- KKP Awasi Perusahaan Asing Penyuplai Bahan Pangan Asal Ikan
- Kapal Bawa 6,1 Ton Pasir Timah Selundupan dari Bangka Dibuntuti TNI AL, Diringkus di Tanjung Priok
- Petuah, Kata dan Cinta: Rumah Sunting Gelar Tadarus Puisi dan Santuni Anak Yatim
- Akurasi Laboratorium Produk Perikanan KKP Sudah Diakui
- Pemimpin Iran Ayatollah Ali Khamenei Wafat, Presiden Prabowo Sampaikan Surat Dukacita
- Bappenas Dorong Pembangunan Depo Peti Kemas untuk Perkuat Logistik Papua Selatan
- Tanamkan Cinta Bahari dan Wawasan Maritim, Pelajar Kepulauan Aru Naik Kapal Perang
- Bikin Bahaya, Penyelundupan 1,4 Ton Sianida dari Filipina Digagalkan TNI AL
- Buka Bersama Prajurit Marinir, Kasal Berpesan Amalkan Al Quran Sebagai Kompas Hidup
- Operasi Trisila-26, KRI Dorang-847 Lego Jangkar Bagikan Sembako ke Nelayan Pulau Wamar
IPC TPK Catat Pertumbuhan Arus Barang Dipenghujung Tahun 2024

Keterangan Gambar : Penghujung tahun 2024, IPC Terminal Petikemas/IPC TPK mencatat pertumbuhan arus barang di seluruh area kerja.Foto: IPC TPK
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: Memasuki penghujung tahun 2024, IPC Terminal Petikemas/IPC TPK mencatat pertumbuhan arus barang di seluruh area kerja.
Anak usaha dari Subholding Pelindo Terminal Petikemas ini mencatatkan pertumbuhan sebesar 280.509 TEUs. Angka ini meningkat 15,50% di banding periode yang sama ditahun sebelumnya sebesar 242.862 TEUs.
Baca Lainnya :
- Pengemudi Truk Disertifikasi Lewat Program CSR, Uji Kompetensi Sekaligus Kesadaran K30
- Tongkang Batu Bara Kembali Tumpah, Ini Saran PRAMARIN Banten ke PLTU Labuan0
- RSO Pertamina Trans Kontinental Gandeng Peteka Shorebase Tanjung Batu Gelar Exercise ISPS Code0
- Program Blue Economy, Ini Sederet Kegiatan Pertamina Trans Kontinental0
- Ini Penyebab Port Stay Kapal di TPK Kendari Lebih Cepat, Arus Peti Kemas Tumbuh 7 Persen0
Secara kumulatif terjadi peningkatan bongkar muat petikemas sepanjang periode Januari – November 2024 sebesar 2.885.249 TEUs, atau meningkat 8,6% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 2.656.646 TEUs.
Corporate Secretary & Hubungan Eksternal IPC TPK, Pramestie Wulandary mengatakan pihaknya memastikan kesiapan pengaturan trafik lalu lintas di dalam dan luar pelabuhan.
“Untuk mengantisipasi lonjakan arus barang jelang akhir tahun, kami memastikan kesiapan dari sisi operasional, pengaturan trafik lalu lintas di dalam dan luar pelabuhan, memantau kondisi cuaca dan serta menjalin komunikasi intensif dengan stakeholder pelabuhan untuk kelancaran proses bongkar muat,” ujar Pramestie Wulandary dalam keterangan tertulis, Sabtu (21/12/2024).
Pertumbuhan arus petikemas dipicu oleh meningkatnya proporsi peti kemas di Area Palembang, tumbuhnya muatan ekspor dengan komoditi cassia vera sebesar 470,59%, gambier sebesar 200%, cocoa sebesar 100% serta komoditi perlite sebesar 550% di wilayah Sumatera Barat serta meningkatnya muatan full load dari Jakarta menuju Teluk Bayur sebesar 10,38%.
IPC TPK sebagai salah satu operator terminal peti kemas di Indonesia mendorong transformasi serta optimalisasi layanan berbasis Planning & Control. Pada bulan November 2024, IPC TPK meluncurkan penggunaan TOS Nusantara untuk mendukung layanan bongkar muat petikemas di IPC TPK Area Teluk Bayur.
Basis dari Terminal Operating System tersebut menggunakan website yang dapat diakses dimanapun dan kapanpun guna mempermudah pelayanan baik dari sisi terminal maupun pengguna jasa.
“Digitalisasi dan transformasi layanan operasional yang dilakukan IPC TPK dapat berdampak kepada penurunan port stay dan cargo stay untuk menekan biaya logistik dan memberikan nilai tambah bagi para pemangku kepentingan.” tandas Pramestie. (Arry/Oryza)











