- Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Tutup Usia, Dunia Pers Indonesia Berduka
- Buka Peluang Kerja Baru Kemnaker Gandeng TikTok, Dorong Talenta Ekonomi Digital
- Petikemas Internasional Dongkrak Kinerja Terminal Teluk Lamong 4,5%
- Transformasi Terminal Dongkrak Arus Peti Kemas di TPK Sorong 10% Pada Triwulan I 2026
- KRI Bima Suci Bawa Taruna AAL dan Cadet Asean Tiba di Colombo, Misi Diplomasi Kartika Jala Krida 2026
- Heboh Pulau Umang di Banten Dijual Rp65 Miliar, KKP: Langsung Kami Segel
- Taklukkan Medan Sulit Samudra Atlantik, KRI Conapus-936 Sandar di Afrika Selatan
- Layanan Pelindo Masa Angkutan Lebaran 2026 Tembus 2,6 Juta Penumpang, Meningkat 24 %
- PELNI dan Meratus Line Perluas Kerja Sama Strategis Program Tol Laut
- Kapal Perang Fregat Angkatan Laut Thailand Singgah di Surabaya, Ini Kekuatannya
Bongkar! Pasukan TNI AL dan 1.000 Nelayan Kembali Gempur Pagar Laut di Tangerang

Keterangan Gambar : Pembongkaran pagar laut sepanjang 30,16 kilometer oleh TNI AL dan Nelayan di Tangerang. Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN),TANGERANG: Pasukan TNI AL bersama lebih dari 1.000 nelayan kembali membongkar patok pagar laut di perairan Tangerang, Rabu (22/1/2025). TNI AL bahkan mengerahkan puluhan Alutsista antara lain kendaraan Amfibi.
TNI AL sendiri menerjunkan 753 personel gabungan dari TNI AL mengerahkan Prajurit Lantamal III, Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan (Yonmarhanlan) III, Penyelam Dinas Penyelaman dan Penyelamatan Bawah Air (Dislambair), Lanal Banten, Satkopaska Koarmada I dan Diskes Koarmada I. Sedangkan nelayan yang ikut terlibat sekitar 1.100 orang.
Proses pencabutan pagar dimulai sekitar pukul 10.00 Wib. Kali ini Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) juga ikut dalam pembongakaran pagar laut. Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali memantau langsung pembongkaran tersebut.
Baca Lainnya :
- Longsor di Kota Batam, Prajurit TNI AL Menggelar Aksi Tanggap Darurat0
- Tegas! 600 Prajurit TNI AL dan Masyarakat Pesisir Bongkar Patok Pagar Laut 30 Km di Tangerang0
- Perahu Tenggelam, 2 Nelayan Terombang-ambing di Selat Riau Diselamatkan KRI Silas Papare-3860
- Kru Kapal Asing Sakit di Perairan Berau Dievakuasi TNI AL, Basarnas dan Polair0
- Cilegon Banjir, Satgas Siaga Bencana Lanal Banten Kerahkan Bantuan0
Ketua Komisi IV DPR, Titiek Soeharto juga datang ke lokasi memantau pembongkaran pagar laut. Sejumlah menteri juga datang ke lokasi antara lain Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono; Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid; Kepala Bakamla Laksdya TNI Irvansyah; Kabaharkam Polri Mohammad Fadil Imran, Danpuspom TNI, Pangdam Jaya dan Pangkotama serta Pejabat Utama TNI AL.
Puluhan Alutsista di antaranya 1 Unit Kendaraan Amfibi Pengangkut Artileri (Kapa), 2 Unit LVT Marinir, 3 Unit Opleger, 3 Unit Sea Rider, 6 Unit Perahu Karet dengan motor tempel, 9 Truk Pasukan, 2 Unit Kendaraan Kawal, 1 Unit Ambulance, dan beberapa Kapal lainnya.
Cuaca mendung disertai hujan rintik tak menyurutkan semangat para personel TNI AL dan para nelayan. Operasi pembongkaran pagar ini dipimpin oleh Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlantamal) III Jakarta Brigjen TNI (Mar) Harry Indarto.

Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlantamal) III Jakarta Brigjen TNI (Mar) Harry Indartomemberi arahan sebelum pembongkaran pagar laut di Tangerang. Foto: Dispenal
Brigjen Harry Indarto mengatakan pncabutan dilakukan di dua titik yaitu Tanjung Pasir, Teluknaga, dan Desa Kronjo. Pagar bambu tersebut tertancap di kedalaman 1,5 hingga 2 meter.
"Ada dua titik, yakni di Kronjo dan Teluknaga, minimal 5 kilometer akan diselesaikan, melihat cuaca yang ada," kata Brigjen Harry. Pagar laut yang membentang sepanjang 30,16 kilometer itu akan dicabut hingga tuntas. Pencabutan dilakukan dengan cara menggunakan tali yang ditarik oleh kapal. (ArryOryza)











