- PELNI Rampungkan SisKomKap di 25 Kapal Penumpang, Konektivitas Pelayaran Lebih Optimal
- Disergap TNI AL, Kapal Penyelundup Balpress dan Rokok Bodong Tak Berkutik
- KNMP di NTT-NTB Mampu Dongkrak Ekonomi Daerah Rp29,2 Miliar Tiap Tahun
- Angkutan Lebaran 2026, Menhub Cek Kesiapan Armada Kapal dan Pelabuhan di Maluku Utara
- Menteri Trenggono Dorong Pengembangan Budidaya Kerang Mutiara di Pulau Bungin
- PTP Nonpetikemas Cabang Banten, Ekspor Perdana Wind Mill Tower ke Kanada
- Sertifikasi Kompetensi Digital, IPC TPK Dorong Generasi Muda Pesisir Mandiri
- Arus Logistik Meningkat, Merauke Butuh Depo Peti Kemas di Luar Pelabuhan
- Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Indonesia Timur, KKP Terjunkan 87 Surveyor
- Perkuat Layanan Petikemas Teluk Bayur, IPC TPK Tambah Reach Stacker
KSOP Cirebon Tangani Kebocoran Kapal Tugboat Malaysia

Keterangan Gambar : Kantor KSOP Cirebon menangani kebocoran kapal asing Tugboat TB Hub 19/ TK Highline 52 berbendera Malaysia. Foto: KSOP Cirebon
Indonesiamaritimenews.com (IMN), CIREBON: Kapal Tugboat TB. HUB 19 berbendera Malaysia yang mengalami kebocoran saat menarik tongkang Tk. Highline 52, Senin (19/8/2024) berhasil disandarkan. Peristiwa ini ditarangani oleh KSOP Kelas II Cirebon.
Baca Lainnya :
- Pemerintah Diminta Bantu Pencarian Kapal LCT CTA XX Hilang Kontak 1 Bulan0
- HUT Ke-79 RI, Pelindo Group Wilayah Makassar Gelar Fun Games Hingga Lomba Tata Lingkungan0
- Semarak HUT Ke-79 RI, Pelindo Regional 2 Tebar 5.500 Bibit Pohon0
- Semarakan HUT RI Pelindo Solusi Logistik & Warga Berkolaborasi Menata Lingkungan0
- Kapal LCT Cita XX Hilang, Kapal Perang TNI AL dan Tim SAR Gabungan Jelajahi Perairan Papua0
Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Cirebon, Een Nuraini Saidah menjelaskan, pada hari Sabtu (10/8) pihaknya menerima laporan dari VTS (Vessel Traffic Service) akan adanya insiden di perairan Cirebon.
"Insiden tersebut terjadi pada kapal berbendera Malaysia tugboat TB. HUB 19 yang menarik tongkang Tk. Highline 52 bermuatan yang mengalami kebocoran dan kondisi kapal mengalami sedikit kemiringan" ungkap Een dalam keterangan tertulis, Selasa (20/8/2024).
Lebih lanjut Een mengatakan, Kapal tugboat TB. HUB 19 berbendera Malaysia, dengan nomor IMO 9616321 dan callsign 9WLC8, berada dalam perjalanan dari Surat Thani menuju Cirebon. Saat kebocoran terjadi, kapal berada di posisi 06° 42.510' S dan 108° 37.202' E.
Setelah menerima laporan tersebut Kantor KSOP Kelas II Cirebon menghubungi stakeholder terkait yaitu PT. Pelindo dan agen PT Dwidaya Agensi untuk membahas rencana proses evakuasi kapal beserta muatan sebanyak 9500 MT gypsum.
Tim QRT Kantor KSOP Kelas II Cirebon segera bergerak menindaklanjuti laporan itu. Menggunakan Kapal Patroli KN.P. 357 tim melakukan pengawasan secara langsung pada saat pelaksanaan survey pendahuluan, proses transfer sebagian muatan ke kapal Tb. Highline 52 dengan Tk. Temujin agar kapal dapat dievakuasi dan bersandar di dermaga.
“Alhamdulillah semua kapal asing tersebut tugboat TB. HUB 19 tongkang Tk. Highline 52 di sandarkan di Dermaga Linggar Jati dengan pengawasan dan pengawalan Kapal KN. 357 milik KSOP Kelas II Cirebon,” tutup Een. (Bow/Oryza)











