Lampung Dipilih Jadi Pangkalan Kapal Induk KRI Sriwijaya-100, Kasal Ungkap Alasannya

By Indonesia Maritime News 19 Sep 2026, 02:48:19 WIB Hankam
Lampung Dipilih Jadi Pangkalan Kapal Induk KRI Sriwijaya-100, Kasal Ungkap Alasannya

Keterangan Gambar : ITS Giuseppe Garibaldi, kapal induk pertama RI yang akan diberi nama KRI Sriwijaya-100 nantinya akan memiliki pangkalan di Lampung. Foto: Dispenal


Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: Provinsi Lampung dipilih menjadi pangkalan ITS Giuseppe Garibaldi, kapal induk pertama RI yang akan diberi nama KRI Sriwijaya-100. Perairan Lampung dinilai cocok menjadi dermaga sandar kapal induk tersebut.

Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali mengatakan Lampung sedang disiapkan untuk menjadi pangkalan KRI Sriwijaya-100.

"Lampung sedang kita siapkan. Dalam paralel kita sedang siapkan juga pangkalannya untuk di Lampung," kata Kasal usai acara penyambutan kedatangan ITS Giuseppe Garibaldi di Pelabuhan Tanjung Priok, Jumat (18/9/2026).

Baca Lainnya :

Kasal mengungkapkan keunggulan Lampung hingga dipilih menjadi pangkalan kapal induk KRI Sriwijaya-100. "Lampung kenapa kita pilih. Karena situasi geografisnya sangat memungkinkan, kedalamannya juga cukup, draftnya sekitar 8 meter, akses navigasinya bagus, agak terlindung juga," ungkap Kasal.

"Tapi ada pangkalan-pangkalan lain yang kita siapkan. Nanti kita pertimbangkan lagi," sambung Kasal.

Seperti diketahui, TNI AL mendapat hibah kapal induk ITS Giuseppe Garibaldi dari Italia. Kapal induk ringan ITS Giuseppe Garibaldi tiba di Jakarta, Jumat (18/9/2026) pagi dan disambut oleh Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin dan para pejabat lainnya.

Kapal berjenis Through-deck Aviation Cruiser tersebut menempuh pelayaran lintas benua dari Pelabuhan Taranto, Italia, sejak 24 Agustus 2026. Pelayaran sejauh 6.870 Nautical Mile melintasi Terusan Suez, Laut Merah, dan Samudra Hindia hingga masuk perairan Indonesia melalui ALKI I pada Kamis (17/9/2026).

Selama pelayaran di perairan Nusantara, kapal dikawal ketat unsur KRI TNI AL hingga tiba dengan aman di Dermaga 107 Tanjung Priok. Kapal ini akan berganti nama menjadi KRI Sriwijaya-100 setelah secara resmi diserahkan kepada TNI AL pada 24 September mendatang.

Adapun klasifikasi dari ITS Giuseppe Garibaldi ini yaitu memiliki panjang 180,2 meter, lebar 33,4 meter, draft 6,7 meter. dan berat 13.850 Ton. Dengan sistem pendorong yang terdiri dari Combined Gas Turbine and Gas Turbine (COGAG) dan 4 Turbin Gas General Electric/Avio LM2500, kapal ini menghasilkan daya 81.000 tenaga kuda dengan kecepatan maksimal 30 knot.

Jarak jelajah ITS Giuseppe Garibaldi mencapai 7.000 mil laut pada kecepatan ekonomis 20 knot. Sedangkan kapasitas angkutnya sanggup membawa lebih dari 10-18 helikopter kelas menengah/berat, drone serta mengakomodasi hingga 830 personel. (Arry/Mar)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook