- 108 Ribu Penumpang, 353 Ribu Kendaraan Diprediksi Menyeberang dari Sumatera-Jawa
- Patroli Laut KRI Siribua-859, Kodaeral XII Amankan Objek Vital Nasional di Tengah Dinamika Geopolitik
- Turun dari Kapal, Truk Bawa Puluhan Ribu Rokok Ilegal Dicegat Prajurit Lanal Mataram
- Presiden Prabowo Ajak Jadikan Al Quran Sebagai Sumber Persatuan dan Kedamaian Bangsa
- PELNI Pulangkan Hewan Endemik Papua Selundupan di KM Sinabung
- Zakat Pekerja IPC TPK Jangkau Mustahik di Palestina
- KKP Awasi Perusahaan Asing Penyuplai Bahan Pangan Asal Ikan
- Kapal Bawa 6,1 Ton Pasir Timah Selundupan dari Bangka Dibuntuti TNI AL, Diringkus di Tanjung Priok
- Petuah, Kata dan Cinta: Rumah Sunting Gelar Tadarus Puisi dan Santuni Anak Yatim
- Akurasi Laboratorium Produk Perikanan KKP Sudah Diakui
Kereta Api Bakal Dikembangkan di Sumut, Orang Medan: Asyik, Awak Senanglah...

Keterangan Gambar : Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menjajal naik kereta api di Medan. Foto: Kemenhub
Indonesiamaritimenees.com (IMN) JAKARTA: Angkutan massal kereta api bakal dikembangkan di Sumatera Utara (Sumut). Ke depan, kereta api bukan hanya dari Bandara Kualanamu ke Medan. Rute baru sedang disiapkan dan akan melewati 9 stasiun sampai Pangkalan Brandan.
Pengembangan angkutan massal Kereta api di Medan disambut baik warga Sumatera Utara. "Asyik... awak senanglah. Bisa lebih cepat sampai tujuan," ucap Irvan, warga Medan saat dihubungi, Rabu (17/5/2023).
Merealisasikan rencana pengembangan angkutan massal ini, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengunjungi beberapa stasiun kereta api di Medan pada Selasa (16/5/2023).
Baca Lainnya :
- Kualitas SDM Telekomunikasi Pelayaran Harus Handal0
- Libur Nataru, Cuaca Ekstrem dan Kelaikan Kendaraan Harus Jadi Perhatian Khusus0
- Menhub dan Menko PMK Pantau Lalu Lintas Libur Nataru di Pos Gadog Puncak0
- 1 Juta Penumpang Naik Kereta Api Selama Libur Nataru, Melonjak 204 Persen 0
- Truk ODOL Dilarang Naik Kapal, Kalau Nekat Usir Saja0
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi terus mendorong pengembangan angkutan massal perkotaan di Medan. Salah satunya yaitu pengoperasian kereta dari Bandara Internasional Kualanamu yang diperpanjang hingga Binjai.
Saat ini, kereta bandara dari Bandara Internasional Kualanamu sudah beroperasi hingga Stasiun Medan. Dengan diperpanjang hingga Stasiun Binjai, akan ada penambahan perjalanan sepanjang 23 km. Budi Karya mengatakan, akan terus meningkatkan headway atau waktu tunggu antarkereta bandara 15 menit sekali.
“Kami ingin memberikan kesempatan saudara kita yang di Binjai bisa langsung ke Bandara menggunakan kereta. Insya Allah bisa kita laksanakan di bulan Desember ini,” kata Budi Karya dalam kunjungannya ke Stasiun Binjai.
Budi Karya mengatan, pihaknya ingin memastikan fasilitas angkutan massal komuter di kota Medan dan sekitarnya ada peningkatan. "Agar penggunanya juga semakin meningkat dan memberikan kemudahan bermobilitas masyarakat di Medan dan sekitarnya,” katanya.
Selain kereta bandara, untuk mendorong transportasi massal perkotaan, Menhub mengatakan, ke depan akan dioperasikan pula kereta api dari Stasiun Binjai–Stasiun Besitang hingga Stasiun Sei Sirah sepanjang 88,55 km.
Kereta tersebut akan melewati 9 stasiun antara lain Stasiun Binjai, Kuala Bingai, Stabat, Tanjung Selamat, Tanjung Pura, Gebat, Pangkalan Brandan, Besitang, juga Sei Sirah, dengan total waktu tempuh kurang lebih 2 jam 38 menit serta kapasitas lintasan 65 kereta dan 530 orang per hari. (Arry/Oryza)











