- Arus Balik Lebaran 2026 Penyeberangan Sumatera-Jawa, 79 Persen Pemudik Telah Kembali
- Urai Kepadatan Arus Balik di Tol Trans Jawa, One Way dari KM 132-KM 70 Diberlakukan
- Diserang Israel, Anggota TNI Satgas UNIFIL Gugur di Lebanon
- Presiden Prabowo Kunjungan Resmi Perdana ke Jepang
- Dua Kapal Perang Kerajaan Thailand Tinggalkan Jakarta, Dilepas Kodaeral III
- Melintasi Samudra Hindia, Ini yang Dilakukan Taruna AAL dan ASEAN Plus Cadet Sail di KRI Bima Suci
- KRI Bima Suci Tuntaskan Etape Pertama, 52 Kadet dari 24 Negara Ikut Berlayar
- Tinjau Pelabuhan Penyeberangan Sumatera-Jawa, Menhub: Arus Balik di Bakauheni Lancar
- Rakor Lintas Sektoral, Pelindo Pastikan Kelancaran Kendaraan dan Logistik Pasca Idulfitri 2026
- H+7 Lebaran, PELNI Angkut 153 Ribu Penumpang Arus Balik
Moncer, IPCC Dongkrak Jumlah Cargo 15 % dan Kunjungan Kapal 42 % Tahun 2024

Keterangan Gambar : Pelabuhan yang dikelola oleh IPCC Pelindo Group. Foto: Pelindo
Indonesiamaritimenews.com(IMN), JAKARTA: PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IDX:IPCC), bagian dari Pelindo Group, catatkan pertumbuhan kenaikan jumlah cargo yang ditangani hingga 15% secara year on year, yaitu mencapai 1.057.831 unit selama 2024.
Jumlah kunjungan kapal yang dilayani oleh IPCC juga meningkat 42% dibandingkan tahun sebelumnya, mencapai total 2.978 Call. Pencapaian ini merupakan buah manis dari berbagai transformasi yang dilakukan perusahaan baik pada sisi SDM, Digitalisasi Sistem Operasi dan Integrasi layanan keuangan berbasis ERP pada tahun 2024.
Khusus untuk penanganan cargo jenis truk/bus, IPCC berhasil menangani 174.609 unit selama 2024, tumbuh 69,21% YoY. Pertumbuhan ini juga mencerminkan tingginya kebutuhan akan sektor transportasi massal skala nasional, serta untuk mendukung program pemerintah dalam membangun ekosistem hilirisasi pertambangan salah satunya impor truk, baik berbasis bahan bakar fosil maupun berbasis listrik yang ramah lingkungan.
Sementara itu, untuk cargo CBU, IPCC juga dapat mencatatkan kinerja positif di tengah menurunnya angka penjualan mobil dalam negeri tahun 2024. Sepanjang 2024, IPCC berhasil menangani cargo CBU sebanyak 856.870 unit atau meningkat 7,49% secara YoY. Dari jumlah tersebut, 22.000 Unit diantaranya merupakan CBU Electriv Vehicle (EV) dengan 3 brand terbanyak yaitu BYD, VINFAST dan AION.
Baca Lainnya :
- Kata Erick Thohir Biaya Logistik Turun Tapi Masih Tinggi, Ini yang Dilakukan Pelindo0
- 3 Pelabuhan Jadi Terminal Terbesar Bongkar Beras Bulog, SPMT Pastikan Lancar1
- Cuma 47 Menit, Terminal Teluk Lamong Pecahkan Rekor Ship To Ship Kapal Curah Kering Tercepat0
- IPC TPK Catat Pertumbuhan Arus Barang Dipenghujung Tahun 20240
- Pengemudi Truk Disertifikasi Lewat Program CSR, Uji Kompetensi Sekaligus Kesadaran K30
Direktur Utama IPCC, Sugeng Mulyadi mengapresiasi semua pihak atas pencapaian tersebut.
“Transformasi dan standarisasi yang telah tereksekusi dengan baik seperti pembenahan pada proses bisnis, penggunaan teknologi, peningkatan infrastruktur dan fasilitas, revitalisasi suprastruktur dan peralatan, serta didukung dengan penataan SDM menjadi kunci peningkatan kinerja perusahaan," tutur Sugeng dalam keterangan tertulis, Kamis (23/1/2025).
"Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak baik internal maupun eksternal atas kolaborasi strategis," sambung dia.
Dalam upaya meningkatkan kinerja perusahaan di tahun 2025, manajemen telah menetapkan rencana kerja Perseroan khususnya strategi pertumbuhan inorganik yaitu perluasan cakupan bisnis selain core, melakukan kolaborasi dengan pelaku bisnis, serta memperluas jangkauan wilayah layanan di dalam ekosistem terminal kendaraan.
Selanjutnya untuk strategi pertumbuhan organik diantaranya meningkatkan status terminal menjadi dedicated car terminal dan memperkuat level of service.
Endah Dwi, Senior Manager Sekretaris Perusahaan IPCC menambahkan, tahun ini manajemen memiliki fokus memberikan pelayanan maksimal kepada para pengguna jasa dengan berbagai rencana pengembangan seperti ekspansi lahan di sekitar wilayah Perusahaan untuk menambah kapasitas penumpukan serta penataan lapangan penumpukan. (Arry/Oryza)











