- Lawan Illegal Fishing di Kepri, KKP Bangun 10 Kapal Pengawas Baru dan Dermaga
- Parade Surya Senja 2026 Perpaduan Kegagahan dan Kreativitas Seni, Tradisi Atraksi Taruna AAL
- IPC TPK Wujudkan Green Port, Fasilitasi Uji Emisi Gratis
- Gelar Program Generasi Melek Inklusi dan Literasi Keuangan, KKP Edukasi 30 Pelaku Usaha
- Terancam Punah, 21 Ekor Penyu Hijau Dilepasliarkan KKP ke Habitat Asli
- Pembekalan Capaja AAL, Kasal Tekankan Kuasai Teknologi dan Peperangan Multidomain
- RIMPAC 2026 di Hawaii, Dubes RI Kunjungi Prajurit Marinir TNI AL
- KKP Dukung Pengembangan Sektor Perikanan di Aceh Besar Pasca-Bencana Alam
- HUT ke- 13 IPC TPK Masyarakat Sekitar Pelabuhan Khitanan Massal Gratis
- Satgas ORRUDA 2026 Dilepas ke Rusia, Asah Kemampuan dengan Russian Navy
Pemeriksaan Kesehatan Gratis 500 Pekerja Pelabuhan Makassar, Pelindo: TKBM Pahlawan Logistik

Keterangan Gambar : PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 bersama Pelindo Regional 4 Makassar menggelar pemeriksaan kesehatan gratis bagi Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Pelabuhan Makassar. Foto: Pelindo
Indonesiamaritimenews.com (IMN), MAKASSAR: PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 bersama Pelindo Regional 4 Makassar menggelar pemeriksaan kesehatan gratis bagi Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Pelabuhan Makassar.
Kegiatan yang digelar dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-80 ini berlangsung selama dua hari, Rabu dan Kamis (13–14 Agustus 2025) di Terminal Penumpang Pelabuhan Makassar dengan melibatkan tim medis dan diikuti total 500 orang TKBM.
Program yang menjadi bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan ini menjadi wujud nyata kepedulian Pelindo terhadap kesehatan para pekerja pelabuhan yang menjadi ujung tombak kelancaran arus logistik nasional. Pemeriksaan meliputi pengukuran tekanan darah, gula darah, kolesterol, hingga konsultasi kesehatan umum serta edukasi pola hidup sehat.
Baca Lainnya :
- Diakui Dunia, Pelindo Kembali Masuk 500 Southeast Asia dan Peringkat ke-4 Shipping Industry0
- Membangun Asa Ekosistem Pelabuhan dan Logistik Nasional Terintegrasi serta Berdaya Saing Global0
- Semester I 2025, Arus Peti Kemas Tumbuh Lebih 6 %0
- TTL Implementasikan Terminal Booking Sistem di Seluruh Area Operasi0
- Kinerja Pelindo Multi Terminal Group Semester I Tumbuh Signifikan, Komoditas Gas Naik 24,1%0
Division Head SDM dan Umum Pelindo Regional 4, Rinto Saiful, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremonial HUT RI, melainkan bentuk apresiasi yang berkelanjutan.
“TKBM adalah pahlawan logistik yang memastikan barang dan komoditas vital tiba di tangan masyarakat. Kesehatan mereka adalah prioritas karena tanpa kondisi fisik yang prima, produktivitas dan keselamatan kerja dapat terganggu," kata Rinto.
"Melalui pemeriksaan gratis ini, kami ingin memastikan mereka mendapat akses layanan kesehatan yang mudah, cepat, dan tepat,” sambung dia.
General Manager Pelindo Regional 4 Makassar, Iwan Sjarifuddin, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Pelindo dalam membangun ekosistem pelabuhan yang sehat, aman, dan produktif.
“Kami bersinergi dengan berbagai pihak, termasuk tim medis yang berpengalaman, untuk menghadirkan layanan yang berkualitas. Tidak hanya pemeriksaan, para TKBM juga mendapatkan edukasi pencegahan penyakit dan tips menjaga stamina di tengah beban kerja fisik yang berat. Kegiatan ini diharapkan menjadi agenda rutin tahunan,” ujarnya.
Disambut Antusias
Para TKBM menyambut kegiatan ini dengan antusias. Salah satu peserta, Rahman (45), mengaku terbantu dengan adanya layanan ini.
“Kerja bongkar muat itu berat, kadang kami lupa periksa kesehatan karena sibuk. Alhamdulillah, dengan kegiatan ini kami bisa tahu kondisi badan dan dapat saran langsung dari dokter. Terima kasih Pelindo, semoga sering diadakan,” tuturnya.
Melalui program yang juga menjadi bagian dari AKHLAK BUMN ini, Pelindo Regional 4 berharap dapat meningkatkan kesadaran kesehatan di kalangan pekerja pelabuhan, sekaligus mempererat hubungan kekeluargaan antara manajemen dan TKBM.
Momentum HUT RI ke-80 menjadi pengingat bahwa kemerdekaan tidak hanya diukur dari sisi politik dan ekonomi, tetapi juga dari kesehatan dan kesejahteraan rakyatnya. (Arry/Oryza)











