- KMP Batumandi Tenggelam, Kemenhub dan ASDP Pastikan Pelabuhan Merak Tetap Normal
- Kemenhub dan Jasa Raharja Pastikan Hak Penumpang KMP Batumandi Pascakebakaran di Perairan Merak
- Kejati dan Pelindo Regional 2 Bengkulu MoU, Fondasi Kepastian Hukum Operasional Pelabuhan
- Little Harbour di Pelindo Regional 2, Dermaga Aman untuk si-Kecil, Orang Tua Tenang Bekerja
- Kapal Tanker Global 168 Bawa 1 Ton Ketamine Disergap Polri dan BNN di Selat Malaka
- Security, Security, Security, Akhirnya, KMP Batumandi Terbalik dan Tenggelam
- Permanent Make Up Indonesia Festival 2026, Wamenaker Tekankan Pentingnya Sertifikasi Profesi
- Tuntas Pemadaman KMP Batumandi, Kemenhub Kerahkan KN Trisula P.111 untuk Pendinginan
- IPC TPK Gandeng Mitra Operasional Deklarasi Pelabuhan Bersih Bebas Pungli
- Heboh Lagi Kebakaran Kapal Berbendera Indonesia: Analisis Kasus Kebakaran KMP Batumandi
Semester I 2025, Arus Peti Kemas Tumbuh Lebih 6 %

Keterangan Gambar : Kantor pusat Pelindo di Tanjung Priok, Jakarta Utara. Foto: Pelindo
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo pada semester I 2025 mencatat pertumbuhan arus peti kemas sebesar 6 persen Year on Year (YoY) dengan total volume mencapai 9,3 juta TEUs. Angka tersebut seiring dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia 5,12% YoY sampai Triwulan II tahun 2025.
Direktur Utama Pelindo, Arif Suhartono mengatakan, di tengah tantangan dan dinamika global yang terus berkembang, Pelindo tetap konsisten menjaga tren pertumbuhan kinerja operasional yang positif. "Tren pertumbuhan tersebut menjadi salah satu indikator dampak positif dari transformasi bisnis dan penguatan operasional pasca-merger Pelindo," ungkap Arif Suhartono falam keterangan tertulis, Jumat (8/8/2025).
Pertumbuhan arus peti kemas tersebut juga sejalan dengan aktivitas sektor pelayaran internasional yang kembali menggeliat. Terutama pada rute-rute perdagangan strategi, seperti Indonesia–China. Mulai tahun 2025 ini terdapat setidaknya tiga rute baru yang dioperasikan oleh perusahaan pelayaran SITC, Haiyetong, dan Pacific International Lines.
Baca Lainnya :
- TTL Implementasikan Terminal Booking Sistem di Seluruh Area Operasi0
- Kinerja Pelindo Multi Terminal Group Semester I Tumbuh Signifikan, Komoditas Gas Naik 24,1%0
- Tumbuh Positif Peti Kemas Internasional & Domestik Terminal Petikemas Surabaya Sampai Juli 20250
- Pelindo Perkuat Kolaborasi dengan ALFI/ILFA Sulselbar dan INSA Makassar0
- Pengamanan Aksi Demo Warga, Kegiatan Manuvra PT Jawa Satu Power Berlangsung Sukses0
Salah satunya dirasakan oleh Ocean Express Network (ONE), perusahaan pelayaran asal Jepang yang melayani beberapa rute pelabuhan ekspor-impor di Indonesia. “Pada paruh pertama tahun ini (2025), pertumbuhan kami tercatat hingga 5 persen,” ujar Presiden Direktur ONE Indonesia, Keishin Watanabe.
Ia yakin untuk sejumlah rute tertentu, angka pertumbuhannya bahkan lebih tinggi. Salah satunya adalah jalur pelayaran antara Indonesia dengan China yang menurutnya mencatat lonjakan signifikan.
Arus Bongkar Muat
Peningkatan juga tercatat pada arus bongkar muat kendaraan yang menggunakan kapal Ro-Ro. Pada semester I 2025, sekitar 831 ribu unit kendaraan telah berhasil dilayani. Angka ini meningkat 105% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya (YoY).
Sejalan dengan pertumbuhan arus bongkar muat yang dilayani, Pelindo terus melakukan upaya peningkatan keamanan dan keselamatan operasional. Arif Suhartono mengatakan pihaknya menerapkan aturan batasan ketinggian kendaraan pada sejjmlah pelabuhan.
"Kami menerapkan aturan batas ketinggian kendaraan dan instalasi jembatan timbang pada sejumlah pelabuhan, yang diharapkan dapat meningkatkan keselamatan dan kelancaran arus logistik. Baik di dalam pelabuhan maupun wilayah sekitarnya,” ungkap Arif.
Kebijakan tersebut sejalan dengan upaya Program Pemerintah menertibkan kendaraan kargo yang berlebih muatan dan berlebih dimensi angkut atau over dimension, over load (ODOL). “Kinerja positif Semester I tahun 2025 ini membawa optimisme bahwa Pelindo dapat terus memperkuat kontribusinya bagi perekonomian Indonesia,” tandas Arif. (Arry/Oryza)











