- PELNI Rampungkan SisKomKap di 25 Kapal Penumpang, Konektivitas Pelayaran Lebih Optimal
- Disergap TNI AL, Kapal Penyelundup Balpress dan Rokok Bodong Tak Berkutik
- KNMP di NTT-NTB Mampu Dongkrak Ekonomi Daerah Rp29,2 Miliar Tiap Tahun
- Angkutan Lebaran 2026, Menhub Cek Kesiapan Armada Kapal dan Pelabuhan di Maluku Utara
- Menteri Trenggono Dorong Pengembangan Budidaya Kerang Mutiara di Pulau Bungin
- PTP Nonpetikemas Cabang Banten, Ekspor Perdana Wind Mill Tower ke Kanada
- Sertifikasi Kompetensi Digital, IPC TPK Dorong Generasi Muda Pesisir Mandiri
- Arus Logistik Meningkat, Merauke Butuh Depo Peti Kemas di Luar Pelabuhan
- Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Indonesia Timur, KKP Terjunkan 87 Surveyor
- Perkuat Layanan Petikemas Teluk Bayur, IPC TPK Tambah Reach Stacker
Produk Olahan Bandeng Berkualitas di Maros Dukung Program Makan Bergizi Gratis

Keterangan Gambar : Produk perikanan berkualitas di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG). Foto: KKP
Indonesiamaritimenews.com (IMN), MAROS: Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memastikan pasokan produk perikanan berkualitas di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, sebagai bentuk dukungan pada program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Balai KKP di wilayah tersebut bersama kelompok pengolah dan pemasar hasil perikanan (Poklahsar) Marlojaya, menyalurkan 910 ekor bandeng tanpa duri ke Stasiun Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Badan Gizi Nasional di Kecamatan Mandai.
Baca Lainnya :
- Peta Jalan Neraca Sumber Daya Laut, Strategi KKP Dukung Ketahanan Pangan Biru0
- Genjot Produktivitas Nelayan Terdampak Pagar Laut Tangerang, Ini Langkah KKP0
- KKP Tancap Gas Revitalisasi Tambak Pantura, Dukung MBG0
- Dorong Produksi Migas Nasional, KKP Terbitkan 298 Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang Laut0
- Cek Penerapan Cara Penanganan Ikan yang Baik di Kapal Perikanan, KKP Jemput Bola0
“Keterlibatan Polkahsar dalam penyediaan ikan olahan juga termasuk membuka peluang usaha bagi pelaku perikanan lokal. Ini langkah konkrit dalam pemberdayaan ekonomi berbasis perikanan,” ujar Kepala BPPSDM KP, I Nyoman Radiarta, dalam siaran resmi KKP di Jakarta, Rabu (12/2/2025).
Program MBG bertujuan memberikan makanan bernutrisi kepada anak-anak sekolah untuk meningkatkan kesehatan dan gizi mereka. Ikan dipilih karena kandungan nutrisinya yang tinggi, seperti omega-3, vitamin, dan mineral yang mendukung kecerdasan, daya ingat, serta kesehatan jantung. Program tersebut selaras dengan upaya KKP meningkatkan asupan protein ikan di kalangan anak-anak.
“Ikan adalah sumber protein berkualitas tinggi yang penting bagi tumbuh kembang anak. Kami ingin memastikan anak-anak mendapatkan asupan gizi yang baik dengan menu yang sehat dan lezat,” ujar Kepala Balai Riset Perikanan Budidaya Air Payau dan Penyuluhan Perikanan (BRPBAPPP) Maros, Indra Jaya Asad.
BRPBAPPP Maros melalui penyuluhnya selama ini ikut membina Polkahsar Marlojaya. Sebelumnya telah dilakukan uji coba pemesanan awal 20 Kg bandeng cabut duri hasil olahan Poklahsar Marlojaya. Hasilnya positif sehingga jumlah pemesanan ditingkatkan. Bandeng tanpa duri dipilih karena lebih aman dan mudah dikonsumsi anak-anak dan diharapkan meningkatkan minat konsumsi ikan sejak dini.
Kolaborasi antara BPPSDM KP melalui BRPBAPPP Maros, Poklahsar Marlojaya, dan Badan Gizi Nasional, diharapkan menjadi contoh sukses dalam meningkatkan gizi masyarakat sekaligus memberdayakan sektor perikanan lokal. Model ini kelak dapat diterapkan di daerah lain untuk mendukung ketahanan pangan berbasis perikanan di Indonesia.
Sebelumnya Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mengatakan, program makanan bergizi khususnya dengan menu ikan dapat mendukung hadirnya generasi emas Indonesia. Masuknya menu ikan dalam program makan bergizi pun akan memperkuat produktivitas sektor perikanan, serta memastikan anak-anak Indonesia mendapatkan asupan protein berkualitas. (Riz/Oryza)











