- Sarang Judol Jaringan Internasional Digerebek Bareskrim Polri, 321 WNA Diringkus
- Canangkan HUT Ke-499 Jakarta, Gubernur DKI Pramono Anung Deklarasi Gerakan Pilah Sampah
- TNI AL Kawal Indonesia Regatta Series I dan Kejurnas Layar 2026
- Didukung Penuh TNI AL, Kompetisi Indonesia Regatta Series II dan Kejurnas Layar 2026 Digelar
- 2 Ekor Burung Nuri dan 2 Tanduk Rusa Gagal Diselundupkan, Diamankan TNI AL di Pelabuhan Ambon
- KRI Bima Suci Sandar di Vietnam, Atraksi Genderang Suling Gita Jala Taruna Bikin Pengunjung Terpukau
- 9 Kapolda Diganti, Siapa Saja ?
- KRI Pulau Rimau-724 Berlabuh di Wakatobi, Danguskamla Koarmada II Pimpin Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026
- Tinjau Kampung Nelayan Merah Putih Letao Selatan Gorontalo, Presiden Prabowo: Saya Ingin Nelayan Sejahtera!
- Nangkap Ikan Pakai Bom, Kapal Nelayan Dibekuk Posal Singkawang
Penegasan Presiden Prabowo: Tidak Boleh Ada Mafia dalam Pemerintahan

Keterangan Gambar : Presiden Prabowo Subianto menyampaikan sambutan pada acara pemusnahan barang bukti narkoba di Lapangan Bhayangkara Mabes Polri, Rabu (29/10/2025). Foto: BPMI Setpres
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: Presiden Prabowo Subianto menegaskan, integritas dan persatuan nasional merupakan fondasi utama dalam membangun bangsa yang maju dan berdaulat.
Presiden menyoroti pentingnya menutup kebocoran kekayaan negara serta memberantas mafia di dalam sistem pemerintahan. Hal ini ditegaskan Presiden dalam sambutannya pada acara pemusnahan barang bukti narkoba di Lapangan Bhayangkara Mabes Polri, Jakarta, Rabu (29/20/2025).
Presiden menggambarkan, negara sebagai sebuah tubuh yang hidup, di mana kekayaan dan sumber daya alam berperan sebagai darah yang menjaga keberlangsungan bangsa.
Baca Lainnya :
- Program Ketahanan Pangan TNI AL di Lampung, Panen Cabe, Terong hingga Telur Ayam0
- Hari Sumpah Pemuda 2025, Presiden Prabowo: Kobarkan Semangat Persatuan dan Gotong Royong0
- TNI AL Panen Kedelai Varietas Garuda Merah Putih di Lampung, Dihadiri Menhan dan Mentan0
- Presiden Prabowo Hadiri KTT ke-47 ASEAN di Kuala Lumpur0
- Presiden Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan ASEAN0
Presiden Prabowo juga menegaskan bahwa pengelolaan sumber daya harus dilakukan dengan penuh tanggung jawab agar manfaatnya dirasakan oleh seluruh rakyat.
“Kalau sumber daya kita bocor, darah kita hilang. Kalau hilangnya terus-menerus, tahun-tahun-tahun, bertahun-tahun, berdekade-dekade, sudah pasti tidak usah orang pinter, tidak usah S3, untuk di ujungnya kita akan gagal sebagai suatu bangsa,” tegas Presiden Prabowo.
Ia juga menjelaskan bahwa salah satu prioritas awal pemerintahannya adalah mengidentifikasi dan mengamankan sumber kekayaan nasional agar tidak terus mengalir keluar negeri. Kepala Negara juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas lembaga dan semangat gotong royong dalam menegakkan hukum dan menyejahterakan rakyat.
“Kalau sistemnya salah, kita harus berani memperbaiki dan tidak boleh ada, pemerintah dalam pemerintah, tidak boleh ada mafia dalam pemerintahan. Tidak boleh ada orang pinter yang berada di dalam pemerintahan merasa dia bisa mengakali," tegas Presiden Prabowo.
"Mengakali pemimpin politik, mengakali rakyat, karena saya memperhatikan ada, ada mereka-mereka yang bercokol menggunakan sistem untuk, mencuri uang rakyat, uang negara. Ini harus kita bongkar sampai akar-akarnya,” ujar Presiden.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Negara juga menegaskan bahwa persatuan nasional adalah kunci kebangkitan Indonesia. “Sekarang Indonesia harus berani, punya cara kita sendiri. Kita demokrasi iya, berbeda partai boleh, bersaing, pilkada, pilpres bersaing tidak ada masalah. Sesudah bersaing ya jadi satu, kerja sama, Bahu-membahu,” tegas Presiden Prabowo. (Bow/Mar)











