- Kasal Apresiasi Prajurit Marinir, Raih Juara I Lomba Video Pendek dan Konten Kreatif
- Nataru 2025/2026 Arus Kapal dan Penumpang Meningkat, Pelindo Regional 4 Catat Kinerja Positif
- KKP Indentifikasi 30 Ribu Ha Tambak di Aceh Hancur Dihantam Banjir Bandang
- Throughput IPC Terminal Petikemas Tembus 3,6 Juta TEUs, Tumbuh 13,2%
- Buka Tahun 2026, PELNI Lepas Pelayaran Perdana Tol Laut KM Nusantara 3
- Arus Petikemas Naik 6% Teluk Lamong Bukukan 2,8 Juta TEUs Tahun 2025
- Pemprov Banten dan Panitia Matangkan Persiapan HPN 2026
- Dorong Restorasi Pesisir, TPS Bawa Harapan Baru bagi Petani Mangrove
- Jelang Retret Wartawan, PWI Pusat dan Kemenhan Gelar Rapat Khusus
- Solidaritas Sosial Akabri 1989 untuk Korban Bencana Sumatera, Salurkan Bantuan Besar-besaran
Pelindo dan PLN Sinergi Wujudkan Green Port Ramah Lingkungan

Keterangan Gambar : Dirut Pelindo Arif Suhartono dan Dirut PLN Darmawan Prasodjo. Foto: dok. Pelindo
Indonesiamaritimenews.com BALI: Semua pelabuhan di Indonesia bakal disulap menjadi pelabuhan yang hijau dan ramah lingkungan. Mewujudkan pelabuhan yang ramah lingkungan, PT PLN (Persero) menggandeng PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo). Langkah ini juga sebagai wujud sinergi BUMN dalam mendukung target Net Zero Emission di 2060.
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menjelaskan PLN bekerja sama dengan Pelindo akan menyulap pelabuhan milik Pelindo menjadi green port. Konsep ini mengusung energi berbasis listrik sebagai pengganti BBM yang selama ini biasa dipakai kapal saat sandar.
Baca Lainnya :
- Pantau Penyaluran Pupuk Bersubsidi, Wagub Lampung Sambangi Pelabuhan Panjang0
- Hasil Investigasi KNKT, Ini 6 Penyebab Sriwijaya Air SJ182 Jatuh Tewaskan 62 Orang0
- Soeharto Akan Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional Oleh Pemerintah0
- Tragedi Kanjuruhan Renggut 135 Nyawa, Komnas HAM Minta Presiden Bekukan PSSI0
- Potensi Gelombang Tinggi, Ini Wilayah Perairan Perlu Diwaspadai Selama Sepekan0
“Langkah kerja sama ini juga sejalan dengan program kami dalam Electricfying Marine yang mengubah kebutuhan BBM yang biasanya digunakan untuk operasional pelabuhan menjadi berbasis listrik,” ujar Darmawan dalam acara Energy Transition Day di Bali, dikutip Jumat (4/11/2022).
Dijelaskan Darmawan, PLN akan membangun Anjungan Listrik Mandiri (ALMA) di 24 wilayah pelabuhan milik Pelindo. ALMA ini bisa dimanfaatkan oleh para nelayan kecil dan kapal-kapal kecil untuk mengisi daya alat kapal, cold storage dan juga mesin kapal berbasis baterai.
Selain itu, PLN juga akan membangun Shore Connection untuk menjawab kebutuhan listrik segmen kapal besar dan sedang untuk pengisian daya. Total 27 Mega Volt Ampere (MVA) daya dari Shore Connection ini akan dibangun PLN di beberapa pelabuhan utama milik Pelindo yang tersebar di Jawa, Kalimantan, NTT dan NTB.
WUJUDKAN GREEN PORT
Sementara itu Direktur Utama Pelindo, Arif Suhartono menjelaskan sinergi ini merupakan komitmen Pelindo mewujudkan Green Port guna mengurangi emisi karbon dan efek gas rumah kaca, agar tercipta pelabuhan yang sustainable dan ramah lingkungan.
Diungkapkan Arif, dalam merealisasikan pelabuhan hijau, Pelindo mengupayakan beberapa fokus inisiatif. “Antara lain melalui efisiensi operasional dengan penggunaan solusi digital, pengelolaan limbah, pengembangan energi dan penggunaan peralatan ramah lingkungan, serta pemberian insentif dan fasilitas bagi pelanggan yang mendukung operasi ramah lingkungan,” ungkap Arif.
Melalui kerja sama ini diharapkan dapat mengoptimalkan potensi di bidang kelistrikan dan kepelabuhanan antara PLN Group dan Pelindo Group. Antara lain lewat pemanfaatan dan pendayagunaan aset, kerja sama kegiatan kepelabuhan, perbaikan dan perawatan fasilitas pelabuhan, pembangunan kapal serta pengelolaan/pengoperasian Terminal Untuk Kepentingan Sendiri (TUKS)/Terminal Khusus (TERSUS) sehingga mampu meningkatkan produktivitas secara maksimal. (Arry/ Oryza)











