- Dua Kapal Perang TNI AL Perkuat Keamanan Laut Timur Indonesia
- Tarif 0% Ekspor Tuna ke Jepang, KKP Siap Fasilitasi Unit Pengolah Ikan, Ini Tata Caranya
- Tugboat Equator 10 Bocor di Laut Jawa, KM Kelimutu Bantu Evakuasi 8 Awak Kapal
- Kecelakaan di Laut Arafuru, KRI Banjarmasin-592 Selamatkan 12 ABK KM Putra Kwantan
- Timba Ilmu Bahari: Taruna TNI, Akpol dan Mahasiswa Unhan Berlayar Naik KRI Radjiman Wedyodiningrat
- Hari Dharma Samudera, Tabur Bunga dan Bakti Sosial di Bangka Belitung
- Presiden Prabowo Perkuat Kemitraan Strategis Indonesia–Inggris
- IPC TPK Mantapkan Arah Strategis 2026, Ini Strateginya
- TPK Bagendang Catatkan Kinerja Solid, Arus Peti Kemas Tumbuh Positif
- Mursyid Thariqah an-Naqsyabandiyyah K.H. Muhammad Rohmat Noor Telah Pergi
KSOP Cirebon Gandeng SMKN 2 Subang dan Seaman Jaya Maritim Training Center

Keterangan Gambar : KSOP Kelas II Cirebon menjakin kerjasama dengan SMAN 2 Subang dan Seaman Jaya Maritim Training Center. Foto: Hubla
Indonesiamaritimenews.com (IMN),CIREBON: Kantor Kesyahbandaraan dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Cirebon melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama dengan SMK Negeri 2 Subang dan Seaman Jaya Maritim Training Center. Tujuan kerja sama ini adalah untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelaut.
Kerja sama ini dalam hal dokumen identitas pelaut pada kegiatan pembelajaran dan persiapan praktek berlayar Sekolah Menengah Kejuruan Pelayaran, serta dalam menunjang penyelenggaraan pemberdayaan Pendidikan dan Pelatihan Kepelautan.
Penandatanganan tersebut dilakukan di Kantor KSOP Kelas II Cirebon, Senin (23/12/2024).
Baca Lainnya :
- Gelar Business Integrity Forum, Dirut Pelindo: Komitmen Anti Korupsi Adalah Pondasi Penting0
- Pelindo Group Gandeng FKS Multi Agro Berdayakan Ekonomi Masyarakat Sekitar Pelabuhan0
- Nataru 2024-2025, Pelindo Pastikan Layanan Penumpang di 63 Terminal Lancar0
- Nataru 2024-2025, ASDP Gencarkan Layanan Liburan Happy Bareng Ferizy0
- Nataru 2024-2025 Arus Kendaraan naik 2,8 %, ASDP Pastikan Kesiapan Pelabuhan Merak-Bakauheni0
Kepala Kantor KSOP Kelas II Cirebon Ferry Anggoro Hendianto,0 mengatakan kegiatan ini bukan sekadar formalitas, melainkan sebuah langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelaut kita. Sebagaimana diketahui, pelaut Indonesia merupakan salah satu komponen penting dalam pembangunan sektor maritim. Mereka adalah tulang punggung yang menjaga kelancaran arus perdagangan, sekaligus menjadi representasi kebanggaan Indonesia di mata dunia.
“Namun, peran besar tersebut memerlukan dukungan nyata, salah satunya dalam bentuk pengelolaan administrasi yang baik, termasuk dokumen identitas pelaut. Dokumen ini bukan hanya sekadar data administratif, tetapi juga merupakan simbol pengakuan dan legitimasi atas profesi mereka” jelas Ferry.
Lebih lanjut Ferry mengatakan, melalui kerja sama yang akan dibangun antara Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas II Cirebon, SMK Negeri 2 Subang dan Seaman Jaya Maritim Training Center ini dapat memberikan layanan yang lebih mudah diakses, efisien, dan transparan bagi para pelaut.
Sinergi ini juga diharapkan mampu menciptakan sebuah sistem yang mendukung percepatan pengurusan dokumen, sehingga dapat memberikan manfaat langsung kepada pelaut.
“Kerja sama ini juga menjadi bukti nyata bagaimana sektor pendidikan, swasta, dan pemerintah dapat bergandengan tangan untuk menciptakan perubahan positif,” jelas Ferry.
Menurut Ferey, kehadiran SMKN 2 Subang dan Seaman Jaya Maritim Training Center sebagai bagian dari perjanjian kerja sama ini menegaskan bahwa kolaborasi dengan institusi pendidikan dan pelatihan merupakan langkah strategis untuk mempersiapkan generasi muda yang tidak hanya terampil, tetapi juga memahami pentingnya dokumen dan regulasi.
“Saya percaya bahwa upaya bersama ini tidak hanya akan mendukung para pelaut yang sudah berlayar, tetapi juga menjadi inspirasi dan motivasi bagi generasi pelaut masa depan. Dengan memberikan mereka kemudahan akses terhadap dokumen resmi, kita turut membangun ekosistem maritim yang lebih profesional dan kompetitif di kancah internasional,” kata Ferry.
Tantangan di dunia maritim semakin kompleks, baik dari segi teknologi, regulasi internasional, hingga dinamika pasar global. "Namun, dengan kerja sama yang solid dan komitmen yang kuat dari semua pihak, saya yakin kita dapat memberikan solusi terbaik bagi pelaut Indonesia,” tandas Ferry. (Arry/Oryza)











