- Diserang Israel, Anggota TNI Satgas UNIFIL Gugur di Lebanon
- Presiden Prabowo Kunjungan Resmi Perdana ke Jepang
- Dua Kapal Perang Kerajaan Thailand Tinggalkan Jakarta, Dilepas Kodaeral III
- Melintasi Samudra Hindia, Ini yang Dilakukan Taruna AAL dan ASEAN Plus Cadet Sail di KRI Bima Suci
- KRI Bima Suci Tuntaskan Etape Pertama, 52 Kadet dari 24 Negara Ikut Berlayar
- Tinjau Pelabuhan Penyeberangan Sumatera-Jawa, Menhub: Arus Balik di Bakauheni Lancar
- Rakor Lintas Sektoral, Pelindo Pastikan Kelancaran Kendaraan dan Logistik Pasca Idulfitri 2026
- H+7 Lebaran, PELNI Angkut 153 Ribu Penumpang Arus Balik
- Kuota Diskon Tiket PELNI Masih Tersedia 7,5 Persen, Ayo Manfaatkan
- Kekuatan Baru Armada TNI AL, KRI Prabu Siliwangi-321 Disambut Panglima TNI dan Kasal
Rakernas SPPI Bersatu: Peduli Kesejahteraan Pekerja dan Keberlangsungan Perusahaan

Keterangan Gambar : Sesi diskusi Direktur Utama Pelindo dengan SPPI Bersatu.Foto: Pelindo
Indonesiamaritimenews.com (IMN), BOGOR: Serikat Pekerja Pelabuhan Indonesia Bersatu (SPPI Bersatu) terus konsisten dalam menunjukkan kematangan sikap berorganisasi serta kepedulian pada Pelindo. SPPI Bersatu juga mempunyai sikap tegas terhadap kebijakan manajemen yang perlu dikritisi.
Seperti diketahui, organisasi ini merupakan wadah berserikat para pekerja PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo.
Baca Lainnya :
- Target 2025, Kuatkan Layanan Terintegrasi & Mitra Strategis Bisnis, Ini Langkah PTP Non Petikemas0
- Singgah Perdana, PELNI Hadirkan KM Dorolonda di Pelabuhan Waren0
- Perkuat Distribusi Logistik Nasional, Pelni Ajak Pengusaha Ekspedisi Pahami Aplikasi SITOLAUT0
- Pesona Singkil-Aceh, ASDP Ajak Naik Ferry Jelajahi Gerbang Destinasi Wisata0
- Pelindo Tebar 1.000 Rompi Safety ke Sopir JPT, Budayakan Keselamatan Kerja0
Dewan Pimpinan Pusat (DPP) SPPI Bersatu yang dilantik dan dikukuhkan pada tanggal 24 Februari 2025 di Ciawi, langsung melanjutkan agenda pelaksanaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Ke-1 pada tanggal 24-25 Februari 2025 di Ciawi, Bogor.
Dalam acara Rakernas Ke-1 yang dijalankan dengan semangat sederhana dan efisiensi, para Pengurus DPP SPPI Bersatu yang berasal dari berbagai wilayah Indonesia konsisten melakukan diskusi konstruktif dalam merumuskan isu-isu strategis di perusahaan, baik untuk kepentingan pekerja dan bagi perusahaan.
Ketua Umum SPPI Bersatu, Dodi Nurdiana dalam arahannya menekankan Rakernas ini menjadi momen penting pembahasan isu strategis dan perumusan program bagi seluruh pekerja se-Indonesia dan juga bagi perusahaan.
"Pengelolaan setiap isu strategis dan perumusan program yang agar dijalankan dengan rasa penuh tanggung jawab, tetap memperhatikan keseimbangan antara kesejahteraan Pekerja dan keberlangsungan Perusahaan kedepannya," ujar Dodi.
“Menyoroti rencana penggabungan Pelni dan ASDP ke Pelindo, SPPI Bersatu akan terus memantau arah kebijakan dan hingga saat ini kami menilai rencana penggabungan tersebut belum tepat mengingat Pelindo masih berbenah pasca merger terkait harmonisasi kesejahteraan Pekerja,” tegas Dodi.
Dodi menambahkan, SPPI Bersatu tentu mempunyai sikap tegas terhadap kebijakan manajemen yang perlu dikritisi tentunya melalui kajian dan pemikiran. "Program-program yang disusun di Rakernas ke-1 ini bertujuan untuk menghidupkan organisasi baik dari tingkat Pusat hingga seluruh wilayah kerja PT Pelabuhan Indonesia (Persero)," tambah Dodi.
SPPI Bersatu berkomitmen untuk mendukung kebijakan Manajemen yang sejalan dengan produktivitas pekerja dan akan bersikap tegas jika kebijakan Manajemen melanggar Perjanjian Kerja Bersama (PKB). "Tahun 2025 ini merupakan tahun berakhirnya PKB eksisting, dan SPPI Bersatu akan segera melakukan persiapan untuk pembahasan penyempurnaan PKB tersebut," pungkas Dodi.
Sekretaris Jenderal SPPI Bersatu, Kamal Akhyar menambahkan, selain perumusan program kerja, Rakernas ke-1 ini merupakan momen kaderisasi bagi para Pengurus muda dan mewujudkan tujuan jangka panjang organisasi.
"Peran aktif dan konsistensi dari para Pengurus DPP dan seluruh DPC sangat penting untuk menghasilkan para kader-kader penerus yang meneruskan tongkat estafet organisasi ini dan membawa perusahaan menuju kesuksesan yang lebih besar di masa depan," tutup Kamal. (Bow/Oryza)











