Kinerja Operasional dan Keuangan IPC TPK Tahun 2022 Meningkat.

By Indonesia Maritime News 25 Jan 2023, 06:39:11 WIB Pelabuhan
Kinerja  Operasional dan Keuangan  IPC TPK  Tahun 2022 Meningkat.

Keterangan Gambar : Dirut IPC TPK David P Sirait ( Tengah), Direktur Operasi dan Teknik Ahmad Mimbar ( kanan), Direktur Keuangan dan SDM Yanuar Evyanto ( kiri) pada acara Media Gathering IPC IPK, Jakarta, ( 24/1/23 ) .Foto: Property of Indonesiamaritimenews.com


Indonesiamaritimenews.com ( IMN), JAKARTA:IPC Terminal Petikemas/lPC TPK mencatat kinerja positif di tahun 2022. Kinerja di sisi keuangan dan operasional meningkat.

"Perseroan membukukan capaian kinerja operasional tumbuh 6% dibanding tahun sebelumnya atau 3% diatas RKAP, " ungkap Dirut IPC TPK David P Sirait  di Jakarta, Rabu (24/1/23).

Sementara kinerja keuangan, lanjut David,  tumbuh 14% dibanding tahun sebelumnya atau 10% diatas RKAP.

Baca Lainnya :

Pencapaian itu dilakukan dengan berbagai upaya.Berbagai strategi bisnis dilakukan untuk mendongkrak pertumbuhan kinerja perseroan.

Di antaranya  kualitas pelayanan dan value creation."Tahun 2022 kami fokus pada peningkatan kualitas pelayanan dan melakukan value creation melalui revenue enhancement diseluruh area kerja dan cost efficiency diberbagai lini. Kedua hal ini berhasil mendorong pertumbuhan kinerja perseroan." jelas David.

Dari Sisi operasional di tahun 2022 IPC TPK mencatat kinerja bongkar muat sebesar 2.879.1 18 TEUs meningkat dibanding tahun sebelumnya sebesar 2.720.810 TEUs dan diatas RKAP sebesar 2.802.441 TEUs.

Peningkatan produktivitas terminal terus dilakukan, dibulan November 2022 IPC TPK menembus rekor pelayanan kapal dengan mencatat 95,72 BSH (boxes/ship/hour) saat melayani MV MSC Regina di Terminal Operasi 3 Area Tanjung Priok 2 dengan mengoperasikan 7 Unit Quay Container Crane dimana melebihi target dari Dirjen Perhubungan Laut sebesar 55 BSH (boxes/ship/hour).

Kinerja keuangan IPC TPK pun meningkat dengan catatan pendapatan sebesar 2,85 Triliun dibanding tahun sebelumnya sebesar 2,51 Triliun. Angka ini diatas RKAP yang ditetapkan oleh pemegang saham sebesar 2,60 Triliun. Selain kinerja operasional yang terus didorong, cost efficiency juga dilakukan diberbagai lini salah satunya efisiensi pada penggunaan bahan bakar minyak (BBM) di 10 terminal yang dikelola IPC TPK.

Tercatat penurunan 2% pada rasio penggunaan BBM dibandingkan troughput petikemas dari 3,97 liter/TEUs ditahun 2021 menjadi 3,90 liter/TEUs ditahun 2022.( Arry/ Oryza)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment