Breaking News
- Pascagempa Flores, ASDP Perkuat Keselamatan Kapal dan Pelabuhan
- Dorong UMKM dan Ekonomi Berkelanjutan, Ketum PWI Pusat: Modal Ventura Harus Diperkuat
- Menembus Lokasi Terisolasi di NTT, Lanal Maumere Kerahkan Rigid Buoyancy Boat
- KRI Bung Hatta-370 Salurkan 1,3 Ton Paket Bantuan untuk Korban Gempa NTT
- Rumput Laut dan Agar-agar Indonesia Bebas Tarif Tambahan Section 3 di AS
- Kampung Nelayan Merah Putih di Konawe Mulai Produktif, Kirim 8 Ton Ikan Kualitas Ekspor
- Keren! 17 Penyelam KKP, POSSI dan KABL Kibarkan Merah Putih di Bawah Laut Teluk Banten
- TNI AL Perkuat Sinergi Berantas Penyelundupan Narkoba di Perairan Kepri
- Bawa 2,6 Ton Sabu Cair, Kapal Berbendera Tanzania Dikepung Tim BNN, Bea Cukai dan Polda Kepri
- PELNI dan Pelindo Buka Posko Bersama di Tanjung Priok, Gratis Kirim Bantuan Bencana NTT
Sah Menjadi Warga Kehormatan Korps Marinir TNI AL, Puan Maharani: Bangga Banget

Keterangan Gambar : Ketua DPR RI Puan Maharani digendong Kowal usai menjadi Warga Kehormatan Korps Marinir. Foto: ist
Indonesiamaritimenews.com ( IMN),JAKARTA: Ketua DPR RI Puan Maharani bangga menjadi warga kehormatan Korps Marinir TNI Angkatan Laut. Puan mendapat baret ungu bersama sejumlah pejabat setelah mengikuti rangkaian simulasi perang Pulau Damar Besar, Kepulauan Seribu, Jakarta Utara, Selasa (24/1/2023).
Acara ini dipimpin langsung oleh Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono. Putri Megawati Soekarnoputri itu menerima brevet warga kehormatan Marinir di atas tank amfibi.
“Saya mengucapkan terima kasih atas penganugerahan saya sebagai warga kehormatan Korps Marinir,” kata Puan.
Ia diangkat sebagai Warga Kehormatan Marinir bersama Ketua MPR Bambang Soesatyo, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali, dan Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo.
Puan tercatat sebagai Ketua DPR RI dan perempuan pertama yang mendapat anugerah sebagai Warga Kehormatan Marinir. Dalam sambutannya Puan mengatakan ia sudah bisa merasakan bagaimana menjadi anggota kehormatan Marinir.
Meski mengikuti simulasi perang secara singkat, kata Puan, ternyata tidak mudah menjadi anggota Marinir. Harus memiliki mental dan keberanian yang kuat. "Tantangan ke depan tentu saja bukan semakin ringan, tapi semakin berat. DPR RI tentu saja mendukung penguatan alutsista di TNI dan Polri," kata Puan.
Bila ditanya pengalamannya, kata Puan, ia tentu merasa bangga. "Buat saya yang ternyata satu-satunya perempuan yang pernah jadi warga kehormatan Korps Marinir, bangga banget. Dan kita bisa perempuan itu punya keberanian," sambung Puan.
Puan juga mengatakan, mengikuti simulasi perang baginya merupakan pengalaman berharga. Ia ikut naik KRI, lalu tank amfibi dan melakukan pendaratan kemudian ikut pertempuran jarak dekat.
"Pembaretan ini tidak sekadar simbol, tapi tanggung jawab bagi saya untuk mengamalkan nilai-nilai prajurit Korps Marinir yang menjadi garda depan melindungi NKRI dan seluruh tumpah darah Indonesia,” tegasnya.
Di instagram pribadinya, Puan juga mengungkapkan kebanggaannya menjadi Warga Kehormatan Marinir. "SAH! Alhamdulillah tadi pagi sah menjadi anggota keluarga Korps Marinir setelah mendapat anugerah Warga Kehormatan Korps Marinir TNI AL," tulis Puan. (Riz/Oryza)
Write a Facebook Comment











