- Kepulauan Seribu Sabet Dukcapil Prima Award, Peringkat Pertama Aktivasi IKD Terbaik Nasional
- Waah.. Kemarau Membawa Berkah, Hasil Panen Nelayan Jakarta Melimpah
- Kunjungan Hangat Komandan KRI -GNR 332 ke Pejabat Pemerintah dan Militer di Yokosuka Jepang
- Arus Barang Pelindo Bengkulu Tumbuh 35,6 Persen, Menguatkan Peran Pelabuhan bagi Perekonomian Daerah
- Modus Keramba Apung, Penyelundupan 1,6 Ton Pasir Timah Digagalkan TNI AL
- Munas FSP, Menaker: Pemerintah, Pengusaha dan Pekerja Terus Bangun Dialog
- Menaker: Penyandang Disabilitas Harus Mendapat Kesempatan Kerja Setara
- Delegasi Madagaskar Tinjau Operasional Layanan Bongkar Muat Berbasis Digital di IPC TPK
- Pelindo Operasikan Terminal 2 Petikemas, Produktivitas Pelabuhan Tanjung Priok Kian Menggeliat
- Perahu terbalik, 2 Nelayan Diselamatkan Prajurit KRI BHT-370 di Selat Madura
Program Induk Udang Unggul NuSa Dewa Siap Topang Target Produksi Nasional 2 Ton Tahun 2024

Keterangan Gambar : Foto: dok. KKP
Indonesiamaritimenews.com (IMN),KARANGASEM - Program induk udang vaname unggul Nusa Dewa yang diluncurkan Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono pada tahun lalu, menunjukkan progres cukup signifikan. Program inj siap menopang peningkatan produksi udang nasional.
Hal ini terungkap dalam kunjungan kembali Menteri Trenggono ke Balai Produksi Induk Udang Unggul dan Kekerangan (BPIU2K) di Karangasem, Bali, (24/1/2023). Di unit pelaksana teknis (UPT) Ditjen Perikanan Budidaya inilah program induk udang unggul dijalankan.
"Ini kali kedua saya ke sini untuk memastikan dan saya surprise ternyata bukan hanya udang yang semakin baik pembangunannya atau risetnya, tapi juga ada abalone yang sudah bisa dikembangkan yang menurut saya ini satu potensi ekonomi yang bisa dilakukan masyarakat," kata Trenggono dalam keterangan tertulis, Rabu (25/1/2023).
Baca Lainnya :
- Ikan Paus Mati Terdampar di Bali, Dikuburkan Menggunakan Alat Berat0
- Lieus Sungkharisma Meninggal Dunia, Fadli Zon: Aktivis yang Berani Bicara dan Bersikap0
- Komitmen David P Sirait Dirut IPC TPK: Terus Melakukan Inovasi dan Terobosan 0
- Kinerja Operasional dan Keuangan IPC TPK Tahun 2022 Meningkat.0
- Sah Menjadi Warga Kehormatan Korps Marinir TNI AL, Puan Maharani: Bangga Banget0
Progres program yang diluncurkan pada Oktober 2022 tersebut menunjukkan tingkat produktivitas yang baik melalui program induk udang unggul NuSa Dewa berdasarkan hasil uji performa multilokasi.
Selain induk udang, yang menjadi concernnya juga adalah soal pakan. Pengembangan terus dilakukan melalui balai-balai budidaya KKP untuk mendorong kemandirian perikanan budidaya di dalam negeri mulai dari induk, pakan, serta teknologi pendukung produktivitas lainnya.
"Jadi bukan hanya soal pembesarannya saja atau produksinya saja, tapi juga bagaimana pakan yang paling penting. Bagaimana membangun induk yang baik sampai akhirnya kita memiliki kemandirian," bebernya.
SINERGI
Trenggono mengajak pemerintah daerah bersinergi mengembangkan budidaya udang karena nilai jualnya tinggi di pasar lokal maupun global. Pemerintah menargetkan produksi udang nasional 2 juta ton pada tahun 2024.
"Saya tadi juga sudah bicara sama pak wakil bupati, dan kepala dinas provinsi dan kabupaten untuk karena nilai ekonominya tinggi sekali, dan permintaannya juga bagus bukan hanya lokal tapi juga nasional. Ini yang bisa kita kembangkan," pungkasnya.
Dalam kunjungan kerja tersebut Menteri Trenggono didampingi Wakil Bupati Karang Asem I Wayan Artha Dipa dan Dirjen Perikanan Budidaya KKP, Tb Haeru Rahayu. (Ted/Oryza)











