- 80 Tahun TNI AL, Optimisme di Tengah Tantangan Geopolitik
- KRI Kujang-642 Sergap 25 Kontainer Minerba Ilegal Mengandung Bahan Radioaktif, Kasum TNI Tinjau BB
- Iduladha 2026, PELNI Tebar Hewan Kurban di Wilayah Operasional
- 80 Tahun NKRI, Menggantung Asa Kemerdekaan di Semua Sektor
- Semangat Iduladha, KSO TPK Koja Bagikan 33 Sapi & 7 Kambing ke Stakeholder dan Masyarakat
- Siap-siap! Operasi Patuh 2026 Digelar 8-21 Juni, Jangan Langgar Ketentuan ETLE
- Salat Iduladha 1447 H di Geladak KRI Bima Suci di Shanghai China, Pengalaman Religi Taruna AAL Satlak KJK 2026
- Kapal Perang KRI Bung Hatta-370, KRI Teluk Kupang-519 dan Heli JS-1302 Manuver di Daerah Operasi
- Presiden Prabowo Salat Iduladha 1447 H di Paris, Bersama Diaspora Indonesia
- Menteri Trenggono Kurban 5 Sapi Limosin, Berat Rata-rata 1 Ton
TTL Implementasikan Terminal Booking Sistem di Seluruh Area Operasi

Keterangan Gambar : PT Terminal Teluk Lamong (TTL) secara resmi meluncurkan Terminal Booking System (TBS) di Terminal Petikemas (TPK) Nilam dan TPK Berlian, Kamis (7/8/2025). Foto: TTL
Indonesiamaritimenews.com (IMN), SURABAYA: PT Terminal Teluk Lamong (TTL) secara resmi meluncurkan Terminal Booking System (TBS) di Terminal Petikemas (TPK) Nilam dan TPK Berlian, Kamis (7/8/2025).
Sistem ini sebelumnya telah sukses diterapkan di TPK Teluk Lamong sejak 11 Juni 2025, dan terbukti meningkatkan efisiensi operasional dengan pengaturan arus truk yang lebih terencana.
Dalam pernyataan resminya, TTL menyatakan peluncuran ini merupakan kelanjutan dari rangkaian sosialisasi yang dilakukan pada 30 Juli 2025, dengan melibatkan terminal, perusahaan pelayaran serta pengguna jasa lainnya. Dalam kegiatan tersebut, TTL memaparkan tahapan implementasi TBS, termasuk manfaat sistem dalam mengurangi kepadatan dan meningkatkan ketertiban operasional di pelabuhan.
Melalui penerapan TBS, truk yang akan masuk ke terminal wajib melakukan pemesanan slot waktu kedatangan (booking time slot) yang telah dibagi ke dalam enam sesi per hari, masing-masing berdurasi empat jam. Sistem ini akan membantu menyesuaikan kapasitas layanan terminal dengan volume kedatangan truk, sehingga kemacetan dapat diminimalisir dan waktu layanan menjadi lebih terukur dan efisien.
Selain itu, TPK Nilam dan TPK Berlian juga telah menggunakan Integrated Billing System (IBS) untuk mendukung proses transaksi yang lebih terintegrasi dan transparan. Melalui penggunaan IBS, proses administrasi menjadi lebih cepat, akurat, dan efisien bagi seluruh pemangku kepentingan.
Kepala KSOP Tanjung Perak, Agustinus Maun menyatakan bahwa penerapan Terminal Booking System (TBS) di TPK Nilam dan Berlian merupakan langkah penting dalam perluasan digitalisasi logistik nasional, khususnya di kawasan pelabuhan. “Inisiatif ini mendukung efisiensi layanan dan merupakan bagian dari aksi Strategi Nasional Pencegahan Korupsi (Stranas PK), menyusul keberhasilan implementasi STID yang kini telah mencatat lebih dari 11.000 truk aktif,” ujar Agustinus.
Baca Lainnya :
- Kinerja Pelindo Multi Terminal Group Semester I Tumbuh Signifikan, Komoditas Gas Naik 24,1%0
- Tumbuh Positif Peti Kemas Internasional & Domestik Terminal Petikemas Surabaya Sampai Juli 20250
- Pelindo Perkuat Kolaborasi dengan ALFI/ILFA Sulselbar dan INSA Makassar0
- Pengamanan Aksi Demo Warga, Kegiatan Manuvra PT Jawa Satu Power Berlangsung Sukses0
- Laba Usaha Meningkat, Kinerja SPJM Semakin Melesat, Pendapatan Usaha Naik 16,87 % 0
Ia mengapresiasi kinerja Badan Usaha Pelabuhan dan operator terminal yang telah menyiapkan infrastruktur dan SDM untuk mendukung implementasi TBS. Diharapkan sistem ini dapat mempercepat dan mempermudah layanan secara transparan dan efisien.
Peluncuran TBS di TPK Nilam dan TPK Berlian kali ini berjalan lebih lancar karena para driver sudah cukup familier dengan sistem ini setelah lebih dulu diterapkan di TPK Teluk Lamong sejak Juni 2025. Hal ini turut membantu proses adaptasi dan penerapan sistem di lapangan.
“TTL akan terus melakukan evaluasi atas hasil implementasi TBS ini, guna memastikan efektivitas sistem sekaligus melakukan penyempurnaan yang diperlukan. TTL berkomitmen untuk terus memberikan layanan terbaik bagi seluruh pengguna jasa melalui inovasi dan peningkatan berkelanjutan” tandas David Pandapotan Sirait, Direktur Utama PT Terminal Teluk Lamong. (Arry/Oryza)











