- PELNI Rampungkan SisKomKap di 25 Kapal Penumpang, Konektivitas Pelayaran Lebih Optimal
- Disergap TNI AL, Kapal Penyelundup Balpress dan Rokok Bodong Tak Berkutik
- KNMP di NTT-NTB Mampu Dongkrak Ekonomi Daerah Rp29,2 Miliar Tiap Tahun
- Angkutan Lebaran 2026, Menhub Cek Kesiapan Armada Kapal dan Pelabuhan di Maluku Utara
- Menteri Trenggono Dorong Pengembangan Budidaya Kerang Mutiara di Pulau Bungin
- PTP Nonpetikemas Cabang Banten, Ekspor Perdana Wind Mill Tower ke Kanada
- Sertifikasi Kompetensi Digital, IPC TPK Dorong Generasi Muda Pesisir Mandiri
- Arus Logistik Meningkat, Merauke Butuh Depo Peti Kemas di Luar Pelabuhan
- Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Indonesia Timur, KKP Terjunkan 87 Surveyor
- Perkuat Layanan Petikemas Teluk Bayur, IPC TPK Tambah Reach Stacker
Banjir Bandang Ternate Renggut 13 Nyawa, TNI AL dan Tim SAR Gabungan Bergerak Cepat

Keterangan Gambar : Prajurit TNI AL dan Tim SAR Gabungan membantu warga yang terdampak banjir bandang di Ternate, Maluku Utara. Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: Banjir bandang yang melanda wilayah Keluarahan Rua Kota, Ternate, Maluku Utara, Minggu (25/8/2024) telah merenggut nyawa 13 warga. Pangkalan TNI AL (Lanal) Ternate bersama Tim SAR Gabungan bergerak cepat merespon dan membantu mengevakusi warga yang terdampak bencana.
Komandan Lanal Ternate, Kolonel Laut (P) Supriadi menjelaskan, Minggu dini hari sekitar pukul 04.00 WIT telah terjadi banjir bandang di Kelurahan Rua Kota Ternate. Sejumlah rumah warga hancur, sebagian terendam lumpur serta menelan korban jiwa.
“Sampai saat ini Prajurit Lanal Ternate bersinergi dengan tim SAR gabungan yang melibatkan Basarnas, Kodim 1501/Ternate, Polsek Pulau serta masyarakat masih membantu melakukan pencarian korban yang di perkirakan masih terdapat korban yang terendam lumpur,” ungkap Kolonel Laut Supriadi.
Hingga saat ini, akses jalan dari Kelurahan Rua ke kota maupun sebaliknya tidak bisa dilewati dan jaringan listrik serta internet di lokasi juga terputus. Personel TNI AL dan Tim SAR gabungan masih terus membantu merelokasi warga yang terdampak serta membantu kebutuhan mereka.
Seperti diketahui, Pemerintah Kota Ternate, Maluku Utara (Malut) telah menetapkan status tanggap darurat bencana banjir bandang selama dua pekan ke depan. Tim SAR gabungan saat ini masih fokus melakukan evakuasi serta mencari kemungkinan masih ada warga yang terdampak bencana.
Pada kesempatan terpisah, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali menyampaikan kepada seluruh jajaran TNI AL, untuk senantiasa meningkatkan kesiapsiagaan dalam merespon cepat penanggulangan becana alam yang terjadi di wilayah kerjanya, serta kehadiran TNI AL diharapkan dapat memberikan manfaat serta membantu kesulitan masyarakat. (Riz/Oryza)
Baca Lainnya :
- Jelang Puncak Anugerah MHT Award 2024, Tim Diskominfotik Hadiri Proses Penjurian0
- KSOP Cirebon Tangani Kebocoran Kapal Tugboat Malaysia0
- Pemerintah Diminta Bantu Pencarian Kapal LCT CTA XX Hilang Kontak 1 Bulan0
- HUT Ke-79 RI, Pelindo Group Wilayah Makassar Gelar Fun Games Hingga Lomba Tata Lingkungan0
- Semarak HUT Ke-79 RI, Pelindo Regional 2 Tebar 5.500 Bibit Pohon0











