akan dipasarkan di Indonesia dengan harga khusus selama acara peluncuran di JCC (Jakarta Convention Centre Senayan). Varian yang tersedia mencakup model standar hingga seri premium dengan kandungan mineral lebih tinggi.
Relive Shirt bukan sekadar pakaian olah raga, melainkan juga bagian dari pengobatan kesehatan tubuh. Kaos ini dibuat dengan teknologi tekstil canggih Jepang yang menggabungkan konsep Indirect Taping berbasis teori meridian dari Pengobatan Tradisional Tiongkok (TCM) dengan mineral khusus turmalin dan terahertz.
Tingkatkan Sirkulasi Darah
Disebutkan, kaos ini dirancang untuk meningkatkan sirkulasi darah dan metabolisme, membantu relaksasi otot serta fleksibilitas, mempercepat pemulihan tubuh dan mengurangi stres.
"Sudah banyak warga Jepang menyakini bahwa kaos ini meningkatkan sirkulasi darah metabolisme. Oleh karenyanya, Teknologi Indirect Taping yang digunakan telah dipatenkan di Jepang (No. 6409143), sehingga Relive Shirt resmi milik Relive sebagai pionir dalam kategori functional wear," ungkap Richard Susilo.
Sejumlah uji klinis menunjukkan manfaat nyata Relive Shirt, di antaranya, peningkatan range of motion (ROM) hingga lebih dari 30%, peningkatan aliran darah hingga 49,8% berdasarkan uji ganda buta TFC Lab, pengurangan kekakuan otot serta peningkatan kualitas tidur.
Richard juga mengatakan, kaos ini di Jepang telah dipakai secara luas. Sejak 2017, Relive Shirt telah digunakan oleh atlet profesional (basket, voli, softball, balet). Kaos ini juga dipakai oleh pekerja fisik seperti petani, perawat, pekerja konstruksi, hingga kalangan lansia yang merasakan manfaat pemakaian sehari-hari.
“Kami percaya Relive Shirt dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat luas di Indonesia, khususnya lansia dan atlet, untuk menjaga kesehatan tubuh sekaligus mendukung performa terbaik mereka,” ujar perwakilan Relive Indonesia, Richard Susilo menutup pernyataanya. (Ril)











