- Operasi Ketupat dan Arus Mudik Lebaran 2026 Sukses, ASDP dan Korlantas Polri Perkuat Kolaborasi
- Pasukan Katak TNI AL Siaga Objek Vital, Antisipasi Serangan Pembajak Pesawat
- TNI AL dan Royal Australian Navy Gelar MOWG 2026, Perkuat Kerjasama Operasi dan Latihan Maritim
- Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026 Bersama KRI Dorang-874: BI dan TNI AL Sasar Pulau 3T di Maluku
- Tabrakan Maut Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Menhub: Korban 106 Orang, 15 Meninggal, 91 Luka-luka
- Transformasi PELNI 74 Tahun Berlayar untuk Indonesia, Perubahan Logo hingga Peremajaan Kapal
- Tragedi Tabrakan KA di Bekasi Timur, Korban Tewas Bertambah Jadi 14 Orang, 84 Luka-luka
- Kemenhub Tngkatkan Kompetensi Teknisi Telekomunikasi Perkuat Keselamatan Pelayaran
- Presiden Prabowo Jenguk Korban Tabrakan KA di RSUD Bekasi, Pastikan Penanganan Medis Terbaik
- Standar Kesehatan Pelaut Ditingkatkan, Kemenhub Perkuat Kompetensi Dokter Pemeriksa
Operasi Komodo 2023 Amankan KTT ASEAN, Kabaharkam: 8 Satgas Diturunkan

Keterangan Gambar : Kabaharkam Polri Komjen Fadil Imran mengecek kesiapan pengamanan KTT ASEAN di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur. Foto: ist
Indonesiamaritimenews.comJAKARTA: Polri menurunkan 8 Satuan Tugas (Satgas) dalam mengamankan KTT ASEAN di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur. Kabaharkam Polri Komjen Fadil Imran mengatakan pengamanan dilakukan dalam 2 tahapan.
Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri Komjen Fadil Imran telah mengecek persiapan pengamanan Konfrensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN di Labuan Bajo pada Selasa (2/5/2023).
Fadil mengatakan akan ada 2 tahapan pengamanan yaitu side event dan main event, mulai dari tanggal 6 sampai 13 Mei 2023. Satgas Operasi Pengamanan melaksanakan tahapan pertama yakni Latihan Pra Operasi. Tujuan latihan tersebut yaitu memberikan pemahaman dari masing-masing Satgas tentang tugas, fungsi peran dari masing-masing unsur yang berada di Satgas.
Baca Lainnya :
- Pelindo Sukseskan KTT ASEAN 2023 di Labuan Bajo, Layani Pengiriman 200 Mobil Listrik 0
- Indonesia Tembus Rp 803 M Transaksi Seafood Expo Global di Barcelona0
- Menhub Apresiasi Masyarakat, Posko Angkutan Lebaran Terpadu 2023 Ditutup 0
- Kasal Laksamana TNI Muhammad Ali: Renungi Makna Takwa dan Kembali ke Fitrahnya0
- Manajemen TPK Koja Kedepankan Dialog Penyelesaian Jaspro0
“Tentunya nanti masing-masing satgas ini akan dikendalikan oleh command center dimana di command center tersebut berkantor Kaposko dan Kaminops yang akan mengendalikan dan mengatur mengkoordinasikan keterpaduan pengamanan yang dilaksanakan oleh jajaran Polri,” kata mantan Kapolda Metro Jaya ini dalam keterangan tertulisnya, Rabu (3/5/2023).
Satuan yang dilibatkan dalam pengamanan KTT ASEAN ini terdiri dari unsur Mabes Polri, dan unsur Polda NTT, yakni sebanyak 2.627 personel, mulai dari satgas preemtif sampai dengan satgas perbantuan.
Total Ada 8 satgas yang akan bekerja dalam Operasi Komodo 2023 yakni Satgas Preemtif, Preventif, Walrolakir, Tindak, Gakkum, Anti Teror, Humas, dan Banops. Delapan satgas tersebut nantinya masing-masing akan dipimpin oleh jenderal bintang satu.
Satgas Preemtif nantinya akan dipimpin oleh Dirkamsus Baintelkam Polri, Brigjen Djati Wiyoto Kemudian Satgas Preventif dipimpin oleh Dirsabhara Baharkam Polri, Brigjen Rudi Antariksawan. Satgas Walrolakir dipimpin Dirgakkum Korlantas Brigjen Aan Suhanan.
Selanjutnya Satgas Tindak dipimpin oleh Danpas II Korbrimob, Brigjen Arif Budiman. Satgas Gakkum dipimpin oleh Dirsiber Bareskrim, Brigjen Ade Vivid. Satgas Anti Teror dipimpin langsung Dirtindak Densus 88 Antiteror, Brigjen Soeseno Noerhandoko. Satgas Humas dipimpin Karopenmas Divisi Humas, Brigjen Ahmad Ramadhan. Terakhir Satgas Banops dipimpin Karo Tekkom Div TIK Polri Brigjen Giri Purwanto.
"Nanti masing-masing satgas ini akan dikendalikan oleh command center dimana di command center tersebut berkantor Kaposko dan Kaminops yang akan mengendalikan dan mengatur mengkoordinasikan keterpaduan pengamanan yang dilaksanakan oleh jajaran Polri," tandas Fadil. (Arry/ORYZA)











