- KRI Hiu-634 Angkut Bantuan Kejati NTT, Disalurkan ke Maumere dan Reo
- BKPRMI Jakarta Gelar Pelatihan Pemilahan dan Pengelolaan Sampah di Pulau Pramuka
- KRI Selar-879 TNI AL dan Philippine Navy Siaga Jaga Perbatasan Indonesia dan Filipina
- Update Gempa di NTT, Korban Meninggal Dunia 111 Orang, 21.552 Warga Masih Mengungsi
- Dorong Koperasi Nelayan Merah Putih Kembangkan Usaha Berbasis Data, KKP Gandeng ASPPENDO
- KKP Ringkus Kapal Komplotan Pelaku Bom Ikan di Kepulauan Spermonde
- Jelajahi Medan Ekstrem via Darat, Prajurit Jalasena Tembus Lokasi Terisolir Korban Gempa NTT
- Layanan Kesehatan dan Trauma Healing Obati Luka Psikologis Korban Bencana di Manggarai NTT
- Tim Layar Kodaeral IV Berjaya di Kejurnas Series II, Sabet Lima Medali
- Presiden Prabowo Terima Panglima Jilah, Bahas Penanganan Karhutla dan Peran Masyarakat Adat
Pembongkaran Pagar Laut di Tangerang, TNI AL: Lebih Cepat Selesai, Nelayan Bisa Melaut

Keterangan Gambar : TNI Melanjutkan pembongkaran Pagar laut di Tangerang. Foto: Dispenal
Indonesiamaeitimenews.com (IMN), JAKARTA: Proses pembongkaran patok pagar laut sepanjang 30,16 kilometer di Tangerang, dilakukan dengan cara mengikat pangkal dengan berbagai rangkaian ditarik bersama-sama. TNI AL berharap pembongkaran lebih cepat selesai. Lebih cepat lebih baik, supaya nelayan bisa melaut lagi.
Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksma TNI I. M. Wira Hady Arsanta di Perairan Tanjung Pasir, Kabupaten Tangerang, Kamis (23/1/2025).
Baca Lainnya :
- Dalang Pemagaran Laut Harus Diungkap, Titiek Soeharto: Jangan Takut Melawan Oligarki0
- Kasal, Titiek Soeharto hingga 3 Menteri Turun ke Lokasi Pembongkaran Pagar Laut Tangerang 0
- Bongkar! Pasukan TNI AL dan 1.000 Nelayan Kembali Gempur Pagar Laut di Tangerang0
- Longsor di Kota Batam, Prajurit TNI AL Menggelar Aksi Tanggap Darurat0
- Tegas! 600 Prajurit TNI AL dan Masyarakat Pesisir Bongkar Patok Pagar Laut 30 Km di Tangerang0
Hingga Kamis, total pagar laut ilegal yang berhasil dibongkar oleh TNI AL dan masyarakat yaitu sepanjang 9 KMmyang terbagi menjadi 3 titik di lokasi. TNI AL akan terus memaksimalkan dan mempercepat pembongkaran pagar laut ilegal ini untuk membuka akses nelayan yang ingin melaut.
Kekuatan yang dikerahkan pada Kamis kemarin, TNI AL menggandeng PSDKP, Bakamla hingga 30 kapal nelayan yang terbagi menjadi tiga titik diantaranya Perairan Tanjung Pasir, Kronjo dan Mauk. Khusus untuk Perairan Tanjung Pasir, TNI AL telah berhasil mencabut seluruh pagar laut ilegal tersebut. Sedangkan Jumat (24/1) dilaksanakan pencabutan pagar dari Tanjung Kait, Tangerang.
Sejak 18 Januari 2025 lalu, TNI AL telah menginisiasi pembongkaran pagar bambu yang menghalangi akses nelayan untuk mencari ikan di laut. Kemudian pada 22 Januari 2025, para pejabat negara datang langsung ke lokasi menyaksikan pembongkaran tersebut.
Para pejabat yang datang selain Kasal Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali juga Ketua Komisi IV DPR Titiek Soeharto, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti wahyu?Trenggoni, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid, Menteri Lingkungan Hidup, Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq, Kepala Bakamla Laksdya TNI Irvansyah; Kabaharkam Polri Mohammad Fadil Imran, Danpuspom TNI, Pangdam Jaya dan Pangkotama serta Pejabat Utama TNI AL.
TNI AL akan terus melanjutkan pembongkaran pagar laut ilegal ini hingga tuntas. Sebagai catatan, pembongkaran pagar laut ilegal ini merupakan perintah langsung dari Presiden RI Prabowo Subianto.
TNI AL akan vertikal tegak lurus untuk menuntaskan pembongkaran ini dengan mengimplementasikan perintah Presiden RI dalam membantu para nelayan.
Pelaksanaan kegiatan tersebut merupakan implementasi dari Program Prioritas Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali yang menekankan bahwa setiap Prajurit TNI AL harus berupaya untuk manunggal dengan masyarakat, karena TNI terlahir dari rahim rakyat. (Arry/Oryza)











