- Kasal Apresiasi Prajurit Marinir, Raih Juara I Lomba Video Pendek dan Konten Kreatif
- Nataru 2025/2026 Arus Kapal dan Penumpang Meningkat, Pelindo Regional 4 Catat Kinerja Positif
- KKP Indentifikasi 30 Ribu Ha Tambak di Aceh Hancur Dihantam Banjir Bandang
- Throughput IPC Terminal Petikemas Tembus 3,6 Juta TEUs, Tumbuh 13,2%
- Buka Tahun 2026, PELNI Lepas Pelayaran Perdana Tol Laut KM Nusantara 3
- Arus Petikemas Naik 6% Teluk Lamong Bukukan 2,8 Juta TEUs Tahun 2025
- Pemprov Banten dan Panitia Matangkan Persiapan HPN 2026
- Dorong Restorasi Pesisir, TPS Bawa Harapan Baru bagi Petani Mangrove
- Jelang Retret Wartawan, PWI Pusat dan Kemenhan Gelar Rapat Khusus
- Solidaritas Sosial Akabri 1989 untuk Korban Bencana Sumatera, Salurkan Bantuan Besar-besaran
Kemenhub Gandeng Jepang Bangun Proving Ground di Indonesia

Keterangan Gambar : Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menghadiri penandatanganan Loan Agreement pembangunan Proving Ground. Foto: Kemenhub
Indonesiamaritimenews.com (IMN) JAKARTA: Kehadiran fasilitas Proving Ground atau tempat pengujian kendaraan bermotor berstandar internasional di Indonesia, diharapkan semakin meningkatkan daya saing industri otomotif nasional.
Hal ini disampaikan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat menyaksikan penandatanganan Loan Agreement, antara Konsorsium Indonesia International Automotive Proving Ground (IIAPG) dengan Japan Bank for International Cooperation (JBIC), di Tokyo, Jepang, Rabu (1/3/2023).
IIAPG adalah pemenang tender proyek Proving Ground, sedangkan JBIC adalah lembaga keuangan Jepang selaku pihak yang mendanai proyek Proving Ground. Turut menyaksikan penandatanganan Loan Agreement, Penasihat Utama JBIC Hiroto Izumi.
Baca Lainnya :
- Budayakan Bersih Lingkungan, TNI AL Angkat Sampah dari Laut0
- Mantap! TNI AL Gagalkan Penyelundupan Ratusan Miras Asal Malaysia di Sebatik 0
- Cuaca Buruk, Masalembo Krisis Pangan TNI AL Kerahkan Kapal Kirim Logistik2
- Transformasi Ekonomi Hijau, Presiden Jokowi Memulai Pembangunan PLTA di Kaltara0
- Perombakan di PT Pelindo Multi Terminal, Ini Jajaran Baru Direksi dan Dewan Komisaris0
Budi Karya mengatakan, Pembangunan Proving Ground mempunyai arti yang sangat strategis untuk memenuhi kebutuhan produk otomotif baik di dalam negeri maupun untuk pasar ekspor.
Menhub menjelaskan, kehadiran Proving Ground juga sangat penting untuk meningkatkan standarisasi kendaraan yang diproduksi dan dipasarkan di Indonesia, baik dari sisi keselamatan dan keamanan (safety), kenyamanan, dan juga rendah emisi karbon sehingga lebih ramah lingkungan.
"Dengan ditandatanganinya Loan Agreement hari ini, menjadi langkah yang baik untuk mempercepat proses pembangunan Proving Ground di awal tahun ini, dan ditargetkan dapat selesai pada akhir tahun ini,” kats Budi Karya.
Ia berharap, kerja sama pembangunan Proving Ground akan semakin meningkatkan hubungan antara Indonesia dan Jepang yang sudah terjalin baik selama 65 tahun.
SALING MENGUNTUNGKAN
Wakil Ketua DPR RI/Koordinator Bidang Industri dan Pembangunan (Korinbang) Rachmat Gobel yang juga hadir mengatakan, proyek Proving Ground akan semakin memperkuat hubungan saling menguntungkan antar kedua negara.
Selain itu juga akan meningkatkan industri otomotif Jepang yang mayoritas ada di Indonesia. Menurut Rachmat Gobel, keberhasilan konsorsium memenangkan proyek ini tidak mudah karena harus bersaing dengan konsorsium dari China dan Korea. "Semoga Proving Ground ini sudah bisa dilakukan soft launching pada November 2023 yang menandai 65 tahun hubungan diplomatik Indonesia – Jepang pada tahun ini,” tandasnya. (*)











