- PELNI Rampungkan SisKomKap di 25 Kapal Penumpang, Konektivitas Pelayaran Lebih Optimal
- Disergap TNI AL, Kapal Penyelundup Balpress dan Rokok Bodong Tak Berkutik
- KNMP di NTT-NTB Mampu Dongkrak Ekonomi Daerah Rp29,2 Miliar Tiap Tahun
- Angkutan Lebaran 2026, Menhub Cek Kesiapan Armada Kapal dan Pelabuhan di Maluku Utara
- Menteri Trenggono Dorong Pengembangan Budidaya Kerang Mutiara di Pulau Bungin
- PTP Nonpetikemas Cabang Banten, Ekspor Perdana Wind Mill Tower ke Kanada
- Sertifikasi Kompetensi Digital, IPC TPK Dorong Generasi Muda Pesisir Mandiri
- Arus Logistik Meningkat, Merauke Butuh Depo Peti Kemas di Luar Pelabuhan
- Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Indonesia Timur, KKP Terjunkan 87 Surveyor
- Perkuat Layanan Petikemas Teluk Bayur, IPC TPK Tambah Reach Stacker
LCT CITA XX Terdeteksi di Selat Batam Setelah Dilaporkan Hilang Kontak

Keterangan Gambar : Kapal LCT CITA XX akhirnya terdeteksi berada di Selat Batam setelah dilaporkan sempat hilang kontak.Foto: Ist
Indonesiamaritimenews.com (IMN), Kapal LCT CITA XX akhirnya terdeteksi berada di Selat Batam setelah dilaporkan sempat hilang kontak.
Kapal tersebut terdeteksi dari Posisi AISnya berada di Selat Batam 24 Agustus 2024.
Baca Lainnya :
- Banjir Bandang Ternate Renggut 13 Nyawa, TNI AL dan Tim SAR Gabungan Bergerak Cepat0
- Jelang Puncak Anugerah MHT Award 2024, Tim Diskominfotik Hadiri Proses Penjurian0
- KSOP Cirebon Tangani Kebocoran Kapal Tugboat Malaysia0
- Pemerintah Diminta Bantu Pencarian Kapal LCT CTA XX Hilang Kontak 1 Bulan0
- HUT Ke-79 RI, Pelindo Group Wilayah Makassar Gelar Fun Games Hingga Lomba Tata Lingkungan0
Khoirul Umam Sekjen Corps Alumni Akademi Maritime Cirebon (AMC) menyatakan, " Keberadaan LCT CITA XX yang terdeteksi melalui AISnya berada di Selat Batam, kapal tersebut tidak dinyatakan hilang. Sepertinya deviasi, karena kalau di lihat dari Surat persetujuan berlayarnya kapal tersebut berangkat dari pomako ke Yahukimo, tapi justru deviasi ke Batam, jauh sekali," jelasnya.
Kami sedikit bernafas lega, tambah Umam, karena kapal tersebut terdeteksi dari AISnya, artinya bisa di pastikan kapal tersebut tidak hilang atau karam.
Umam menyatakan, pihaknya memantau terus pergerakan kapal tersebut, mengingat salah satu ABK Kapal tersebut adalah anggota kami atas nama Arief Effendi, ATT III Kepala kamar mesin ( KKM) LCT CITA XX yang sebelumnya di laporkan hilang kontak.
Menurut Umam, dia sudah terhubung dengan owner kapal tersebut. Harapannya, kapal dapat segera di temukan.(Arry/Oryza)











