- Ini Langkah IPC TPK Kenalkan Industri Petikemas ke Generasi Muda Jakarta Utara
- Buka Maritime Expo 2026, Wamenhub Suntana Apresiasi Pengabdian Pelaut Indonesia
- Bangun Proyek Dermaga Tanpa Izin, Dua Perusahaan di Riau Disegel KKP
- Puluhan Ekor Hiu Bambu Hasil Penangkaran Dilepas KKP di Laut Kepulauan Seribu
- Libur Sekolah, Penjualan Tiket Diskon Kapal PELNI Tembus 214 Ribu Penumpang
- Kapal Perang Inggris HMS Tamar (P233) Merapat di Jakarta, Ada Apa ?
- Pelindo Regional 2 Priok Gandeng Kejaksaan Tangani Kepastian Hukum Penyelenggaraan Kegiatan Kepelabuhanan
- Ini Hasil RUPS Pelindo 2025: Kinerja Tumbuh, Setor ke Negara Rp7,81 Triliun
- Latma Malindo Jaya 28AB-26, Indonesia dan Malaysia Himpun Kekuatan Laut Hadapi Tantangan Maritim
- Operasi Senyap TNI AL di Tengah Malam, Gagalkan Penyelundupan Pasir Timah 4,25 Ton Miliaran Rupiah
Ini Langkah IPC TPK Kenalkan Industri Petikemas ke Generasi Muda Jakarta Utara

Keterangan Gambar : IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) menyelenggarakan “Sehari Mengenal Dunia Petikemas Bareng IPC TPK”dilaksanakan di SMA Negeri 13 Jakarta. Kegiatan ini sekaligus sebagai upaya memperkenalkan industri logistik dan terminal peti kemas kepada generasi muda, khususnya para siswa-siswi di wilayah Jakarta UtaraFoto: IPC TPK.
Indonesianaritimenews.com (IMN), JAKARTA: IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) menyelenggarakan program tanggung jawab sosial perusahaan bertajuk "Bakti IPC TPK" dengan mengusung tema “Sehari Mengenal Dunia Petikemas Bareng IPC TPK”. Kegiatan edukasi dan aksi peduli ini dilaksanakan di SMA Negeri 13 Jakarta. Kegiatan ini diinisiasi sebagai jembatan sinergi antara perusahaan dengan masyarakat sekitar di luar lingkungan operasional pelabuhan, sekaligus sebagai upaya memperkenalkan industri logistik dan terminal peti kemas kepada generasi muda, khususnya para siswa-siswi di wilayah Jakarta Utara.
Direktur Keuangan, SDM & Manajemen Risiko IPC TPK, Yanuar Evyanto, menyampaikan, “Melalui program Bakti IPC TPK, kami ingin membuka wawasan para siswa/siswi mengenai pentingnya peran pelabuhan dan rantai pasok dalam mendukung perekonomian nasional. Kami juga sangat mendukung kegiatan pengelolaan sampah di lingkungan sekolah karena selaras dengan prinsip ESG yang diterapkan di IPC TPK” ujarnya di Jakarta (23/6/2026).
Rangkaian agenda dalam "Bakti IPC TPK Peduli & Berbagi" ini dikemas secara interaktif dan diawali dengan sambutan Direksi IPC TPK, yang dilanjutkan dengan pemaparan materi edukatif mengenai bisnis pengelolaan terminal peti kemas. Sebagai bentuk kontribusi nyata dalam mendukung pengelolaan sampah di lingkungan sekolah, IPC TPK juga menyerahkan bantuan berupa fasilitas tempat sampah dan mesin pencacah sampah kepada pihak sekolah. Guna mencairkan suasana dan memicu antusiasme peserta, acara juga diselingi dengan sesi kuis dan games edukatif yang menyediakan berbagai hadiah menarik bagi para siswa.
Memasuki puncak acara, keceriaan para siswa semakin memuncak saat dibukanya sesi Coaching Clinic Futsal. Agenda olahraga ini dipandu langsung oleh pekerja IPC TPK yang juga merupakan mantan atlet Futsal Timnas Indonesia, Randy Satria. Melalui sesi kepelatihan khusus ini, para siswa tidak hanya diajarkan teknik-teknik dasar bermain futsal yang benar, tetapi juga ditanamkan nilai-nilai penting mengenai sportivitas, daya juang yang tinggi, kekompakan, serta kerja sama tim yang kuat yang menjadi landasan utama budaya kerja profesional di IPC TPK. Kegiatan ditutup dengan gerakan bersih-bersih lingkungan sekolah bersama.
“Harapannya, IPC TPK akan terus konsisten menghadirkan program-program kemasyarakatan yang memberikan dampak positif jangka panjang, baik dalam mendukung pilar lingkungan melalui pengelolaan sampah mandiri di sekolah, maupun pilar pendidikan dan kepemudaan melalui sinergi edukasi profesional serta pengembangan bakat olahraga.” tutup Yanuar.(Arry/Mar)











