- Direktur UKW PWI Pusat Aat Surya Safaat: Jaga Integritas Profesi Wartawan
- Buka UKW Angkatan ke-66 PWI Jaya, Wali Kota Jakpus: Pemprov dan Pers Bergandengan
- RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Disetujui Lanjut ke Pembicaraan Tingkat II
- Mengintip Dapur Pelabuhan! Talenta Muda Peserta MAGENTA Pelindo Tur Eksklusif di IPC TPK
- Insiden Kecelakaan KM Virgo Ttansport 8 Jangan Hanya ABK yang Bertanggung Jawab
- Pelindo Kenalkan ADHARA, Konektivitas Terpadu Ekosistem Maritim Satu Platform Digital
- Presiden Prabowo: TNI Lahir dari Rakyat, Berjuang Bersama Rakyat, Hadir di Tengah Bencana
- HUT ke-81 TNI di Cilangkap, Presiden Prabowo: Terima Kasih atas Kesetiaan dan Pengabdian Para Prajurit
- Buruan Daftar! Pelatihan Vokasi Nasional Batch 6 Dibuka hingga 14 Oktober
- Presiden Prabowo Angkat 26 Anggota Wantimpres, ada Rocky Gerung, Margarito hingga Babah Alun
Buka UKW Angkatan ke-66 PWI Jaya, Wali Kota Jakpus: Pemprov dan Pers Bergandengan

Keterangan Gambar : Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat, Arifin, M A.P, membuka resmi Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Angkatan ke-66 PWI Jaya, Senin (5/10/2026), di Ruang Serbaguna Besar Kantor Wali Kota Jakarta Pusat. Foto: PWI Jaya
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat, Arifin, M A.P, membuka resmi Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Angkatan ke-66 PWI Jaya, Senin (5/10/2026), di Ruang Serbaguna Besar Kantor Wali Kota Jakarta Pusat.
UKW Angkatan ke-66 PWI Jaya ini diikuti 21 peserta, terbagi atas empat kelas Kategori Muda, dan satu kelas Kategori Madya.
"Selamat kepada seluruh peserta. Kompetensi tak bisa dilepaskan sebagai bagian tak terpisahkan untuk peningkatan kemampuan, sebagaimana juga untuk ASN (Aparatur Sipil Negara)," ujar Arifin.
Baca Lainnya :
- Hari ke-18 Pencarian Korban, Penyelam Sisir Badan KMP Virgo Transport 80
- Pelantikan Ketua PWI Jabar, Akhmad Munir dan KDM Ingatkan Independensi Pers0
- Ketum PWI: Pers di Tengah Gempuran Algoritma, Negara Harus Hadir0
- PWI Pusat Luncurkan Website, Konektivitas Informasi 38 Daerah0
- DPR RI Setujui Komjen Suyudi jadi Kapolri, Puan Tepis Anggapan Proses Kilat: Sudah Sesuai Mekanisme0
"Sekarang semua serba cepat, di semua platform, termasuk media sosial (medsos). Tantangan buat wartawan, bagaimana mendapatkan informasi yang akurat dan bertanggung jawab, untuk validasi dan akurasinya," jelas Arifin.
Acara ini dihadiri oleh Aspem dan Kasudin kominfotik Pemkot Jakarta Pusat; Ketua Bidang Pendidikan PWI Pusat, Agus Sudibyo; Ketua PWI Jaya Kesit Budi Handoyo; serta representasi Astra, Head of Media Relations Division, Ahmad Muhibbuddin dan Head of Media Relations Department, Putri Permatasari.
Wali Kota Arifin lebih jauh menjelaskan, tidak mungkin pemerintah tidak bergandeng tangan dengan wartawan yang selama ini menyampaikan program-program ke masyarakat.
"Misalnya, bagaimana Pemprov DKI Jakarta menyampaikan program "Pilah Sampah". Pengelolaan sampah organik dan anorganik, dari tingkat RT. Didaur ulang, dijual," papar Arifin.
Ketua PWI Jaya Kesit Budi Handoyo sebelumnya menyampaikan apresiasinya kepada Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat atas kesediaannya menjadi tuan rumah UKW Angkatan ke-66 PWI Jaya ini.
"Pak Arifin sudah berbaik hati menjadi tuan rumah UKW Angkatan ke-65 PWI Jaya, akhir Mei 2026. Waktu itu, pak wali kota berharap semua peserta kompeten. Harapannya terkabulkan. Semoga kali ini demikian juga, peserta 100% kompeten," ucap Kesit.
Partisipasi Astra
Sementara itu Head of Media Relations Division Astra, Ahmad Muhibbuddin, mengurai kebanggaannya bisa berpartisipasi pada UKW Angkatan 66 PWI Jakarta ini. Dia menjelaskan, Astra sudah lama menjadi mitra strategis bagi PWI Pusat, dan siap menjalin kerja sama dengan PWI Jaya.
"Astra itu mempunyai banyak program, apalagi tahun 2026, saat Astra berusia 70 tahun," kata Ahmad Muhibbuddin.
"70 Tahun Astra, Berkarya Bersama Bangsa. Itu moto HUT ke-70 Astra," tegasnya.
Reorientasi dan Pelatihan
Sedangkan Wakil Ketua Bidang Pendidikan PWI Pusat, Agus Sudibyo, mengungkapkan harapannya terkait adanya pelatihan-pelatihan untuk wartawan, yang disebutnya justru lebih strategis dari UKW. Oleh karena itu, katanya, Bidang Pendidikan PWI Pusat akan melakukan reorientasi terhadap UKW dan pelatihan-pelatihan.
"UKW sertifikasi, bukan pelatihan. Ke depan, Bidang Pendidikan akan reorientasi. UKW penting, namun pelatihan-pelatihan jauh lebih penting. Pelatihan dasar, mental, etika," jelas Agus Sudibyo.
Terkait pelaksanaan UKW Angkatan ke-66 PWI Jaya ini, Agus Sudibyo yang juga Ketua Dewas TVRI, mengingatkan agar seluruh peserta bisa memahami seluruh mata uji dengan serius. Dia juga meminta seluruh peserta untuk siap mental, menerima hasil UKW.
"Ada dua kemungkinan pada setiap UKW, yakni lolos atau lulus, dan tidak lolos atau lulus. Nah, mentalnya harus siap," tegas Agus Sudibyo. (Bow/mar)











