- Pascagempa Flores, ASDP Perkuat Keselamatan Kapal dan Pelabuhan
- Dorong UMKM dan Ekonomi Berkelanjutan, Ketum PWI Pusat: Modal Ventura Harus Diperkuat
- Menembus Lokasi Terisolasi di NTT, Lanal Maumere Kerahkan Rigid Buoyancy Boat
- KRI Bung Hatta-370 Salurkan 1,3 Ton Paket Bantuan untuk Korban Gempa NTT
- Rumput Laut dan Agar-agar Indonesia Bebas Tarif Tambahan Section 3 di AS
- Kampung Nelayan Merah Putih di Konawe Mulai Produktif, Kirim 8 Ton Ikan Kualitas Ekspor
- Keren! 17 Penyelam KKP, POSSI dan KABL Kibarkan Merah Putih di Bawah Laut Teluk Banten
- TNI AL Perkuat Sinergi Berantas Penyelundupan Narkoba di Perairan Kepri
- Bawa 2,6 Ton Sabu Cair, Kapal Berbendera Tanzania Dikepung Tim BNN, Bea Cukai dan Polda Kepri
- PELNI dan Pelindo Buka Posko Bersama di Tanjung Priok, Gratis Kirim Bantuan Bencana NTT
Menteri Perdagangan Ancam Pelaku Usaha Timbun Minyak Goreng

Keterangan Gambar : Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi berdialog dengan pedagang saat sidak ke Makassar, Sulsel, Kamis (17/2/2022). Foto: dokumen Kemendag.
IndonesiamaritimenèwßMAKASSAR: Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi mengancam pelaku usaha yang nekat menimbun minyak goreng. Jajaran Kemendag akan mengambil langkah hukum kepada pelaku penimbun minyak goreng.
Hal ini ditegaskqn Lutfi saat melakukan sidak ke sejumlah pasar di Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (17/2/2022).
“Saya ingatkan sekali lagi bahwa Kementerian Perdagangan pasti akan tegas menyeret para pelaku nakal penimbun minyak goreng ke ranah hukum,” tegas Lutfi dengan nada tinggi. Dalam kegiatan sidak tersebut, Mendag didampingi Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kemendag Indrasari Wisnu Wardhana.
Baca Lainnya :
- Bobol Gawang Tim Jatim 3-0, SIWO DKI Juara Piala Gibran 20220
- Mantan Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin Diganjar 3 Tahun 6 Bulan Penjara0
- Usai Usir Tuan Guru Bajang, Anggota Brimob Nangis Cium Tangan10
- 8 Kapal Disiapkan Kemenhub Angkut Penonton MotoGP Mandalika0
- Tundukkan Jateng 0-1, SIWO DKI Melaju ke Final Sepakbola Piala Gibran 20220
Sejumlah pejabat daerah yang ikut mendampingi antara lain Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel Abdul Hayat Gani dan Wali Kota Makassar Moh Ramdhan 'Danny' Pomanto.ò Mendag melakukan sidak untuk mengetahui kondisi di lapangan. Ia juga sempat berdialog dengan sejumlah pelaku usaha.
Rombongan Mendag memantau dua pasar, yaitu Pasar Terong, Wajo Baru, Bontoala. Lalu ke Pasar Pabaeng-baeng, Tamalate. Mendag melihat, minyak goreng curah dengan harga terjangkau masih tersedia di pasar.
Namun minyak goreng kemasan premium dan sederhana masih sulit ditemukan. "Mudah-mudahan paket premium datang merk Filma siang ini dari pelabuhan. Saya meminta kepada distributor untuk menyebarkan ke seluruh pedagang," kata Mendag.
Ia melihat harga minyak goreng curah sudah berada di level Rp11.500/liter. Lutfi senang karena sejumlah pedagang sudah mengikuti harga eceran tertinggi (HET) yang diatur pemerintah.
Kebijakan yang dikeluarkan pemerintah, kata Lutfi, memang memerlukan waktu untuk menyesuaikan harga. Karena itu Mendag sidak ke Makassar untuk memastikan distribusi lancar dan barang tersedia. ( Fat/Oriz)











